Human Resource Planning

Hal Utama yang Harus Diperhatikan dalam Membentuk Human Resource Planning

Perencanaan SDM atau Human Resource Planning adalah pembuatan rencana secara sistematis untuk proses yang berkelanjutan terkait dengan sumber daya manusia  agar di masa depan dapat mencapai penggunaan optimal dari aset perusahaan yang paling berharga yaitu karyawan itu sendiri. 

Adanya human resource planning dalam perusahaan bertujuan agar kinerja yang dilakukan karyawan dapat sesuai dengan rencana sehingga memberikan hasil yang sesuai. 

Maka dari itu, pembuatan HR Planning harus dilakukan secara detail dan sebaik mungkin dengan memanfaatkan Software HRD LinovHR agar kinerja HRD bisa lebih terarahkan. 

 

Hal Apa Saja yang Harus Dipertimbangkan dalam Menyusun HR Planning?

Penyusunan HR Planning tentunya harus berdasarkan tujuan perusahaan, maka dari itu terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam penyusunan perencanaan SDM.

 

1. Keberagaman Skill dan Kompetensi Karyawan

Perusahaan mempekerjakan karyawan dengan beragam skill dan kompetensi yang mereka punya. Maka dari itu sebelum membuat perencanaan SDM, buatlah daftar skill dan juga kompetensi yang dimiliki karyawan. 

Adanya daftar ini nantinya akan berguna untuk mengidentifikasi kandidat mana yang cocok untuk dipromosikan jabatan atau perpindahan karir. Selain itu, hal ini juga dapat menghindari terjadinya penumpukan karyawan di perusahaan.

 

Baca Juga : Mau Karir Melesat? Kuasai 10 Hard Skill Paling Dicari Berikut Ini!

 

2. Faktor Internal Perusahaan

Pembuatan Human Resources Planning juga harus mempertimbangkan faktor internal perusahaan. Misalnya jika suatu perusahaan ingin bertransformasi ke sistem kerja yang lebih modern dengan memasukkan teknologi terbaru untuk operasional kerja. 

Kejadian ini membuat adanya perubahan dalam kriteria karyawan yang dibutuhkan, proses rekrutmen, program pelatihan karyawan, hingga besar anggaran yang dibutuhkan. Jika faktor-faktor internal perusahaan telah sesuai dengan sistem kerja yang diterapkan, akan membuat proses kerja sesuai dengan harapan perusahaan.

 

3. Faktor Eksternal Perusahaan

Selain internal, HRD juga harus mempertimbangkan faktor eksternal perusahaan. Sebagai contoh faktor eksternal perusahaan ini antara lain perekonomian negara, perubahan aturan pemerintah, pasar tenaga kerja, dan faktor-faktor lainnya. Semua faktor eksternal ini pastinya akan berpengaruh pada sistem operasional perusahaan.

 

4. Penempatan Posisi Karyawan

Setelah mempertimbangkan ketiga hal di atas, terakhir adalah penempatan karyawan. 

Dalam hal ini, divisi HRD harus menentukan bagaimana menyediakan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. 

Saat merekrut karyawan, pikirkanlah untuk menempatkan mereka sebagai karyawan tetap (full time), karyawan kontrak, atau bahkan magang. Dengan membagi karyawan seperti ini, pemberian tugas dan tanggung jawab karyawan akan lebih sesuai dan akan lebih efektif.

 

4 Langkah dalam Menyusun HR Planning

Setelah mengetahui beberapa pertimbangan di atas, berikut ini adalah langkah atau cara menyusun HR Planning dalam perusahaan.

 

1. Menilai Kapasitas Sumber Daya Manusia Saat Ini

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menilai kapasitas karyawan. Dengan penilaian kapasitas ini akan memudahkan Anda dalam memahami bakat apa saja yang sudah perusahaan miliki. Sehingga saat ingin melakukan rekrutmen karyawan, Anda bisa lebih mengetahui secara pasti kualifikasi apa yang dibutuhkan.

Cara ini bisa Anda lakukan dengan memberikan kuesioner atau survei karyawan atau mengadakan feedback karyawan terhadap tugas atau perusahaan.

 

2. Memperkirakan Kebutuhan SDM

Selanjutnya adalah memperkirakan kebutuhan SDM di masa depan. Dalam hal ini perusahaan harus memiliki kepastian secara jelas di waktu mendatang untuk menambah jumlah karyawan atau tetap mempertahankan karyawan yang ada dengan memberikan sejumlah pelatihan keterampilan baru.

 

3. Mengembangkan Strategi Pencarian Bakat

Setelah mengetahui kebutuhan SDM di perusahaan, langkah selanjutnya adalah memulai proses untuk pengembangan dan penambahan bakat. Pengembangan bakat sendiri merupakan bagian penting dari proses manajemen sumber daya manusia yang strategis.

Saat melakukan strategi pencarian bakat, inilah beberapa yang dapat Anda lakukan:

 

  • Rekrutmen Karyawan

Proses rekrutmen adalah langkah awal untuk memulai pencarian bakat. Agar bisa mendapatkan calon kandidat yang sesuai, sebarkanlah posisi beserta kualifikasi yang dibutuhkan melalui portal lowongan pekerjaan atau media sosial seperti Linkedin.

 

  • Penyaringan 

Dari banyaknya kandidat yang melamar, pastinya perusahaan hanya membutuhkan 1 atau beberapa kandidat untuk menempatkan posisi. Maka dari itu, proses penyaringan kandidat ini harus dilakukan dengan sangat teliti agar bisa mendapatkan karyawan dengan bakat yang sesuai dengan permintaan perusahaan.

 

  • Hiring 

Hiring atau perekrutan kandidat menjadi tahap dimana kandidat akan diangkat menjadi karyawan baru di perusahaan. Karyawan baru ini nantinya akan diberikan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan posisi kerja.

 

  • Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Agar skill dan kinerja karyawan baru ini bisa lebih memadai untuk melakukan pekerjaan, perusahaan tentunya harus mengadakan pelatihan dan pengembangan kepada karyawan baru. 

Pada tahap ini, karyawan baru akan diajarkan dan diberikan materi apa saja yang harus mereka kuasai. Materi yang diberikan ini akan memudahkan mereka dalam melakukan tugasnya.

 

Baca Juga : Cara Menciptakan Sistem Rekrutmen Karyawan

 

4. Review dan Evaluasi Kinerja

Terakhir adalah melakukan review dan evaluasi kinerja karyawan. Pada tahap terakhir ini, Anda harus memberikan penilaian kinerja karyawan yang telah dijalankan selama 1 periode kerja. Dengan penilaian ini, perusahaan dapat mengetahui apakah karyawan mengalami peningkatan atau penurunan kinerja. Jadi tahap review dan evaluasi ini akan memberikan keputusan yang tepat kepada karyawan.

 

Software HRD LinovHR, Mudahkan Kinerja HRD Perusahaan!

Dari pembahasan di atas dapat diketahui bahwa HR Planning menjadi tahap awal bagi perusahaan untuk menyusun program-program SDM. Penyusunan human resource planning ini tentunya harus dilakukan dengan sangat teliti dan terencana dengan sangat matang. Untuk memudahkan Anda dalam proses penyusunan ini, Software HRD LinovHR hadir untuk membantu dalam membuat perencanaan SDM Anda!

Software HRD LinovHR memiliki beberapa modul terbaik yang akan memudahkan tugas-tugas yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia perusahaan. Software ini dilengkapi dengan Human Resource Information System (HRIS) agar seluruh pekerjaan bisa dilakukan secara efektif dan efisien sehingga perusahaan bisa berfokus pada perkembangan bisnis.

Semua modul yang ditawarkan LinovHR dapat diakses secara online dan pastinya akan memudahkan penggunanya baik itu manajemen perusahaan maupun para karyawan. Dengan begitu, hal ini akan membuat peningkatan kinerja dan produktivitas kerja.

Penyusunan HR Planning pastinya juga akan lebih mudah disusun dan membuat perusahaan lebih bersiap untuk mengembangkan bisnisnya di masa depan. Untuk informasi lengkap mengenai Software HRD dari LinovHR, klik tautan berikut ini! 

 

Referensi :

https://www.lucidchart.com/blog/what-is-the-human-resources-planning-process#assess

https://smallbusiness.chron.com/considerations-hr-face-planning-staffing-needs-61675.html