aplikasi perhitungan gaji

5 Perbandingan Aplikasi Perhitungan Gaji dengan Cara Manual

Perkembangan perusahaan yang kian pesat membuat perusahan menambah jumlah karyawannya. Namun, bertambahnya jumlah karyawan juga diikuti dengan bertambahnya tanggung jawab yang harus diemban perusahaan. Perusahaan dituntut semakin cepat dan sigap dalam memenuhi tanggung jawabnya yaitu membayarkan gaji karyawan. Jumlah karyawan yang semakin banyak membuat HRD merasa kesulitan dalam mengelola kegiatan administratif seputar penggajian. Untuk itulah diperlukan aplikasi perhitungan gaji agar perhitungan gaji menjadi lebih cepat dan akurat. 

 

Aturan membayar gaji tercantum dengan jelas dalam UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan PP No.78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. JIka perusahaan terlambat membayar gaji, perusahaan akan menerima denda dari pemerintah dan akan kehilangan kepercayaan dari karyawan. Hal itu akan memberi dampak negatif terhadap operasional bisnis perusahaan. Tidak ada satupun perusahaan yang ingin mendapatkan hal tersebut, bukan? 

Perbandingan Aplikasi Perhitungan Gaji  dengan Hitung Gaji Manual

Mayoritas perusahaan masih mengira bahwa penggunaan aplikasi perhitungan gaji akan menyulitkan dan menambah biaya yang cukup besar. Padahal, menggunakan aplikasi dalam perhitungan gaji dapat menyederhanakan penggajian manual yang biasanya rumit menjadi lebih sederhana, cepat, dan akurat. Di bawah ini adalah perbandingan antara aplikasi perhitungan gaji dengan hitung gaji manual:

Fitur

Dari segi fitur, penggunaan aplikasi dalam penggajian terlihat jauh mengungguli cara manual. Fitur payroll data source dapat menarik semua data yang diperlukan untuk penggajian seperti timesheet dari manajemen absensi dengan mudah. Kemudian, tinggal sekali klik dengan process payroll, gaji karyawan akan diproses serentak. Gaji dapat dihitung dengan proses standar untuk periode berjalan atau rapel untuk bulan yang sudah lewat. 

 

Baca Juga: Tahapan Mengelola Gaji dengan Aplikasi Payroll

Sayangnya penggunaan cara manual tidak mendukung fitur ini. HRD harus memasukkan data untuk proses penggajian satu-satu dan memakan waktu sangat lama. Lalu, perhitungan juga tidak bisa dilakukan secara serentak. Kekurangan tersebut dapat menghambat proses penggajian bahkan menyebabkan terlambat mengirim gaji.

Kecepatan 

Karena didukung dengan fitur-fitur unggulan, aplikasi perhitungan gaji dapat menghitung gaji lebih cepat dari cara manual. Gaji yang selesai dihitung dapat langsung dikirimkan melalui transfer bank. Karyawan akan menerima gajinya dengan cepat. Proses penggajian yang dulunya rumit menjadi lebih sederhana dan simpel dari hulu ke hilir. 

 

Cara manual tidak mampu mengungguli kecepatan aplikasi. HRD harus menghitung gaji karyawan dengan manual dan mengirimkannya satu-satu. Jadi, proses penggajian menjadi lama karena masih berkutat dengan proses yang rumit dan berbagai hambatan. Cara manual tentu tidak bisa dipertahankan jika perusahaan menginginkan kecepatan dalam proses penggajian. 

Keakuratan Hasil

Bagaimana soal keakuratan hasil? Cara manual tidak memiliki keakuratan yang terlalu memadai. Ini dikarenakan cara manual masih menyimpan risiko kekeliruan input dan hitung. Gaji yang diterima karyawan pun bisa menjadi tidak tepat. Hasilnya karyawan merasa tidak puas dengan cara perusahaan dalam mengelola karyawan dan menurunkan motivasi kerja. Kejadian tersebut tidak akan ditemukan ketika perusahaan memilih menggunakan aplikasi gaji. Perhitungan yang otomatis membuat hasil yang dihasilkan jauh lebih terpercaya dan akurat karena minim human error

Keamanan

Data dan informasi karyawan yang digunakan untuk proses penggajian bersifat rahasia. Perusahaan secara tidak langsung juga bertanggung jawab atas keamanan data dan informasi karyawan. Dengan bantuan cloud server, informasi dan data karyawan dapat tersimpan aman dan terhindar dari tangan tak bertanggung jawab. Hak akses hanya dimiliki oleh staf HRD dan pihak manajerial. 

 

Ini berbanding terbalik dengan cara manual. Penggunaan cara manual tidak mempunyai keamanan data yang mumpuni. Pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mengakses serta  menyalahgunakan data dan informasi dengan mudah tanpa adanya sistem keamanan tertentu. 

Dokumen Output

Perhitungan dan pengelolaan gaji tidak hanya seputar gaji bulanan belaka. HRD juga harus membuat laporan gaji untuk membuat keputusan strategis. Sayangnya, cara manual tidak dapat membantu pembuatan laporan gaji dengan otomatis. HRD harus membuat laporan gaji dari awal ketika menggunakan cara manual. Keakuratan hasilnya cukup meragukan. Bila perusahaan menggunakan laporan gaji yang tidak akurat dalam pengambilan keputusan dan strategis, keputusan perusahaan tidak akan akurat.

 

Baca Juga: Manfaat Aplikasi Slip Gaji Online Untuk Perusahaan

 

Sementara itu, penggunaan aplikasi untuk perhitungan gaji dapat membuat laporan gaji dengan otomatis melalui fitur payroll report. Laporan tersebut ditampilkan dalam spreadsheet  dan dapat disaring sesuai kebutuhan user. HRD juga dimudahkan dengan fitur setting payroll report yang dapat mengatur tata letak atau posisi komponen gaji pada laporan. Slip gaji pun lebih mudah dicetak hanya dengan fitur salary slip

 

Aplikasi Perhitungan Gaji dari LinovHR 

Cara-cara manual dinilai sudah tidak lagi relevan digunakan perusahaan dalam perusahaan modern. Aplikasi perhitungan gaji dari LinovHR dapat menjadi pilihan terbaik untuk otomatisasi sistem gaji perusahaan. Berbagai komponen gaji dan informasi karyawan seperti pajak PPh21, iuran BPJS Ketenagakerjaan, kehadiran, lembur, dan lainnya dapat dikelola dengan mudah dan dengan hasil yang akurat, sehingga lebih menghemat waktu waktu.

Perusahaan dan HRD lebih dapat fokus kepada hal-hal yang bersifat strategis dan berpengaruh terhadap keputusan bisnis inti tanpa perlu khawatir soal hambatan dalam proses penggajian. Kinerja HRD juga menjadi lebih efektif dan efisien berkat aplikasi perhitungan gaji. Sudah memutuskan ingin menggunakan aplikasi perhitungan gaji dari LinovHR? Hubungi LinovHR sekarang juga dan dapatkan penawaran uji coba gratis!