Manajemen Sumber Daya Manusia Generasi Milenial

Generasi milenial di tempat kerja telah menantang batas-batas kerja tradisional. Sementara generasi sebelumnya jarang mempertanyakan manajemen, generasi milenial – yang memiliki ekpektasi, prioritas, dan etos kerja yang unik – telah mendorong manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) untuk melakukan perubahan untuk beradaptasi dengan perubahan kultur kerja saat ini.

Tantangan HRD dalam menghadapi para milenial adalah perpindahan kerja, karena mereka senantiasa menginginkan tugas yang menantang dan pertumbuhan. Gaji yang lebih bukan solusi, melainkan manajemen SDM yang interaktif, kultur perusahaan yang menarik, inovasi, dan peningkatan karir.

Perubahan dalam manajemen Sumber Daya Manusia ini bukan hanya masalah mengabaikan jam kerja 9-5 yang tradisional dan mengijinkan gaya berpakaian casual dalam perusahaan. Perubahan yang diperlukan adalah yang menata ulang proses HR sebagai basis pengelolaan SDM untuk mengeluarkan yang terbaik dari generasi milenial ini.

Kultur perusahaan menjadi penting dalam mempertahankan orang kunci dan menjaga generasi milenial dari mencari peluang lain di luar. Mereka bekerja sangat baik dalam kultur yang beragam dan inklusif. Atasan berperan penting dalam mempertahankan karyawan. Faktor lainnya termasuk komunikasi yang terbuka dengan manajemen dan mentor. Kultur kerja yang positif mendorong kerja sama, inovasi, dan hasil-hasil.

Generasi milenial tertarik pada perusahaan yang menggunakan teknologi. Mereka tidak mau terikat pada tempat kerja tertentu dan selalu terhubung. Aplikasi HRD modern mendukung para pekerja ini dengan hanya satu tombol sentuh. Training bisa dilakukan melalui video and modul-modul e-learning.

Namun ada beberapa tantangan bagi HRD dalam menangani para milenial. Biasanya di awal, mereka perlu diajarkan menggunakan akal sehat seperti berkomunikasi tatap muka yang baik, menjaga kontak mata, dan tepat waktu. Walaupun generasi milenial mahir menggunakan teknologi, mereka mungkin perlu dibantu untuk masuk dalam dunia kerja profesional. Sekali mereka mengerti, mereka akan melaju pesat dalam pertumbuhan dan kepemimpinan yang membawa ide-ide baru dan visi-visi inovatif.

 

Mengelola Karyawan Milenialis

Manajemen SDM untuk generasi milenial perlu mengakomodasi gaya kerja mereka yang lebih suka di mana saja daripada di kantor setiap saat. Mereka lebih senang melihat atasan sebagai mentor dan pelatih daripada bos. Kolaborasi dan mengikutkan mereka dalam proses akan membuat para milenial merasa diterima, memberikan hasil kerja yang berkualitas, dan mempertahankan mereka.

Berikut ini beberapa tips dalam mengelola generasi milenial dalam perusahaan:

  • Struktur yang baik – laporan dengan tenggat waktu, gol dinyatakan dengan jelas dan progres dievaluasi. Berikan batasan-batasan.

  • Berikan panduan dan kepemimpinan yang baik. Lakukan coaching dengan komitmen. Mereka ingin cepat berhasil dengan bantuan Anda.

  • Yakinkan mereka kalau mereka bisa, seperti yang orang tua mereka ajarkan. Jangan menghambat mereka. Dorong mereka untuk mengeluarkan pendapat.

  • Dorong mereka dengan suasana kerja sama tim yang baik. Mereka selalu ingin berkumpul bersama.

  • Dengarkan mereka. Karyawan milenial mempunyai ide dan pemikiran yang ingin didengarkan.

  • Berikan mereka tantangan dan perubahan. Aktivitas yang membosankan buruk bagi mereka. Mereka suka mencari sesuatu yang baru dalam pekerjaan. Apa yang akan terjadi selanjutnya selalu menarik perhatian mereka. Apresiasi mereka.

  • Manfaatkan gadget mereka. Generasi milenial bahkan mau membayar biaya sendiri untuk tetap terhubung dengan dunia sekitar mereka.

  • Ciptakan tempat kerja yang seimbang dengan kehidupan pribadi mereka. Generasi milenial terbiasa memiliki aktivitas yang padat. Mereka berolahraga, keluar dengan teman, bergabung dengan yayasan sosial, dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Mereka bekerja keras, tapi tidak mengikuti jam kerja tetap seperti generasi sebelumnya. Rumah, keluarga, menghabiskan waktu bersama anak-anak dan keluarga adalah prioritas mereka. Ingatlah hal ini, karena ini penting bagi mereka.

  • Buat tempat kerja menyenangkan. Para milenial menikmati pekerjaan mereka. Mereka mau bergaul di tempat kerja. Anda perlu kuatir jika pekerja milenial Anda tidak makan siang bersama atau merancang kegiatan perusahaan bersama-sama. Bantulah karyawan lain untuk mendukung generasi milenial.

Manajemen SDM yang baik untuk generasi milenial melibatkan integritas, kepercayaan, perubahan yang terus menerus, dan pertumbuhan yang cepat. Anda harus menjadi pemimpin yang berani membuat perubahan. Caranya?

Berpikirlah seperti seorang milenial.

Baca Juga: 7 Isu Strategis & Kontemporer Dalam Manajemen Sumber Daya Manusia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use theseHTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>