npwp

Lengkapi Persyaratan ini Sebelum Membuat NPWP Pribadi

Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP merupakan nomor yang akan diberikan pada seorang wajib pajak, digunakan untuk menjalankan administrasi perpajakan. Nomor tersebut juga bisa menjadi identitas wajib pajak saat akan menjalankan hak dan kewajiban, khususnya ketika mengurus masalah pajak. Kepemilikikan NPWP juga harus dimiliki oleh mereka yang sudah memenuhi persyaratan sebagai pembayar pajak. Nah, bila Anda sedang berniat untuk membuat NPWP, lengkapilah pesyaratan ini sebelum membuat NPWP pribadi!

Persyaratan NPWP Pribadi

Jika Anda belum mempunyai NPWP pribadi namun sudah masuk ke dalam kategori wajib pajak, tentu saja Anda harus segera membuatnya. Namun agar tidak mendapatkan kesalahan ketika proses pembuatannya, sebaiknya Anda ketahui syarat membuat NPWP pribadinya terlebih dahulu.

Syarat Penghasilan Yang Lebih Dari PTKP

Syarat seseorang yang bisa dinyatakan atau masuk sebagai wajib pajak adalah bila sudah memiliki penghasilan dalam 1 tahun lebih dari Penghasilan Tidak Kena Pajak atau PTKP. Hal inilah yang menjadi syarat paling awal bagi mereka yang ingin membuat NPWP. Namun untuk perempuan tidak melakukan perjanjian pemisahan harta serta penghasilan dengan suami maka tidak diwajibkan mempunyai NPWP.

Bila masih belum mengerti, mari kita contohkan dengan batas maksimum PTKP perorangan yang ada di Indonesia, yaitu 15.840.000 juta rupiah/tahun atau 1.320.000/bulan. Kalau sudah memiliki penghasilan lebih dari batas maksimum tersebut maka Anda sudah memenuhi syarat sebagai wajib pajak.

 

Baca Juga :Hindari kesalahan ini saat melakukan pengisian SPT Pajak

 

Syarat Dokumen

Setelah syarat penghasilan sudah terpenuhi, Anda juga harus memenuhi syarat dokumen. Persiapkanlah beberapa dokumen tersebut ketika akan membuat NPWP Pribadi:

  • Melampirkan fotokopi KTP bagi warga negara Indonesia
  • Bagi warga negara asing, melampirkan fotokopi paspor, kartu izin tinggal terbatas atau kitas, kartu izin tinggal tetap atau kitap.

Syarat Dokumen Wajib Pajak (WP) Pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas:

  • Melampirkan Fotokopi KTP bagi WNI
  • Melampirkan Fotokopi Paspor, Kitas, Kitap bagi WNA
  • Melampirkan dokumen untuk kegiatan izin usaha yang sudah diterbitkan oleh lembaga yang berwenang, atau bisa juga surat keterangan tempat pendirian usaha dari Pemda setempat, minimal dari Lurah atau Kepala Desa, atau bisa juga bukti pembayaran listrik.
  • Melampirkan surat pernyataan yang ditandatangani di atas matrai bahwa wajib pajak sudah mempunyai dan menjalankan usaha atau merupakan pekerja bebas.

Syarat Dokumen Wajib Pajak (WP) Pribadi wanita kawin yang ingin hak dan kewajiban perpajakannya terpisah:

  • Melampirkan fotokopi NPWP milik suami
  • Melampirkan fotokopi Kartu Keluarga
  • Melampirkan fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan serta harta atau surat pernyataan yang menghendaki pada hal serta kewajiban pajak yang dipisahkan dari hal dan kewajiban pajaknya suami

 

Baca Juga :Syarat-syarat yang harus dilengkapi saat membuat NPWP Perusahaan

 

Berdasarkan persyaratan di atas, Anda sudah mengetahui dengan jelas apa saja hal-hal yang perlu dipenuhi sebelum melakukan pendaftaran NPWP. Nah, untuk proses pendaftarannya sendiri, Anda bisa datang langsung atau bisa juga dilakukan secara online langsung pada website resmi bpjs. Untuk lamanya waktu, akan lebih cepat melakukan pendaftaran secara langsung, tapi tidak menutup kemungkinan juga bila syarat-syarat sudah terpenuhi pendaftaran via online dapat diproses dengan cepat.

Jika Anda sudah mengetahui pentingnya kepemilikan NPWP, yang harus Anda lakukan adalah memahami dan memenuhi persyaratannya. Namun bila belum mau membuatnya, sebaiknya pertimbangkanlah kembali karena sekarang ini sudah ada sangsi yang yang diterapkan berdasarkan undang-undang pajak dari pemerintah. Anda tidak mau kan mendapatkan sangsi karena tidak memiliki NPWP? Yuk, buat sekarang juga!