Performance Management

5 Faktor Kesuksesan Performance Management

Salah satu arti penting karyawan bagi perusahaan adalah memiliki sumber daya manusia berupa aset hidup yang secara terus-menerus dapat dikembangkan dengan optimal dari waktu ke waktu. Memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, tentu saja merupakan impian setiap perusahaan. Dengan tim internal yang kompak, solid, dan profesional, tujuan perusahaan akan dapat diraih dengan mudah.

Itu sebabnya, salah satu faktor untuk meraih kunci sukses perusahaan terletak pada kesuksesan tim Performance Management. Menurut chron.com, Performance Management memiliki peranan penting dalam evaluasi kinerja dengan cara memastikan bahwa setiap tahap dan prosesnya berjalan dengan adil, akurat, dan tepat.

Mulai dari membantu menerapkan tujuan, strategi, dan sasaran perusahaan secara jelas, menciptakan lingkungan kerja yang kompetitif, budaya kerja yang positif, memberikan arah tentang bagaimana visi dan misi perusahaan akan dicapai, memotivasi kinerja karyawan, sampai dengan berperan aktif dalam membantu perusahaan untuk mencapai kesuksesan.

Setiap kontribusi di atas, tidak akan bisa dilakukan oleh Performance Management tanpa 5 faktor kesuksesan Performance Management di bawah ini:

 

1. Tahap Perencanaan (Planning)

Performance Management perlu menetapkan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan sejelas mungkin. Tahap perencanaan meliputi tugas merencanakan tujuan perusahaan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya, dan apa sajakah strategi-strategi penting yang perlu dilakukan agar target perusahaan dapat tercapai.

Perusahaan harus memastikan bahwa tujuan perusahaan harus dapat diukur, pintar, sesuai dengan realita, dapat dicapai, dan memiliki rentang waktu yang jelas untuk mencapainya.

 

2. Tahap Coaching

Tujuan dari tahap coaching adalah untuk menjelaskan dan menjawab segala permasalahan yang terjadi dalam organisasi atau perusahaan. Tahap coaching dimulai dengan cara mengkomunikasikan dan mendiskusikan segala masalah yang biasanya muncul dalam tim Performance Management.

Baca Juga: 7 Jenis Pelatihan dan Pengembangan SDM Untuk Perusahaan

Untuk mencapai kesuksesan tahap coaching, setiap tim dalam management sebaiknya bersikap terbuka, bertanggung jawab, mengutamakan kepentingan tim dan perusahaan, pengertian, dan saling memberikan motivasi dalam tim.

 

3. Tahap Pengelolaan Kinerja

Tahap pengelolaan kinerja adalah realisasi dari tahap perencanaan. Pada tahap ini, segala goal perusahaan mulai dilakukan dan direalisasikan. Di sinilah, seorang atasan dalam perusahaan dituntut untuk memiliki peran penting antara lain:

  1. Memberikan bimbingan dan arahan sesuai dengan kebutuhan karyawan.

  2. Memastikan bahwa para karyawan mengerti dan memahami target-target perusahaan serta tujuan-tujuan yang ingin dicapainya.

  3. Jika diperlukan, atasan memberikan training khusus atau pelatihan yang dibutuhkan oleh karyawannya.

  4. Menentukan mana yang menjadi prioritas utama perusahaan jika sewaktu-waktu terjadi perubahan sesuai dengan kebijakan perusahaan.

 

4. Tahap Penilaian (Reviewing)

Tahap penilaian dilakukan agar Performance Management mengetahui dan mengevaluasi bagaimana kinerja dari masing-masing karyawan. Apakah semakin membaik dan perlu diberikan penghargaan? Apakah masih sama atau bahkan semakin memburuk sehingga menjadi prioritas PHK pada saat kondisi ekonomi perusahaan sedang terganggu?

Baca Juga: Bagaimana Membuat Performance Review dengan Baik

Agar tahap ini bisa berjalan dengan maksimal, ada baiknya setiap pelaksanaanya benar-benar direncanakan dengan matang, terukur, terjadwal, agar dapat diketahui sejauh mana prestasi dan kreatifitas para karyawannya dalam mencapai target dan tujuan perusahaan.

5. Tahap Penghargaan (Rewarding)

Tahap terakhir yang perlu dilakukan untuk mencapai kesuksesan dalam tim Performance Management adalah tahap penghargaan. Pada tahap ini, karyawan yang memiliki prestasi kerja, dan kinerjanya semakin membaik sehingga mampu mencapai target akan diberikan reward atau penghargaan. Sebaliknya, bagi mereka, para karyawan yang kinerjanya sama saja, dan tidak dapat mencapai target kerja yang sudah ditentukan akan mendapatkan konsekuensinya.

Baca Juga: 7 Strategi Efektif HRD Dalam Penyusunan Sistem Reward dan Punishment

Bentuk reward bisa bermacam-macam, mulai dari promosi jabatan, pemberian insentif atau bonus, jaminan kesehatan, trip liburan bersama perusahaan, dan masih banyak lagi.

Dengan menerapkan dan mengimplementasikan 5 faktor Performance Management di atas, sebuah tim dalam setiap departemen perusahaan akan bekerja dengan optimal sehingga setiap karyawan siap memberikan kontribusi, prestasi, dan kinerja terbaiknya bagi perusahaan.

Iklim kompetensi juga semakin berkembang secara sehat, kondusif, dan berpedoman pada budaya positif perusahaan karena adanya sistem reward dan punishment.

Inilah yang akan mendorong tim Performance Management mencapai kesuksesan dalam tugasnya. Mereka semakin siap menghadapi segala tantangan dan masalah yang menghalangi kemajuan perusahaan sehingga akhirnya tujuan perusahaan yang telah direncanakan dapat tercapai.