Analisa beban kerja

Panduan Lengkap Membuat Analisa Beban Kerja (Part 2)

Pada artikel sebelumnya yang berjudul Panduan Lengkap Membuat Analisa Beban Kerja (Part 1)dan mengetahui metode serta perhitungannya secara matematis, maka langkah selanjutnya adalah memahami secara teoritis dan mendalam agar analisa beban kerja dapat maksimal.

Selain metode dan perhitungan yang harus bisa diketahui oleh perusahaan saat akan melakukan analisa beban kerja, selanjutnya perusahaan juga harus mengetahui informasi lainnya yaitu pendekatan analisa beban kerja. Berikut ini adalah 3 pendekatan yang bisa dilakukan dalam proses analisanya:

 

1. Pendekatan Organisasi

Organisasi atau perusahan merupakan wadah serta sistem kerjasama dari jabatan yang ada di dalam suatu perusahaan. Melalui proses pendekatan organisasi ini maka organisasi akan bertindak sebagai informasi, serta akan diperoleh berbagai informasi yang berkaitan dengan nama jabatan, struktur organisasi, tugas dan fungsi, tanggung jawab, kondisi kerja dan yang lainnya. Ada juga persyaratan lain seperti bagaimana mentalnya, fisiknya, pendidikannya, kemampuannya, keterampilannya serta pengalamannya.

Dengan pendekatan organisasi ini, perusahaan bisa membuat prosedur kerja dalam proses pelaksanaan kerja yang bisa menggambarkan kerjasama atu koordinasi yang baik dalam perusahaan dan antara karyawan. Selain itu, kegiatan serta hubungan antara unit dalam perusahaan atau organisasi juga harus dibuat tertulis, sehingga pegawai bisa mengetahui mengenai tugas serta cara melakukannnya.

 

Baca Juga: 7 Langkah Membuat Standar Operasional Prosedur

 

Selanjutnya, tugas serta fungsi per satuan kerja juga akan dihitung berdasarkan beban kerja yang dimiliki. Yang bisa menjadi hambatan adalah karena perusahaan belum menetapkan ukuran beban kerja. Hal tersebut perlu mendapatkan kesepakatan dalam satuan kerja yang sejenis. Sehingga dengan begitu ukuran beban kerjanya tidak hanya ada satu, namun bisa dua bahkan lebih.

 

2. Pendekatan Analisis Jabatan

Maksud dari jabatan disini adalah tidak terbatas pada jabatan secara struktural atau pun fungsional. Namun bisa lebih mengarah pada jabatan non structural yang sifatnya umum dan teknis. Lewat proses pendekatan ini juga bisa didapatkan berbagai macam jenis informasi mengenai jabatan seperti identitas, hasil kerja, beban kerja serta rincian tugasnya. Selanjutnya, informasi hasil kerja serta rincian tugas akan dimanfaatkan untuk bahan pengkajian beban kerjanya.

Sementara itu, beban kerja organisasi sesuai dengan prinsip organisasinya sudah dibagi pada sub unit serta sub unitnya juga sudah habis ke dalam jabatan. Lewat pendekatan ini maka akan didapatkan landasan untuk bisa menerima, menetapkan serta menentukan jumlah kualitas pegawai yang sangat dibutuhkan terutama dalam periode waktu tertentu, seperti:

  • Landasan dalam melakukan mutasi karyawan

  • Landasan dalam melakukan promosi karyawan

  • Landasan dalam melaksanakan pendidikan dan pelatihan atau diklat

  • Landasan dalam memberikan kompensasi

  • Landasan dalam melaksanakan syarat lingkungan kerja

  • Landasan untuk memenuhi kebutuhan peralatan ataupun sarana prasarana dalam perusahaan

Beberapa landasan di atas bisa lebih mudah didapatkan bila analisas telah dilakukan dengan tepat.

 

3. Pendekatan Administratif

Pendekatan yang terakhir adalah pendekatan administratif. Lewat pendekatan ini organisasi atau perusahaan bisa mendapatkan berbagai macam informasi yang berhubungan dengan kebijakan internal organisasi atau perusahaan. Bisa juga kebijakan yang kaitannya sangat erat dengan sistem administrasi pegawai.

 

Analisa beban kerja dapat dilakukan oleh seorang HRD Manager, atau anda dapat limpahkan proses analisa pada ahlinya agar memudahkan dalam pelaksanaanya serta tidak ada kesalahan yang dilakukan. Selain itu, menyisihkan waktu khusus untuk proses analisa juga akan lebih baik agar tidak tercampur dengan pekerjaan lain yang ada di dalam organisasi atau perusahaan. Bila ingin melakukan wawancara untuk kebutuhan analisasnya dan proses ingin lebih cepat, cobalah melakukan wawancara online dengan memberikan kuisioner online pada seluruh karyawan.

Itulah panduan lengkap membuat analisa beban kerja yang bisa dilakukan organisasi atau perusahaan agar bisa mengetahui informasi dalam bentuk data yang akurat.