Produktivitas kerja

7 Hal Remeh Namun Dapat Tingkatkan Produktivitas Kerja Karyawan

Seorang atlet yang berprestasi tidak melakukan hal-hal besar dalam kejuaraan. Yang dilakukannya hanyalah meningkatkan hal-hal kecil dalam latihan menjelang kompetisi. Demikian juga dengan produktivitas karyawan. Cobalah perhatikan, apakah kinerja karyawan Anda bisa ditingkatkan dengan hal-hal kecil di bawah ini.

Peningkatan Ketrampilan Kerja Dan Wawasan

Karyawan merupakan aset bagi sebuah perusahaan. Jika karyawan yang bekerja dalam perusahaan itu kompeten, maka tidak perlu diragukan perusahaan itu pasti akan maju dan berkembang. Perusahaan yang berkembang memberikan keuntungan tersendiri bagi karyawan dan tempat dia bekerja. Dengan memberikan dukungan berupa pelatihan kerja yang diperlukan wawasan karyawan akan bertambah. Jangan pernah meremehkan hal ini dengan alasan faktor dana dan waktu yang tidak cukup. Seperti tukang potong kayu, dia harus selalu mempertajam mata kapaknya secara berkala jika ingin memotong lebih cepat dan banyak.

Memotivasi Karyawan Secara Berkala

Ada yang mengatakan bahwa motivasi itu tidak dapat bertahan lama. Sama halnya dengan kita mandi, berapa kali kita perlu mandi setiap hari? Mengapa kita tidak mandi sekali seminggu dan tetap harum? Itu seperti motivasi, diperlukan upaya perusahaan untuk memberikan karyawan motivasi berkala. Terkadang karyawan memerlukan orang dari luar atau “dosen terbang” untuk memotivasi mereka. Lakukan ini secara rutin dan menyenangkan supaya pikiran dan jasmani para karyawan disegarkan kembali dan dapat bekerja secara maksimal.

Baca Juga: Total Motivasi, Kiat Tingkatkan Kinerja Karyawan

Memperhatikan Sikap Dan Etika Karyawan Dalam Tempat Kerja

Suasana kerja yang nyaman dan kekeluargaan akan mendukung produktivitas perusahaan. Jika para karyawan mempunyai sikap yang baik, saling menghargai antara sesama, dengan atasan ataupun bagian yang ada di bawahnya maka itu baik sekali. Lingkungan kerja yang positif tercipta mulai dari perkataan dan pemikiran positif. Tidak mungkin menciptakan keadaan positif jika satu karyawan dengan yang lainya bersikap negatif. Coba renungkan hal ini. Dari sinilah tercipta juga etika yang baik antar karyawan dalam perusahaan. Jangan remehkan hal sepele ini, karena karyawan tidak bertahan lama di tempat kerja yang bernuansa tegang dan tidak nyaman.

Sediakan Kantin Kecil

Untuk melepaskan lelah dan rasa jenuh biasanya karyawan tertarik untuk makan sesuatu atau minum kopi atau teh. Keberadaan kantin kecil ini dapat menjadi solusi pelepas kejenuhan saat bekerja. Selain sebagai sarana pelepas lelah, kantin kecil dapat menjadi sarana perbaikan gizi bagi karyawan. Jika ada yang belum sarapan atau tidak membawa bekal makan siang, kantin ini menjadi solusi untuk mendapatkan gizi tanpa harus pergi jauh mencari makan di luar kantor. Sediakan makanan yang rata-rata disukai oleh karyawan.

Memperbaiki Lingkungan Kerja

Tempat kerja ibarat rumah kedua bagi karyawan. Karena 1/3 dari 24 jam yaitu 8 jam karyawan akan berada di kantor. Meskipun ada bagian marketing atau lainnya yang tidak selalu di kantor, mereka tetap memerlukan lingkungan kerja yang nyaman. Hal yang sering diremehkan adalah suhu ruangan atau penggunaan AC. Suhu yang kurang tepat akan membuat karyawan gerah dan tidak bisa bekerja, karena asupan oksigen yang kurang. Karyawan akan merasa cepat lelah. Bila terlalu dingin juga sama, tidak bisa fokus. Usahakan mengatur suhu AC yang ideal sesuai dengan luas kantor atau tempat kerja. Perhatikan juga pencahayaan, toilet yang bersih. Produktivitas akan meningkat jika karyawan merasa nyaman.

Jaminan Sosial Atau Asuransi

Kesehatan dan keselamatan karyawan sangat penting. Adanya jaminan sosial atau asuransi yang diberikan perusahaan kepada karyawan membuat mereka merasa aman dan terjamin, baik yang sudah berkeluarga maupun belum. Rasa aman ini diperlukan untuk mereka bekerja memperjuangkan perusahaan mereka.

Adanya Kesempatan Berprestasi

Setiap orang akan merasa bangga bila bisa maju dan berprestasi. Bukan hanya di sekolah, di tempat kerja juga sama. Prinsip yang baik adalah memberikan penghargaan secara publik dan menegur secara pribadi. Apresiasi seperti karyawan terbaik bulan ini akan meningkatkan semangat bekerja mereka. Ini bisa membuat kompetisi yang sehat dalam perusahaan di samping menciptakan suasana kerja positif dan saling membangun. Bonus dan insentif juga bisa dipakai sebagai strategi tambahan.

Dengan adanya program yang terencana dari tim HRD untuk meningkatkan produktivitas kerja, maka karyawan akan merasa betah dan sanggup bertahan ditengah tekanan pekerjaan sesulit apapun. Disamping itu, dibutuhkan juga sistem yang mampu mensukseskan program-program atau tugas pokok dari HRD, salah satunya adalah dengan menggunakansistem HRDberupa software HR dan Payroll Outsourcing LinovHR.