internship

Perkaya Wawasan dan Skill dengan Internship

Internship menjadi tren yang populer dikalangan mahasiswa dan pelajar, terutama yang sebentar lagi akan lulus. Dalam menjalani internship, seorang mahasiswa akan menjalani berbagai macam hal yang belum pernah mereka jalani di bangku kuliah.Bagaimana internship dapat merubah kualitas seorang mahasiswa?  

 

Pengertian Internship

Internship adalah suatu proses pelatihan kerja yang biasa dilakukan oleh seorang mahasiswa atau pelajar di suatu perusahaan atau instansi tertentu dalam rangka edukasi dan pembelajaran. Semua kegiatan mahasiswa dan pelajar tersebut diawasi dan diarahkan oleh pihak perusahaan atau instansi dengan pengawasan yang ketat dari orang yang berpengalaman. Di samping sebagai ajang edukasi dan pelatihan, internship juga sering dipilih para mahasiswa dan pelajar sebagai sarana untuk mengasah kemampuan kerja dan mencari penghasilan tambahan.

 

Durasi Internship

Umumnya internship dijalani oleh mahasiswa atau pelajar yang belum lulus. Namun, tak jarang beberapa mahasiswa yang sudah lulus memutuskan internship sebagai tahapan awal karir mereka ketika mereka belum merasa cukup berpengalaman dalam dunia kerja. Durasi dari internship sendiri cukup beragam. Ada perusahaan yang meminta waktu 2 bulan dan maksimal biasanya 6 bulan. Waktu tersebut harus disesuaikan kembali dengan jadwal kuliah atau sekolah si mahasiswa agar tidak bentrok dengan kewajiban utama, yaitu kuliah.

 

Fungsi Internship

Internship tak semata-mata menjadi ajang mahasiswa untuk mencari penghasilan tambahan atau mengembangkan kemampuan diri. Adapun beberapa fungsi dari internship bagi mahasiswa yang tidak mereka sadari membawa manfaat yang cukup besar. Fungsi internship bagi para mahasiswa yaitu:

  1. Ajang pelatihan sebelum terjun ke dunia kerja
  2. Implementasi ril mengenai teori yang didapatkan semasa kuliah
  3. Meningkatkan kualitas hard skill mahasiswa

 

Manfaat Internship bagi Mahasiswa

Ketika menjalani internship, ada banyak manfaat yang akan diterima mahasiswa. Manfaat tersebut  membuat mahasiswa yang sedang atau akan menjalankan periode internship telah menjadi lebih antusias.

 

1. Bertambahnya kenalan baru atau relasi kerja

Di tempat kerja, hubungan dan relasi adalah hal yang sangat berharga. Membina kenalan baru dari orang-orang yang baru ditemui bagaikan harta karun yang sangat penting. Hubungan relasi kerja dibentuk dengan berbagai orang-orang yang profesional di bidang tertentu, dimana sedikit banyak membantu mewujudkan cita-cita atau impian mahasiswa. Seringkali status internship seseorang pada waktu berikutnya berubah menjadi menjadi pekerja tetap ketika baru selesai menjalani menyelesaikan studi internship. Hal ini berlaku ketika mahasiswa internship mendapat penilaian yang positif selama proses internship. 

 

2. Mengasah skill dalam bidang komunikasi

Berkomunikasi dan melakukan penyesuaian sikap adalah hal penting lainnya dalam dunia kerja. Apalagi lingkungan berbagai perusahaan yang berbeda menuntut untuk proses adaptasi yang cepat. Penyediaan semua itu adalah keterampilan dalam komunikasi. Melalui proses pembelajaran yang telah dilalui selama internship akan mengasah keterampilan komunikasi mahasiswa tanpa disadari. Mahasiswa akan memiliki keterampilan komunikasi dan meningkatkan kualitas dengan status pemahaman budaya dan etika di tempat kerja yang lebih baik dari sebelumnya.  

 

3. Cermat Membagi dan mengatur waktu yang dimiliki

Pola hidup yang akan dijalani mahasiswa ketika internship tentu akan berubah. Tak pelak, mahasiswa intern akan menyesuaikan dengan persyaratan dari jadwal yang ditetapkan oleh perusahaan di mana ia menjadi subjek belajar. Meski berstatus intern, mahasiswa dituntut untuk menjalani prosedur dan peraturan perusahaan yang ketat. Penjadwalan kerja yang ketat akhirnya membuat mahasiswa lebih bijak dalam membagi waktu. 

 

Baca Juga: Aplikasi Penunjang Manajemen Waktu

 

4. Wadah praktik segala ilmu 

Internship digunakan sebagai wadah untuk menerapkan dan membuktikan pengetahuan yang telah diperoleh, baik belajar di tempat formal atau informal.. Kemampuan untuk menerapkan pengetahuan yang telah didapat benar-benar terbuka lebar. Dengan kata lain, internship adalah fase di mana mahasiswa dapat mulai belajar tentang hal-hal yang praktis dan tidak hanya pada hal-hal yang teoritis.

 

5. Uang jajan tambahan

Tidak semua perusahaan memberikan uang saku atau jajan tambahan sebagai sebagai upah menjalani internship. Namun, nominal yang diterima jika perusahaan memberikan uang jajan tambahan sangatlah lumayan  dan dapat menutup ongkos transport atau makan siang. 

 

6. Membantu menemukan passion dan karir idaman

Internship membantu mahasiswa mengenali lebih jelas potensi karir yang kita ingin hidup di masa depan. Mahasiswa semakin menyadari apa benar-benar benar menjadi passion dan bakat dari dalam diri. Jadi ketika mahasiswa benar-benar bersaing di dunia kerja,  maka mereka mengetahui mulai ke arah yang diharapkan dengan pasti.

 

7. Terbukanya peluang kerja di perusahan

Perusahaan atau lembaga yang mengadakan program internship biasanya melakukan penilaian internal. Hal ini termasuk dalam catatan mereka dan biasanya ada perusahaan yang mempekerjakan mahasiswa intern. Oleh karena itu, seorang mahasiswa harus menunjukkan performa terbaik dengan internship.

 

Tips Mahasiswa Menjalani Internship

 

1. Bersikap Antusias

Tunjukkan antusiasme dan motivasi kerja dan minat untuk berperan aktif dalam setiap aktivitas internship. Mahasiswa yang menjalani internship dengan antusias cenderung memiliki nilai positif dan memiliki daya saing pada organisasi secara keseluruhan.

 Jika mahasiswa ingin dipekerjakan sebagai karyawan penuh waktu setelah internship berakhir, tunjukkan kualitas pekerja yang antusias selama waktu yang singkat mahasiswa dan harus membuat dampak positif bagi rekan kerja mahasiswa.

 

2. Bangun Komunikasi yang Profesional

Berkomunikasi dengan rekan kerja dan pertahankan komunikasi adalah kunci untuk memulai karier yang sukses. Sepanjang karier mahasiswa, jaringan profesional akan membantu mahasiswa mempelajari tentang peluang baru dan menawarkan cara untuk maju di bidang yang diminati oleh mahasiswa.

 

Baca Juga: Peran Komunikasi Bisnis dalam Perusahaan

 

3. Rajin Bertanya

Manfaatkan status mahasiswa dan ajukan pertanyaan tentang semua yang tidak mahasiswa mengerti. Pengusaha akan percaya bahwa siswa yang mengajukan pertanyaan termotivasi dan benar-benar ingin mempelajari semua yang mereka dapat tentang industri.

Sebagai mahasiswa internship yang baru saja memulai, perusahaan paham bahwa tidak semua mahasiswa mengetahui segala sesuatu tentang pekerjaan atau industri perusahaan. Internship adalah pengalaman belajar yang sangat efektif. Semakin banyak pertanyaan yang mahasiswa ajukan, semakin banyak mahasiswa akan belajar tentang pekerjaan itu dan bagaimana industri beroperasi.

 

4. Bersikap Baik dan Sopan

Bersikaplah baik dan sopan kepada semua orang. Hal tersebut bisa dimulai dengan obrolan ringan. Sebisa mungkin menjauhlah dari gosip atau topik negatif yang menjatuhkan orang lain. Ketika mahasiswa menjadi pribadi yang baik dan sopan, semakin mudah ia disukai dan mendapat rekomendasi dari atasan atau karyawan tetap.  

 

5. Catat Semua Poin Penting

Banyak hal penting yang dapat dipelajari selama internship. Agar tidak lupa, sebaiknya mahasiswa mencatat poin penting yang didapatkan selama internship. Poin-poin penting tersebut merupakan hal yang berguna untuk dipelajari dan menjadi referensi di kemudian hari ketika melamar atau menjalani pekerjaan yang sesungguhnya.

 

Pada akhirnya, proses internship menjadi momen tak terlupakan bagi mahasiswa. pengalaman internship menawarkan berbagai pengalaman yang tak terlupakan sebelum pergi lebih jauh dan lebih dalam ke dunia kerja nyata. mahasiswa belajar tentang berbagai jenis karakter kepemimpinan, bagaimana rasanya menjadi seorang karyawan dengan rekan-rekan, serta bagaimana suasana masyarakat yang ideal, meskipun kondisi ideal sering penghakiman sepenuhnya subjektif.

Agar tidak salah memilih perusahaan untuk menjalani internship, mahasiswa harus memilih perusahaan dengan selektif dan teliti. Jangan sampai ketika menjalani internship, ternyata yang dijalani tidak sesuai dengan ekspektasi mahasiswa. Jangan lupa untuk mendesain CV semenarik mungkin agar HRD tertarik untuk merekrut sebagai karyawan intern.