Ekuitas: Pengertian, Unsur dan Jenis dalam Perusahaan

Modal merupakan salah satu hal terpenting dalam perusahaan. Tanpa modal, perusahaan tidak akan berdiri bahkan ketika perusahaan sudah beroperasional, perusahaan tetap membutuhkan modal untuk mengembangkan bisnisnya. Dalam ilmu akuntansi mungkin kamu sering mendengar atau membaca persamaan aktiva yang terdiri dari hutang dan ekuitas. Lalu, apa itu ekuitas? 

 

Pengertian Ekuitas

Ekuitas adalah besaran hak yang harus dikeluarkan oleh pemilik perusahaan terhadap harta yang dimiliki perusahaan dan termasuk modal karena merupakan harta yang digunakan perusahaan dalam upaya pemenuhan biaya operasional. Harta tersebut nantinya akan mengalami pengurangan karena adanya kewajiban yang harus dibayar seperti hutang.

Jika berbicara mengenai modal maka ada dua hal yang tidak boleh dilupakan yaitu aset dan kewajiban. Aset adalah harta yang dimiliki perusahaan misalnya peralatan operasional, uang tunai, mesin-mesin industri, kendaraan kantor dan sebagainya. Kewajiban perusahaan yang dimaksud adalah beban yang harus dibayar oleh perusahaan di masa yang akan datang. Contoh beban perusahaan adalah perawatan aset. 

Ekuitas memiliki peran penting dalam perusahaan karena mencerminkan nilai perusahaan pada pembukuan. Nilai dapat dibagi menjadi dua yaitu positif dan negatif. Nilai perusahaan yang negatif menunjukkan beban perusahaan lebih besar jika dibandingkan dengan nilai aset. Kondisi ini juga sering disebut dengan defisit. Jika nilai positif maka nilai aset lebih besar dibanding beban. 

 

Jenis Ekuitas 

Ekuitas tidak hanya terjadi pada skala perusahaan saja namun bisa dalam berbagai skala atau aspek-aspek kehidupan. Berikut ini beberapa jenis-jenisnya: 

 

1. Ekuitas Rumah

Ekuitas rumah merupakan perhitungan dari nilai rumah dikurangi dengan hutang hipotek. Menghitung nilai rumah sangat penting jika kamu ingin menjual atau membeli rumah sehingga keuntungan yang kamu dapat maksimal. 

 

2. Ekuitas Pemilik

Ekuitas pemilik merupakan besarnya kepemilikan seseorang terhadap suatu bisnis tertentu. Bisnis yang masih kecil biasanya memiliki ekuitas pemilik. Cara menghitung yaitu dengan selisih antara aset dan kewajiban perusahaan.

 

Baca Juga: Competency Based Interview Cara untuk Merekrut Karyawan Terbaik

 

3. Pembiayaan Ekuitas 

Pembiayaan merupakan jenis dimana perusahaan dapat menjalankan usahanya namun belum mendapatkan keuntungan. Kondisi ini menyebabkan saham akan dijual kepada investor lalu hasil dari penjualan tersebut digunakan untuk membiayai pengembangan perusahaan

 

4. Ekuitas Pemegang Saham

Ekuitas pemegang saham merupakan niai-nilai aset yang diberikan kepada pemegang saham setelah dikurangi oleh hutang-hutang atau kewajibannya.

 

Unsur Ekuitas

Berikut ini adalah penjelasan mengenai unsur-unsur yang ada dalam perusahaan: 

 

1. Modal yang disetor

Modal yang disetor merupakan uang atau aset yang diberikan oleh investor atau pemilik usaha supaya bisnis dapat berkembang. Modal disetor dibedakan menjadi dua. Yang pertama modal saham. Modal saham adalah nominal uang atau jumlah lembar saham yang beredar. Kedua adalah agio dan disagio. Agio dan disagio saham merupakan selisih antara jumlah setoran dan jumlah saham yang dimiliki.

 

2. Keuntungan yang tidak dibagi

Keuntungan yang tidak dibagi adalah keuntungan yang diperoleh pada tahun-tahun sebelumnya dan tidak diambil. Jika laba bersaldo debit maka hal tersebut menandakan bahwa perusahaan mengalami defisit.

 

3. Modal penilaian kembali

Modal penilaian kembali merupakan modal pada periode sebelumnya dikurangi dengan modal pada periode ini. Perusahaan bisa memasukan sisa modal dari periode sebelumnya ke dalam periode selanjutnya.

 

4. Modal sumbangan

Modal sumbangan adalah aset yang diperoleh perusahaan dari sumbangan pihak lain.

 

5. Modal Lainnya

Modal lainnya merupakan modal yang didapatkan selain dari empat sumber tadi. Modal lain bisa berasal dari modal ekspansi, persiapan obligasi, cadangan dari penurunan harga dan sebagainya.

 

Contoh Ekuitas

Ada banyak contoh ekuitas pada perusahaan. Berikut ini contoh-contoh yang ada pada perusahaan.

 

Modal Perseroan Terbatas

Perseroan terbatas merupakan badan usaha yang berbentuk hukum dimana modalnya terbagi menjadi saham-saham. Setiap pemilik saham memiliki tanggung jawab kepada perusahaan sesuai dengan banyaknya nilai saham yang dimiliki.

 

Saham

Saham terdiri dari saham biasa, akun tambahan modal yang disetor dan saham preferen atau gabungan dari obligasi serta saham biasa.

 

Baca Juga: Tips Bikin Proposal Usaha yang Powerfull & Menarik Investor

 

Modal sumbangan

Modal sumbangan merupakan modal yang diberikan dalam bentuk uang atau aset tertentu kepada perusahaan. Modal sumbangan ini sepenuhnya berasal dari luar perusahaan sehingga perusahaan tidak mengeluarkan uang atau aset sama sekali pada modal ini.

 

Premium atau aigo dan discount atau disagio

Agio dan disagio berasal dari penjualan saham biasa atau saham preferen. Aigo merupakan keuntungan yang didapatkan oleh penerbit karena mendapat dana yang lebih besar. Disago merupakan sebuah kerugian penerbit saham karena menerima dana yang lebih kecil

 

Retained Earnings dan Accumulated Losses

Retained earnings merupakan sisa laba pada tahun-tahun sebelumnya. Beberapa orang menyebut retained earning dengan laba yang ditahan. Accumulated losses merupakan kebalikan dari retained earnings. Sehingga accumulated losses merupakan kerugian pada tahun-tahun sebelumnya.

Demikianlah penjelasan mengenai ekuitas dalam perusahaan. Semoga dapat membantu Anda dalam menambah wawasan seputar bisnis dan menginspirasi!

 

Aplikasi Payroll