Tes Kepribadian MBTI

Jenis Kepribadian Sesuai Dengan Tes MBTI

MBTI (Myers-Birggs Type Indicator) adalah sebuah tes psikotes yang dilakukan seseorang untuk mengukur preferensi psikologis seseorang dalam melihat pandangannya terhadap dunia untuk membuat suatu keputusan. Menurut wikipedia, tes psikotes MBTI dikembangkan sejak tahun 1940 oleh Katherine Cook Briggs dan putrinya Isabel Briggs Myer yang dirancang untuk mengukur kecerdasan individu, bakat, dan tipe kepribadian seseorang.

Tes Psikologi MBTI memiliki 4 skala fungsi utama, yaitu:

  1. Extrovert vs Introvert : Mudah Bersosialisasi vs Tertutup
  2. Sensing vs Intitution :  Berpusat Pada Kenyataan vs Imajinasi Kuat
  3. Thinking vs Feeling : Berpikir Logis vs Mengandalkan Perasaan
  4. Judging vs Perceiving : Menganalisa vs Bertindak Spontan

Dari skala masing-masing fungsi tersebut terdapat rincian 10 bagian yang akan diperjelas. Berikut ini rincian dan penjelasannya.

 

ISTJ (INTROVERT, SENSING, THINKING, JUDGING)

Seseorang yang memiliki kepribadian ini mempunyai pikiran mengandalkan kenyataan, bukan khayalan. Tes kepribadian ini paling banyak dari populasi di dunia, yaitu 11 – 14%. Mempunyai impian yang tinggi secara realistis, dapat diandalkan, totalitas dan teratur. ISTJ merupakan seorang yang pendiam, namun teliti dalam segala hal secara detail, bertanggung jawab terhadap kata-kata yang telah di ucapkan, lebih senang dalam mengerjakan tugas secara sendiri dan dapat diandalkan dalam tim.

 

ISFJ (INTROVERT, SENSING, FEELING, JUDGING)

ISFJ merupakan kepribadian yang hangat, penuh kasih sayang, dan memiliki integritas, berlaku rendah hati dan dapat memahami orang lain. Seseorang ISFJ memiliki banyak informasi dan dapat bekerja keras dalam waktu yang lama untuk mendapat apa yang telah diinginkan. ISFJ memahami emosi orang lain dan menghargai, maka terkadang lebih mementingkan kebahagiaan orang lain dari pada diri sendiri. Mereka juga lemah terhadap kritik, lebih memilih diam dan memendam jika tersakiti.

 

INFJ (INTROVERT, INTUITION, FEELING, JUDGING)

Tipe kepribadian MBTI ini adalah yang paling langka, hanya 1% dari populasi didunia, gabungan kombinasi dari kecerdasan otak namun mampu memahami orang lain. Berpikiran ke depan secara kompleks dan mendalam, tidak menyukai hal yang terperinci dan juga sulit, jika mereka bekerja hanya mau pada pekerjaan yang disukai sesuai dengan kemampuan dirinya.

 

INTJ (INTROVERT, INTUITION, THINKING, JUDGING)

Kepribadian INTJ merupakan orang-orang yang memiliki intuisi yang kuat serta jenius berpikiran cepat. Perencanaan yang telah dibuat secara detail, inovatif dan efisien dihasilkan maksimal serta diatur dengan rapi dan logis. INTJ dapat meresap teori rumit dengan cepat, berpikir caranya untuk diterapkan dalam kehidupan, dan ahli dalam mengatur strategi atau melihat peluang secara meluas.

 

ISTP (INTROVERT, SENSING, THINGKING, PERCEIVING)

ISTP adalah seorang yang pendiam namun tidak kenal takut, cerdas dalam menghadapi suatu permasalahan. Mereka mempunyai konsentrasi yang baik dan cepat beradaptasi dalam lingkungan sekitar, sehingga dapat membuat mereka bisa bekerja di banyak bidang. Memiliki cara belajar yang baik dalam menerapkan logika, ISTP juga seorang pendengar yang baik tapi kurang terbuka dalam segala hal.

 

ISFP (INTROVERT, SENSING, FEELING, PERCEIVING)

Tipe kepribadian ISFP memiliki sifat individualis tidak ingin mengikuti siapapun dan tidak suka berorganisasi tetapi ISFP memiliki rasa empati, kasih sayang, dan kelembutan kepada orang lain. ISFP suka menghayati momen, sehingga membutuhkan ruang dan kebebasan. Jika ISFP mengalami konflik mereka akan akan merasa takut dan kemudian sering membohongi diri sendiri, mengatakan hal yang tisak sesuai dengan hatinya, karen aspek introvert dan feeling mendominasi kepribadian ini.

 

INFP (INTROVERT, INTUITION, FEELING, PERCEIVING)

INFP dikenal menyukain hal yang rumit, cepat dalam belajar, berbicara secara perlahan dan murah hati, mereka juga berpikir idealis. Orang-orang yang memiliki kepribadian ini membutuhkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan keinginannya, karena INFP ingin dirinya terus berkembang dan membuat jadi pribadi yang lebih baik. Banyak penulis, ilmuan, dan musisi yang memiliki kepribadian INFP.

 

INTP (INTROVERT, INTUITION, THINKING, PERCEIVING)

INTP adalah kepribadian yang selalu ingin tahu hal baru serta mencari cara inovatif untuk memperbaiki sesuatu dalam kehidupan manusia. Dari cara inovatif ini mereka senang bereksperimen untuk mencari pandangan dan metode baru dalam menyelesaikan suatu masalah, sehingga menilai pengetahuan dan kompetensi diatas segalanya. INTP tidak banyak menuntut dari siapapun, pikiran mereka sudah rumit, maka mereka tidak ingin menambah dengan masalah yang sepele.

 

ESTP (EXTROVERT. SENSING, THINKING, PERCEIVING)

Kepribadian ESTP dalam populisasi terdapat 5% yang ada di dunia. Memiliki sikap bebas, cepat dalam bertindak, mempunyai kepribadian menyenangkan dan hidupnya dilakukan untuk hari ini. Mereka selalu memanfaatkan momen dan tidak menyia-nyiakan waktu, sehingga selalu melakukan sesuatu jika ada waktu luang. ESTP merupakan orang yang logis, mereka sensitif untuk membuat keputusan yang masuk akal terhadap lingkungan sekitarnya.

 

ESFP (EXTROVERSION, SENSING, FEELING, PERCEIVING)

Kepribadian ESFP  tidak suka terhadap teori yang panjang dan mengetahui hal yang dilakukan untuk menyenangkan orang lain. Selalu berpikir positif, antusias, dan bisa berbaur kepada banyak orang. Mereka dapat memperlihatkan cara menghargai hidup tanpa memikirkan masa lalu, dan tanpa khawatirkan masa depan.

 

Baca Juga: 8 Jenis Tes Psikologi Yang Menguak Habis Karakter Calon Karyawan

 

Tes MBTI tidak sepenuhnya bagus dalam menjelaskan kepribadian seseorang, karena terkadang tes kepribadian hasilnya bisa saja berubah seiring waktu. Jadi cukupkan tes kepribadian ini hanya menjadi evaluasi diri.