demotivasi

Waspada Demotivasi! Simak 8 Cara Mengatasi Demotivasi

Motivasi adalah hal pertama yang membawa keberhasilan dalam karir seorang karyawan. Namun, pernahkan Anda mendengar demotivasi? Perasaan ini bisa saja menyerang siapa pun tak pandang bulu, mau karyawan lama maupun karyawan baru. Jika dibiarkan, demotivasi bisa membahayakan perkembangan karir Anda. Namun, bukan berarti hal ini tak bisa diatasi dengan baik, loh! Yuk, simak pembahasan berikut! 

 

Pengertian Demotivasi

Demotivasi adalah rasa kehilangan semangat atau kehilangan motivasi untuk melakukan sesuatu. Biasanya, kehilangan motivasi dipicu burn out atau merasa tidak bisa menyelesaikan sesuatu dengan benar. Rasanya ingin sekali menuntaskan pekerjaan, tetapi tidak memiliki motivasi sama sekali untuk menuntaskan. Lama-lama, hal ini akan merugikan pihak karyawan karena akan menghambat perkembangan karir. 

Penyebab demotivasi cukup beragam, mulai dari target atau sasaran kinerja kurang tepat, jenuh, pimpinan kurang berkualitas, konflik, beban kerja berlebih, hingga kurangnya pengakuan dari manajemen. Dengan begitu, sudah selayaknya bagi perusahaan untuk memahami bagaimana cara mengelola karyawan yang baik dan benar agar selalu termotivasi dalam menjalani tugas rutin. 

 

Cara Mengatasi Demotivasi

Tak ada seorang karyawan pun yang bisa luput dari demotivasi. Semua karyawan pasti pernah mengalaminya. Hal yang membedakan adalah bagaimana cara karyawan untuk mengatasi hal ini tidak meluas. Simak beberapa cara mengatasi demotivasi berikut! 

 

Cari Tahu Penyebab Utama

Tak mungkin sesuatu hal terjadi tanpa ada penyebab utama. Penting bagi karyawan untuk memahami dengan benar apa yang menyebabkan dirinya kurang termotivasi. Apakah beban kerja terlalu banyak, terjadi konflik dengan atasan, ketidakpercayaan diri, atau kesepian karena terus bekerja? Setelah memahami apa penyebab utamanya, ada baiknya karyawan segera mencatatnya agar tidak lupa. 

 

Tentukan Tujuan Kerja

Tujuan membuat karyawan bekerja lebih semangat dan termotivasi. Terkadang tujuan kerja individu tak selalu harus berhubungan dengan tujuan besar perusahaan. Karyawan bisa menetapkan tujuan untuk karir pribadi, kenaikan gaji, serta memperoleh keterampilan tertentu. Secara tidak langsung, karyawan akan bekerja lebih giat dan dapat meraih tujuan pribadinya ketika tujuan perusahaan telah tercapai. 

 

Baca Juga: 8 Tips Memilih Jenjang Karir Menuju Karir Idaman

 

Istirahat Cukup

Terus bekerja dan memikirkan pekerjaan dapat membuat karyawan burn out atau kelelahan. Rasa lelah yang begitu besar pada akhirnya membuat karyawan tidak sanggup menyelesaikan pekerjaan. Jadi, pastikan Anda beristirahat cukup dan tidak melulu memikirkan pekerjaan. 

 

Lakukan Hobi Sampingan

Hobi dapat menghibur Anda ketika jenuh melanda. Lakukanlah hobi yang mempunyai dampak positif seperti memainkan alat musik, melukis, membaca, berolahraga, dan lain-lain. Anda dapat melakukan hobi di hari libur atau saat pulang kerja. Kemudian, saat Anda kembali bekerja, pikiran sudah lebih segar dan Anda siap untuk menghadapi berbagai tantangan kerja. 

 

Berinteraksi dengan Rekan Terdekat

Kerja melulu tanpa mengobrol dengan rekan kerja sebenarnya sangat membosankan. Rasa penat bisa menumpuk dan lama-lama akan mengganggu.  Jadi, di tengah kesibukan bekerja, sempatkanlah untuk berinteraksi dengan rekan terdekat. Mulailah dari rekan satu divisi yang dekat dengan meja Anda terlebih dahulu. Lalu, sempatkan juga untuk berinteraksi dengan karyawan lain dari luar divisi Anda. 

 

Jauhi Gosip

Hal-hal negatif seperti gosip bisa saja muncul dalam perusahaan. Gosip yang berkembang tak terkendali bisa menjadi pembunuhan karakter, loh! Saat hal itu muncul, sebaiknya segera menjauh agar tidak mempengaruhi diri Anda. Negativitas dapat mengganggu mood bekerja yang pada akhirnya akan memicu Anda kehilangan motivasi. Intinya, jangan pernah bergosip atau menceritakan kejelekan orang lain! 

 

Kendalikan Pikiran

Tidak selalu Anda akan bekerja dengan mulus. Saat pekerjaan mengalami hambatan dan tiba-tiba Anda kehilangan motivasi, kendalikan pikiran Anda untuk tetap positif. Cobalah belajar melihat beberapa hal dari banyak sisi agar lebih mudah mencari jalan keluar. Mengendalikan pikiran juga menjadi salah satu cara agar tidak stress di lingkungan kantor

 

Utarakan Kesulitan yang Dihadapi

Ketika menghadapi kesulitan dalam bekerja, segera utarakan apa yang Anda rasakan kepada atasan atau rekan kerja Anda! Memendam kesulitan hanyalah membuat Anda terjebak dalam kesulitan yang lebih dalam. Akan tetapi, ketika Anda mengatakan kesulitan yang Anda hadapi, Anda bersama rekan dan atasan dapat mencari jalan keluar bersama atas kesulitan tersebut demi pencapaian perusahaan. 

Demotivasi memang berbahaya jika dibiarkan. Bagi pihak perusahaan, karyawan yang kehilangan motivasi bisa berdampak pada angka pengunduran diri atau resign dan merusak citra perusahaan.  Diperlukan kerjasama yang baik agar tercipta lingkungan kerja yang sehat dan membangun satu sama lain. Dengan langkah yang tepat, demotivasi bisa beres diatasi. Anda pun dapat melanjutkan pekerjaan Anda lebih fresh dan siap menghadapi tantangan lainnya.