asesmen

Jenis-Jenis Tes Asesmen Untuk Penilaian Potensi Karyawan

Sekarang sudah banyak beredar asesmen yang berguna untuk menilai potensi karyawan. Berdasarkan dari ilmu psikologi, tes-tes ini membantu perusahaan untuk merekrut maupun menempatkan karyawan pada posisi yang tepat.

Kata psikologi berasal dari katapsyche artinya mental dan logiaartinya pelajaran mengenai atau riset. Asesmen berbasiskan psikologi ini ditunjang dengan beberapa alat yang berguna untuk menunjukkan sisi intelegensia, karakter, kepribadian, dan sikap seseorang. Melalui tes-tes ini perusahaan bisa mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Ada beberapa jenis tes yang bisa dipakai:

Tes Psikometri

Digunakan untuk mengukur potensi kognitif karyawan. Secara garis besar tes ini menilai tiga area kognitif: penalaran abstraksi, verbal dan angka.

 

Simulasi atau exercise

Seperti pelatihan di penerbangan, beragam perilaku karyawan dapat diobservasi dan dicatat, kemudian dimasukkan ke dalam kategori model kompetensi standar.

 

Inventory atau self preference

Asesmen ini menunjukan pilihan-pilihan karyawan saat berhadapan dengan kondisi kerja, motivasi kerja, situasi sosial, cara kerja dan juga sikap individu. Karyawan menjawab sejumlah pertanyaan yang hasilnya akan mendukung hasil tes lainnya.

 

Wawancara

Wawancara pertanyaan-pertanyaan yang didesain khusus dengan struktur dan indikator perilaku kompetensi yang telah ditetapkan. Gambaran lebih detail mengenai tindakan dan sikap karyawan dalam menghadapi rasa jenuh akan kelihatan.

 

Role playing

Mirip dengan simulasi, cara ini lebih khusus untuk merefleksikan suatu peran dan kondisi tertentu, misalnya negosiasi dalam melakukan penjualan langsung dengan calon pelanggan atau supplier.

 

Analisa kasus

Karyawan diberikan kasus tertentu yang akan dinilai hasilnya dari cara orang tersebut menyelesaikan masalah atau mencari sudut pandang yang mengarah kepada solusi.

 

Presentasi

Kemampuan ini sangat dibutuhkan pada setiap karyawan, bukan hanya pada penjualan. Staf akunting pun harus bisa memberikan presentasi yang menarik dan meyakinkan pendengarnya (rekan kerja atau eksternal perusahaan). Keahlian dasar presentasi adalah salah satu fitur kompetensi kerja saat ini.

Selain tes asesmen tersebut, ada asesmen populer lain yang sering dipakai di dunia kerja secara internasional. Berikut beberapa di antaranya.

Grafologi

Mempelajari seseorang melalui tanda tangannya. Biasanya tes ini banyak sekali digunakan karena mudah, hanya diperlukan sebuah kertas dan pensil. Dari tes grafis ini akan dapat menggambarkan intelegensia, gambar atau citra diri orang yang dites.

 

Tes Army Alpha Intelligent

Tes ini terdiri dari 12 soal dengan sederet kombinasi angka atau sederet bentuk. Terkadang antara soal satu dan lainnya berkaitan. Dalam tes ini diperlukan fokus untuk memperhatikan kata-kata pengujinya. Ini merupakan ujian untuk calon karyawan yang akan diuji ketanggapannya untuk menerima perintah.

 

Baca Juga :Berbagai Fakta Mengejutkan Di Balik Tes Psikologi

 

Tes SSCT (Sack’s Sentence Completion Test)

Peserta tes atau calon karyawan harus mengisi jawaban dari soal tes sesuai dengan kondisi pikiran dan perasaan mereka saat mereka sedang mengikuti tes. Tes ini dapat menguak isi pemikiran seseorang dengan keadaan yang sedang terjadi di sekitarnya, seperti dengan keluarga, teman kerja, atasan dan hubungan sosial lain.

 

DISC

DISC adalah tes psikologi yang mudah diaplikasikan di dunia kerja, sangat berguna untuk merekrut karyawan baru. Selain karakter calon karyawan, tes DISC juga mengupas cara orang berkomunikasi dengan orang lain, kepribadian yang ada dalam dirinya, dan tingkat stres saat menghadapi tekanan.

 

Tes Papikostik

Calon karyawan hanya mengisi jawaban dari pertanyaan yang diajukan pada selembar kertas, jawabannya harus sesuai apa yang dirasakan atau dipikirkan. Kemudian dengan ini tim HR dapat melihat sifat atau kepribadian calon karyawan.

 

Kraeplien Test

Tes ini berisikan permainan angka. Biasanya peserta tes atau calon karyawan diminta untuk menambah atau menghitung angka-angka tertentu sesuai kolom-kolom yang ada. Hasil dari tes ini akan menunjukkan tingkat ketahanan seseorang, ketelitiannya, kecepatannya bekerja dan sikap saat menghadapi tekanan.

 

EEPS (Edward’s Personal Preference Scale)

Tes ini mampu menjawab mengenai kebutuhan seseorang dalam berprestasi, berorganisasi, dan memimpin. Tes ini mampu membuat penilaian apakah peserta tes atau calon karyawan mampu bersosialisasi dan memiliki kemampuan menyelesaikan masalah. Di dalam tes ini bisa menguji jiwa kepemimpinan seseorang.

 

Tidak ada tes atau asesmen yang benar-benar sempurna. Tapi tes berguna untuk membantu menilai kompetensi dan karakter karyawan. Usahakan agar peserta dites dalam keadaan normal (tidak tertekan atau stres) untuk mendapatkan hasil yang optimal, Tentunya tes yang dilakukan akan sangat bermanfaat bagi perusahan seperti yang di bahas pada artikel berikut iniTentang Tes Psikologi Dan Manfaat Untuk Perusahaan. Jadi lakukanlah tes dengan baik agar benar – benar mendapatkan karyawan terbaik.