Melatih Soft Skill

Bagaimana Cara Melatih Soft Skill?

Sebagai pekerja, anda mungkin terjebak dalam rutinitas yang melelahkan dan menjemukan. Datang ke kantor pagi pagi, pulang dengan kelelahan di malam hari. Begitu terus tiap hari, sampai anda merasa pekerjaan lebih berat daripada gaji yang didapat.

Anda ingin menaiki tangga karier di kantor? Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan soft skill. Seperti yang dijelaskan pada artikel ini yaitu kemampuan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan baik, di hadapan banyak orang. Mampu memimpin tim dan juga beradaptasi pada berbagai keadaan. Bisa dengan legowo menerima kritik dan masukan dari rekan kerja. Bagaimana cara melatihnya?

 

1. Kegiatan Outbound

Yang pertama, anda bisa mengikuti outbound. Tak hanya keindahan alam, outbound juga menawarkan pelatihan untuk meningkatkan kerjasama antar anggota tim, dan juga melatih kemampuan untuk memimpin dan juga berpikir secara cepat dan kritis. Anda juga dilatih untuk langsung tanggap dan inisiatif dalam menghadapi berbagai masalah. Skill ini akan sangat penting bagi perkembangan karier anda di kantor.

 

Baca Juga: 7 Games Team Building Yang Patut Anda Coba Untuk Kegiatan Outbound

 

2. Aktif di Organisasi 

Selain outbound, anda juga bisa melatih kemampuan bergaul dan menghargai perbedaan dengan mengikuti organisasi. Sudah bekerja masih bisa ikut organisasi? Anda bisa mencari komunitas yang sesuai minat anda. Biasanya mereka berkegiatan di akhir minggu, jadi anda bisa mengikutinya saat libur.

Dengan berorganisasi, anda bisa kenal dengan berbagai karakter orang, menghargai perbedaan, dan belajar untuk menyesuaikan diri. Anda juga belajar untuk mengungkapkan pendapat dan juga mendengarkan lawan bicara dengan seksama. Soft skill ini cukup penting, karena sebagai pekerja, anda bisa dituntut untuk lihai berkomunikasi dan juga beradaptasi di segala waktu dan tempat.

 

3. Profesionalisme dalam Bekerja

Meningkatkan profesionalisme juga bisa jadi latihan untuk meningkatkan soft skill. Jika anda mengerjakan suatu tugas, kerjakan dengan sebaik mungkin. Kerahkan segala kemampuan anda.

Di lain hari, saat harus makan siang dengan klien lawan jenis, anda hanya boleh membicarakan urusan kantor dan pekerjaan. Jangan terlalu mencecar dan menanyakan hal hal yang terlalu pribadi, bahkan berani mengajaknya kencan! Ingat bahwa anda membawa nama baik perusahaan. Jangan sampai image jadi tercoreng karena keusilan anda.

Profesionalisme juga didukung oleh kedisiplinan. Apakah anda sering telat masuk kerja atau bahkan melarikan diri dari tugas atau rapat penting di kantor? Jika hal ini terjadi terus menerus, atasan akan memecat anda dengan senang hati.

 

4. Disiplin

Menurut artikel yang diambil dari Forbes, kedisiplinan yang tinggi pada seseorang dapat meningkatkan kebahagiaan daripada sebaliknya. Kebiasaan disiplin bisa dibangun dari hal kecil. Misalnya anda bisa tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. Sehingga anda sampai di kantor tepat waktu, bahkan datang setengah jam sebelum kantor buka. Sambil menunggu, anda bisa membaca beberapa buku motivasi dan self help. Saat sudah biasa disiplin, pekerjaan kantor berasa ringan.

Anda juga bisa meminta sahabat atau kerabat untuk memberi masukan. Apa saja kekurangan anda, dan kira kira bagaimana cara mengatasinya. Tak usah sakit hati jika mereka berkata blak blakkan. Kejujuran memang pahit, namun kita butuh penilaian dari orang terdekat. Mereka menunjukkan kekurangan karena sayang dan ingin kita bertambah maju.

 

Setelah mengetahui berbagai kekurangan diri, segera catat dan evaluasi. Pikirkan dan cari cara menanggulanginya. Semua ini dilakukan tak hanya demi loncatan karier, tapi juga untuk kemajuan diri anda sendiri.

Berbagai cara bisa dilakukan untuk melatih soft skill. Cobalah untuk meningkatkan soft skill pelan pelan, dari cara yang paling mudah. Anda akan bisa naik ke jajaran manajerial, karier meroket, dan juga meningkatkan potensi diri.