UMP

Daftar UMP tahun 2019 di Indonesia. Jakarta Paling Tinggi?

Apakah Anda tahu berapa UMP di setiap provinsi di Indonesia? Apakah jumlah  UMP di DKI Jakarta  yang lebih tinggi daripada provinsi lain?

Uniknya, provinsi DKI Jakarta memiliki semboyan Jaya Raya. Provinsi DKI Jakarta berdiri pada tanggal 10 Februari 1965 berdasarkan Undang-Undang No.1 Tahun 1961 dengan beribukota di kota Jakarta. DKI Jakarta memiliki 1 kabupaten, 5 kotamadya, 44 kecamatan, 267 kelurahan, dan 267 desa. Mayoritas orang dari provinsi lain sering pindah ke Jakarta untuk bertempat tinggal dan mencari pekerjaan yang layak.

Berkaitan dengan perkembangan sektor perekonomian, Provinsi DKI Jakarta termasuk salah satu dari 34 provinsi di Indonesia sudah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2019. Hasil survei dari Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial Dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja menunjukkan bahwa UMP tahun 2019 di Jakarta telah mengalami kenaikan dari tahun 2018 yaitu sebesar 8,03%.

Nah, LinovHR akan sharing mengenai definisi UMP, penetapan UMP, dan perbandingan UMP di provinsi DKI Jakarta dengan provinsi lain.

 

Definisi UMP

Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013 tentang Upah Minimum, Upah Minimum Provinsi (UMP) adalah upah minimum yang berlaku untuk seluruh wilayah kota/kabupaten di satu provinsi. UMP juga adalah standar minimum yang digunakan pelaku industri untuk memberi upah kepada pegawai atau karyawan di dalam usaha kerja.

 

Penetapan UMP

Penetapan UMP mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Gubernur wajib menetapkan dan mengumumkan UMP secara serentak setiap tanggal 1 November. Penetapan UMP ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi eksploitasi terhadap buruh atau pekerja dan juga melindungi buruh atau pekerja dan seluruh masyarakat agar memperoleh kehidupan yang layak dan baik.

Penetapan UMP tahun 2019 ditetapkan menggunakan rumus Perhitungan Upah Minimum : UMn = UMt + {UMt x (Inflasi + % Δ PDBt)} 

 

Perbandingan UMP

Perbedaan jumlah nominal UMP 2019 pada 34 provinsi di Indonesia dikarenakan adanya penyesuaian dengan angka kehidupan layak, biaya hidup masyarakat dan harga kebutuhan pokok di masing-masing provinsi. Jumlah UMP tahun 2018 dan 2019 di DKI Jakarta yang lebih tinggi dibandingkan dengan keempat provinsi tersebut. Namun, berdasarkan pencapaian Kebutuhan Hidup Layak (KHL), jumlah kenaikan UMP di DKI Jakarta yang tidak lebih tinggi.

NoProvinsiUMP 2018 (RP)UMP 2019 (RP) Kenaikan (%)
1DKI Jakarta3.648.0353.940.9728,03%
2Maluku Utara2.147.0222.319.4278,03%
3Nusa Tenggara Barat1.825.0001.971.5478,03%
4Maluku2.222.2202.400.6648,03%
5Gorontalo2.206.8132.384.0208,03%

 

Kenaikan UMP yang terjadi di setiap provinsi rata – rata sebesar 8,03 %, hal ini karena sesuai dengan keputusan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan yang telah menetapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2019 harus naik sebesar 8,03% .