Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu tantangan tersendir dalam setiap perusahaan. Dengan semakin globalnya ekonomi, generasi karyawan yang berbeda usia dan karakter mempengaruhi cara-cara perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia mereka. SDM perlu diperhatikan dengan seksama karena mereka adalah aset berharga bagi perusahaan. SDM yang handal akan memberikan pertumbuhan dan keuntungan yang dibutuhkan dalam bisnis.

Apa saja isu-isu strategis dalam manajemen sumber daya manusia saat ini?

Rekrutmen

Banyak tim HRD yang mengalami kesulitan dalam merekrut karyawan yang tepat, khususnya untuk pekerjaan teknis seperti data scientist, mobile apps developer, enterprise software developer yang berpengalaman, teknisi web development and spesialis cloud computing. Bekerja sama dengan universitas adalah satu dari solusi untuk menghadapi tantangan ini. Perusahaan yang lebih kecil bisa menggunakan cara ini dengan berhubungan langsung dengan profesor pengajar dan kantor penempatan tenaga kerja (mahasiswa). Ada juga perusahaan yang menggunakan referensi karyawan yang sudah ada. Karyawan yang memberikan referensi akan mendapatkan penghargaan atau insentif jika referensinya direkrut. Menggunakan sosial media juga membantu dalam rekrutmen.

Mempertahankan Karyawan

Ekonomi yang bergerak naik dan dinamis membuat para karyawan memiliki lebih banyak pilihan, sehingga merasa memiliki kendali lebih atas masa depan mereka. Dengan meningkatnya keahlian, mereka juga lebih mudah berpindah kerja ke tempat yang memberikan bayaran lebih menarik, khususnya jika di tempat kerja sebelumnya mereka merasa kurang dihargai. Salah satu cara untuk mempertahankan karyawan yang baik adalah dengan menyediakan solusi keseimbangan kehidupan pribadi dan pekerjaan dan rencana tunjangan yang fleksibel. Sebagai contoh, seorang karyawan yang tinggal agak jauh dari perusahaan mungkin ingin subsidi transportasi atau kesempatan untuk bekerja dari rumah. Meningkatkan program penghargaan untuk karyawan berprestasi, kesempatan untuk meningkatkan skill dan kemampuan di departemen yang berbeda atau proyek-proyek khusus yang memberikan kenaikan tanggung jawab dan kemampuan sampai adanya kesempatan untuk promosi jabatan, adalah beberapa cara untuk menghadapi tantangan dan permasalahan dalam mempertahankan karyawan yang berharga bagi perusahaan.

Tenaga Kerja Mobile atau Freelancer

Tenaga kerja sekarang lebih mudah berpindah dan bergerak daripada yang dahulu, dalam artian yang sebenarnya. Mereka bisa bekerja di rumah, café, atau dimanapun ada koneksi internet yang stabil dan berkolaborasi tugas dengan rekan kerja lain melalui aplikasi chat atau teleconferencing seperti Google Hangout, Messenger, Whatsapp, dan lainnya. Diperkirakan pada tahun 2020, 60% tenaga kerja di Amerika Serikat adalah freelancer. Eropa dan sebagian besar dunia juga sudah mengikuti tren ini. Perusahaan yang lebih kecil bisa bekerja dengan karyawan yang minim dengan tingkat efisiensi dan efektivitas yang tinggi, terlepas dari tantangan yang ada. Perusahaan besar dengan banyak karyawan bisa merekrut karyawan lepas untuk proyek-proyek khusus yang sangat ahli di bidangnya, yang tidak dapat dikerjakan sendiri oleh karyawan dalam. Selain itu tunjangan-tunjungan karyawan umumnya dapat ditiadakan. Namun isu pengenalan identitas, visi, misi, kultur dan kerahasiaan data perusahaan menjadi tantangan.

Jam Kerja Fleksibel

Dengan semakin bergeraknya lokasi karyawan, mereka bekerja dengan jam yang lebih fleksibel. Seperti seorang reporter atau duta besar yang mendapat pos di luar negeri dengan perbedaan waktu yang cukup signifikan dan bekerja tanpa supervisi, karyawan perusahaan bisa saja orang asing yang bekerja dari rumahnya. Tantangannya di sini adalah jam kerja yang fleksibel, karena di saat karyawan Indonesia kebanyakan tidur, karyawan perusahaan yang di Amerika mungkin saja sedang bekerja dan sebaliknya. Ini memerlukan kerja sama dan komitmen karena waktu pertemuan yang sama tetap dibutuhkan untuk kelancaran komunikasi dan bisnis.

Pembelajaran Jarak Jauh

Isu terakhir – namun bukan berarti tidak ada lagi – adalah pembelajaran atau training jarak jauh. Karyawan mobile tidak harus masuk kantor namun tetap harus mengikuti prosedur dan tata cara perusahaan. Salah satu solusi adalah pembelajaran jarak jauh yang memerlukan investasi tambahan dalam infrastruktur perusahaan.

Dan yang terakhir adalah pemanfaatan HRIS (Human Resource Information System) dalam memenuhi kebutuhan pengolahan data informasi HR dan Payroll. Dengan menggunakan Software Payroll dan HR yang tepat, segala aktivitas yang berkaitan dengan HRD pun akan semakin mudah dan akurat.

HRD yang dinamis akan senantiasa berhadapan dengan perubahan dunia kerja yang cukup cepat, terutama dalam hal Manajemen Sumber Daya Manusia. Strategi hari ini belum tentu berhasil untuk hari berikutnya. Diperlukan wawasan untuk dapat menghadapinya, tetapi satu hal yang pasti: tantangan berarti kemajuan! 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use theseHTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>