career path

Cara HRD untuk Memaksimalkan Career Path Karyawan

Tidak hanya selalu perihal rekrutmen yang dikejar oleh seorang HR, mengoptimalkan karir karyawan juga merupakan salah satu tugas yang perlu dilakukan oleh HR. Career path adalah salah satu hal yang dapat dioptimalkan oleh seorang HR kepada karyawan. 

Career path adalah urutan pekerjaan yang mengarah ke tujuan karir seseorang dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Ada beberapa yang mengikuti jalur karir yang linier dalam suatu bidang, sementara ada juga yang mengubah bidangnya secara berkala untuk mencapai karir ataupun tujuan pribadinya.

Salah satu contoh career path adalah dimana seseorang memulai karirnya sebagai seorang junior writer, maka ia memiliki kesempatan untuk menjadi seorang senior writer, junior editor, senior editor hingga menjadi head of editorial.

 

Baca Juga: Evaluasi Potensi Karyawan Menggunakan 9 Box Grid 

 

Mengapa Career Path Penting?

Alasan utama mengenai betapa pentingnya career path adalah kejelasan jenjang karir. Dengan jenjang karir yang jelas, seseorang akan mengetahui banyak hal mengenai karir yang  sedang ditempuhnya dan juga hal-hal yang dibutuhkan baginya untuk mencapai jenjang karir tertingginya. 

Tidak hanya itu, dengan cukupnya informasi mengenai career path yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya maka karyawan tersebut akan lebih semangat dan juga termotivasi untuk melakukan yang terbaik di bidangnya.

 

Namun, bagaimana dengan keuntungan yang didapat oleh perusahaan mengenai career path ini?

Keuntungan dari sebuah career path untuk perusahaan adalah meningkatnya retensi karyawan sehingga karyawan-karyawan terbaik yang bekerja di perusahaan Anda pun tidak akan pergi untuk mendapatkan jenjang karir yang lebih baik di perusahaan lain. 

Karena sudah adanya career path yang baik di perusahaan Anda, maka Anda memberikan peluang bagi karyawan untuk melanjutkan jenjang karirnya di perusahaan sehingga HRD pun tidak perlu berkali-kali melakukan proses rekrutmen untuk orang baru yang justru belum tentu cocok dan memiliki performa sebaik karyawan lama. 

Tak hanya sampai sini saja, keuntungan yang didapat oleh perusahaan dengan mengimplementasikan career path yang baik untuk karyawannya juga dapat menekan biaya pelatihan sumber daya manusia. 

Di mana setiap karyawan memang sudah berpotensi untuk mendapatkan jenjang karir yang tinggi, tidak lagi memerlukan pelatihan yang banyak mengenai bidang yang ditekuninya dan mereka hanya membutuhkan hal-hal seputar karirnya dari fasilitator internal perusahaan sehingga lebih efektif dan juga efisien.

 

Strategi HRD dalam Membentuk Program Career Path

Setelah mengetahui apa itu career path dan juga mengapa career path sangat penting bagi perusahaan dan juga karyawan, kini yang harus dilakukan adalah strategi dalam membentuk program career path.

 

Menentukan Posisi Pekerjaan

Mulailah dengan membuat deskripsi suatu posisi dan juga daftar tanggung jawab utama yang harus dipikul serta tambahkan juga persyaratan mengenai kemampuannya.

Selain itu, sertakan juga KPI (Key Performance Indicators) pada setiap posisi untuk mengetahui bagaimana seseorang dapat dinyatakan sukses dalam menyelesaikan pekerjaannya dalam posisi tersebut. 

Setelah mengetahui hal-hal ini maka Anda akan mengenali beberapa pekerjaan yang bisa dikelompokkan sesuai dengan deskripsi tersebut sehingga Anda pun dapat mengenali jenjang karir dari suatu posisi.

 

Tanyakan Kepada Karyawan, Jalur Karir Apa yang Mereka Harapkan?

Sebelum mengeluarkan usaha yang banyak dalam hal mengembangkan karir karyawan, akan lebih baik juga bagi perusahaan untuk mengetahui karir seperti apa di kemudian hari yang memang diharapkan oleh karyawan tersebut, sehingga perusahaan pun dapat menyiapkan berbagai hal untuk memfasilitasi dalam hal pengembangan karirnya.

 

Membuat Program Pelatihan dan Pengembangan Internal

Setelah mengenali posisi-posisi pekerjaan dalam sebuah perusahaan, maka penting juga bagi perusahaan Anda untuk memberikan fasilitas pelatihan dan juga pengembangan akan suatu kemampuan yang diperlukan oleh berbagai posisi.

Dengan begini, setiap karyawan akan semakin mengenali kemampuan-kemampuan apa saja yang dibutuhkan dan juga perlu dikembangkan agar mudah bagi mereka untuk meraih jenjang karir yang ditargetkan.

 

Baca Juga: Berbagai Kendala dan Cara Memaksimalkan Suksesi Kepemimpinan

 

Memetakan Career Path Setiap Karyawan

Pemetaan career path untuk karyawan baru dapat dilakukan di awal selama masa orientasi, sedangkan untuk karyawan yang ada, peninjauan kerja dapat dilakukan oleh manager.

Selama pertemuan dengan manager, karyawan pun juga perlu untuk diarahkan mengenai tujuan dan juga harapan dari perusahaan untuk mereka dan begitu pula sebaliknya sehingga komunikasi dua arah pun juga terjaga dan berjalan dengan lancar mengenai hal yang satu ini. 

Manager yang bertugas meninjau pekerjaan karyawan juga perlu memastikan bahwa karyawan bekerja dengan baik dan sesuai dengan harapan agar dapat mendapatkan jenjang karir yang memang diinginkan di perusahaan tersebut. 

 

Lancarkan Pengelolaan Karyawan dengan LinovHR

Hal-hal yang sudah disebutkan sebelumnya memang sangat penting untuk dilakukan demi mengembangkan jenjang karir karyawan di perusahaan, namun perlu diingat juga bahwa pengelolaan karyawan juga merupakan komponen penting dalam hal ini. 

Dengan menggunakan modul Competency dari Software HRD Indonesia LinovHR, Anda tidak perlu khawatir lagi untuk mendata kompetensi apa saja yang dibutuhkan oleh setiap divisi dan juga individu serta bagaimana cara pengelompokannya yang jelas dan juga terperinci. 

Di sisi lain, HRD juga dapat melakukan analisis gap kompetensi untuk meninjau seberapa besar kemampuan karyawan saat ini dengan kemampuan yang dibutuhkan perusahaan menggunakan fitur gap analysis dalam modul

Competency Software HRD LinovHR. Sehingga HRD bisa melakukan analisis lebih menyeluruh dan detail untuk menunjang pembentukan career path karyawan.

 

Mau tahu lebih lengkap tentang bagaimana modul Competency Management dari LinovHR akan membantu pemetaan career path di perusahaan Anda? Ketuk tautan berikut untuk informasi lebih lengkap tentang competency management LinovHR!