kartu pra kerja

Kartu Pra Kerja Siapkan Tenaga Kerja Handal? Begini Cara Daftarnya!

Kartu Pra Kerja adalah program yang diusulkan pemerintah untuk mengatasi pengangguran. Terutama dalam permasalahan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat wabah Covid-19. Resmi diluncurkan 11 April 2020 kemarin, Kartu Pra Kerja sukses menarik perhatian bagi pencari kerja, baik yang belum pernah bekerja maupun yang baru saja mengalami PHK.

Awalnya Kartu Pra Kerja hendak diluncurkan pada 9 April 2020 lalu. Lalu pemerintah akhirnya memundurkan peluncuran Kartu Pra Kerja menjadi 11 April 2020 setelah menimbang beberapa kondisi di Indonesia sejak terjadinya Pandemi Covid-19. Bagaimana realisasi program Kartu Pra Kerja? 

 

Tujuan Program Kartu Pra Kerja

Perancangan Program Kartu Pra Kerja tidak semata-mata untuk membantu angkatan kerja. Seperti yang diketahui, Program Kartu Pra Kerja bertujuan untuk membantu angkatan kerja mengembangkan kemampuan kerja mereka. Namun, secara tidak langsung Program Kartu Pra Kerja juga akan menstimulasi dan merangsang roda perekonomian lebih maju. Bagaimana bisa? 

Era modern dan canggih membuat perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang handal dan bertanggung jawab dengan skill yang mumpuni agar mampu bertahan di tengah persaingan bisnis. Sayang, kriteria tersebut terkadang sulit dijumpai pada tenaga kerja dan akhirya membuat perusahaan kesulitan merekrut tenaga kerja yang berkualitas. Dari sisi tenaga kerja, mereka pun merasa kesulitan untuk mengembangkan skill karena keterbatasan biaya untuk mengikuti pelatihan. 

 

Baca Juga: Mengenal Jenis-jenis Tenaga Kerja di Indonesia

 

Kehadiran Program Kartu Pra Kerja membawa angin segar atas permasalahan ini. Melalui pelatihan Kartu Pra Kerja, angkatan kerja akan menerima pelatihan yang dilakukan baik secara online dan offline melalui instansi atau perusahaan bekerja sama dengan pemerintah yang menjadikan angkatan kerja memiliki skill unggulan. Dilansir dari Kompas.com, instansi atau perusahaan yang dimaksud antara lain; seperti Tokopedia, Skill Academy by Ruangguru, Maubelajarapa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijarmahir, dan Sisnaker.

Angkatan kerja dengan skill unggulan akan mudah diserap oleh perusahaan. Perusahaan menjadi lebih kuat dan mampu bertahan walau arus persaingan industri semakin keras. Pada akhirnya, perekonomian menjadi stabil dan lebih maju.  

 

Syarat Mendaftar Program Kartu Pra Kerja

Kartu Pra Kerja dimaksudkan untuk melatih dan mengambangkan kometensi angkatan kerja serta meningkatkan daya saing. Mendaftarkan diri ke Program Kartu Pra Kerja harus memenuhi persyaratan yang diberlakukan. Persyaratan ini diberlakukan untuk membuat Kartu Pra Kerja berjalan dengan baik dan tepat sasaran kepada angkatan kerja yang benar-benar membutuhkan.  

  1. Berumur di atas 18 tahun
  2. Tidak sedang menempuh pendidikan formal
  3. Merupakan pencari kerja, korban PHK, atau pekerja yang ingin meningkatkan skill

 

Insentif dan Bantuan Kartu Pra Kerja

Setiap bulannya pemerintah akan mengucurkan dana untuk membantu angkatan kerja melalui Kartu Pra Kerja. Bukan berarti pencari kerja digaji, loh! Insentif dan bantuan yang pemerintah berikan merupakan upaya untuk membantu pencari kerja secara maksimal mengembangkan kemampuan yang mereka inginkan. Insentif dan bantuan akan diberikan secara berkala kepada angkatan kerja peserta Kartu Pra Kerja melalui e-wallet dari awal mengikuti program hingga pelatihan selesai dilakukan. Besaran insentif dan bantuan yang akan diterima antara lain:

  1. Rp 1.000.000,- untuk biaya pelatihan. Biaya ini tidak bisa dicairkan dan hanya diperuntukkan khusus biaya pelatihan saja. 
  2. Rp 600.000,-  per bulan selama 4 bulan. Insentif ini diberikan pasca angkatan kerja menyelesaikan pelatihan
  3. Rp 50.000,- per survei, Insentif survei akan diberikan setiap angkatan kerja melakukan survei kebekerjaan yang akan dilakukan sebanyak 3 kali

 

Baca Juga: Peranan Tunjangan Karyawan untuk Perusahaan

 

Jika dijumlahkan, maka angkatan kerja akan menerima bantuan dan insentif sebanyak Rp Rp3.550.000,- selama mengikuti Program Kartu Pra Kerja. Semua dana ini akan membantu angkatan kerja dan harus dimanfaatkan sebijak mungkin. Wah, lumayan sekali untuk membantu meningkatkan skill! 

 

Cara Mendapatkan Kartu Pra Kerja 

Untuk mendapatkan Kartu Pra Kerja, angkatan kerja harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Pendaftaran Program Kartu Pra Kerja sendiri dapat dilakukan secara online dan tersedia 24 jam.  

  1. Buka laman prakerja.go.id
  2. Daftarkan diri dengan mengisi Nama, tempat tanggal lahir, Nomor Induk Kependudukan, dan lainnya yang diminta. Kemudian data akan diverifikasi ke Lembaga atau Kementrian terkait. 
  3. Setelah berhasil mendaftar, angkatan kerja akan diminta untuk menjalani beberapa tes motivasi dan kemampuan dasar
  4. Jika lolos dan berhasil menjalani tes motivasi dan kemampuan dasar, angkatan kerja yang mendaftar telah resmi bergabung dengan Program Kartu Pra Kerja

Demi menghindari menumpuknya pendaftar, pemerintah membagi gelombang pendaftaran Program Kartu Pra Kerja secara bertahap mulai 11 April 2020 hingga minggu ke-4 November 2020 dengan perencanaan lebih dari 30 gelombang pendaftaran. Gelombang pertama Kartu Pra Kerja telah mulai 11 April 2020 kemarin dan pengumuman mengenai keberhasilan pendaftaran akan diumumkan pada 17 April 2020. 

 

Program Kartu Pra Kerja memang menggiurkan dan sangat bermanfaat khususnya bagi angkatan kerja yang belum memiliki kerja dan pekerja yang merasa karirnya stagnant. Namun, alangkah baiknya angkatan kerja maupun pekerja lebih bijak ketika sebelum memutuskan mendaftarkan diri dalam Program Kartu Pra Kerja. Mengapa demikian? 

 

Program Kartu Pra Kerja untuk sementara difokuskan kepada angkatan kerja yang belum bekerja dan korban PHK yang baru-baru saja terjadi akibat Pandemi Covid-19. Jadi, bagi para pekerja yang ingin meningkatkan skill tetapi sudah mendapatkan pekerjaan, sebaiknya sedikit bersabar dan mengutamakan orang yang jauh lebih membutuhkan sehingga Program Kartu Pra Kerja sesuai dan tepat sasaran untuk angkatan kerja yang benar-benar membutuhkan.