metode pembelajaran

11 Metode Pembelajaran yang Efektif dan Menarik

Metode pembelajaran adalah salah satu hal yang perlu Anda ketahui ketika Anda hendak melakukan pelatihan atau memberikan materi kepada peserta. Tujuannya adalah agar Anda bisa memberikan materi.

Dengan adanya metode ini, Anda bisa dengan mudah memaksimalkan penyampaian materi dan penggunaan media pembelajaran yang disediakan.

Simak ulasan LinovHR di bawah ini untuk mengetahui lebih jauh tentang pengertian sampai memahami macam-macam media pembelajaran yang bisa Anda implementasikan saat menyampaikan materi ajar.

 

 

Pengertian Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran adalah cara khusus yang digunakan oleh pengajar untuk menyampaikan materi kepada peserta ajar. Metode ini umumnya berkaitan dengan teknik yang bertujuan untuk menciptakan proses kegiatan belajar mengajar yang baik.

Memilih metode yang tepat sangat berguna untuk membuat penyampaian materi lebih efektif, dan peserta pun bisa menerima materi dengan baik.

Selain itu, dengan metode yang tepat, pengajar tidak hanya bisa menyampaikan materi dengan maksimal, tetapi juga mengontrol suasana kelas dan memfokuskan perhatian peserta ajar pada materi yang disampaikan.

Metode belajar yang akan berkaitan dengan jenis media yang digunakan. karena setiap metode memiliki medianya masing-masing. Media pembelajaran yang tepat dapat mendukung metode pembelajaran yang digunakan.

 

Tujuan Metode Pembelajaran

tujuan metode pembelajaran
Tujuan Metode Belajar

 

Berikut adalah tujuan dari pemilihan metode belajar yang tepat saat Anda hendak menyampaikan materi pembelajaran bagi peserta ajar Anda.

  • Menjaga dan mempertahankan tujuan dalam proses pembelajaran serta fokus setiap peserta
  • Meningkatkan dan menjaga efektifitas dan efisiensi proses kegiatan belajar mengajar
  • Mendukung penggunaan media ajar dalam memaksimalkan proses pembelajaran
  • Memudahkan peserta ajar untuk menerima materi yang disampaikan
  • Memudahkan strategi ajar bagi pengajar

 

Jadi, dapat kita simpulkan bahwa metode pembelajaran bertujuan untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar lebih tepat sasaran. Tentu saja untuk mencapai hal ini juga harus didukung dengan media yang tepat.

 

Fungsi Metode Pembelajaran

Setiap metode pembelajaran memiliki fungsinya masing-masing. Akan tetapi, semua metode memiliki fungsi dasar yang sama, berikut adalah penjelasannya.

 

1. Sebagai Sumber Motivasi 

Metode pembelajaran yang tepat dapat dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan motivasi dan semangat peserta ajar untuk mengikuti pembelajaran sampai selesai.

Dengan motivasi yang tinggi, peserta ajar tidak hanya sekedar datang untuk mengikuti pembelajaran, tetapi mereka juga bisa memahami esensi dari proses pembelajaran tersebut.

 

2. Sebagai Strategi Pembelajaran

Proses penyampaian materi kepada peserta ajar bukanlah hal yang mudah, terlebih setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk belajar.

Metode pembelajaran hadir untuk memudahkan pengajar dalam memahami gaya belajar yang cocok dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan peserta ajar.

 

3. Sebagai Sarana untuk Mencapai Tujuan

Setiap proses harus memiliki tujuan yang harus dicapai. Metode belajar dapat membantu pengajar untuk mencapai tujuannya, yaitu memberikan materi secara efektif dan membantu peserta ajar untuk menyerap materi pembelajaran yang disampaikan.

 

Baca Juga: Daftar Lembaga Pelatihan Kerja yang Bisa Diikuti Karyawan

 

Jenis Metode Pembelajaran yang Cocok untuk Karyawan

Pada saat proses mengajar, pengajar bisa menggunakan macam-macam metode pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan materi atau cara belajar pesertanya.

Berikut adalah beberapa macam metode ajar yang bisa Anda implementasikan saat mengajar.

 

1. Metode dengan Cara Ceramah

Metode pembelajaran dengan cara ceramah cocok untuk peserta aja dengan jumlah yang banyak. Metode ini juga menjadi metode yang umum digunakan oleh pengajar. Dengan metode ini, pengajar  bisa membuat suasana pembelajaran lebih tenang dan kondusif.

 

2. Metode dengan Cara Diskusi

Cara diskusi adalah cara penyampaian materi melalui pemecahan masalah. Metode ini memancing kolaborasi antar peserta ajar untuk saling bekerja sama dalam mencari solusi dari permasalahan yang diberikan. 

 

3. Metode dengan Cara Tanya Jawab

Metode tanya jawab adalah metode penyampaian materi yang dilakukan dengan cara menciptakan interaksi antara pengajar dengan peserta ajar.

Dengan metode ini, pengajar bisa mengetahui sejauh mana pemahaman peserta ajar dalam menyerap materi yang disampaikan. 

 

4. Metode dengan Cara  Ceramah Plus

Metode ini adalah penyampaian materi dengan metode ceramah yang dikombinasikan dengan metode lain, seperti tanya jawab, diskusi, atau dalam bentuk latihan.

 

5. Metode dengan Cara Demonstrasi

Metode dengan cara demonstrasi lebih menekankan pada penjelasan materi yang disampaikan melalui penggunaan benda tertentu untuk memberikan gambaran nyata terkait materi yang dibahas.

 

6. Metode dengan Cara Latihan atau Drill

Umumnya, metode ini dikenal sebagai metode latihan, dimana pengajar akan menyampaikan materi atau bahan ajarnya melalui latihan-latihan.

Dengan metode ini, pengajar akan mendidik peserta untuk memaksimalkan keterampilan fisik dan mental mereka.

 

7. Metode dengan Cara Perancangan

Metode belajar dengan cara perancangan adalah metode penyampaian materi yang disampaikan melalui pemberian tugas yang berbeda pada setiap peserta ajar, yang akhirnya tugas-tugas tersebut akan dijadikan sebagai objek kajian peserta ajar.

 

8. Metode dengan Cara Percobaan

Pada metode ini, peserta akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik percobaan sehingga mereka akan mendapatkan pemahaman secara empiris.

 

9. Metode dengan Cara Jigsaw

Metode pembelajaran jigsaw adalah metode yang mengharuskan salah satu anggota kelompok untuk memahami salah satu materi dan mengajarkannya pada anggota yang lain.

 

10. Metode dengan Cara Beregu

Metode ini menggunakan dua pengajar dengan tugas dan metode yang berbeda untuk masing-masing regu, yaitu lisan dan tulisan. Sehingga, murid akan menerima dua jenis metode pembelajaran dalam satu sesi yang sama.

 

11. Metode dengan Cara CTL

Metode cara CTL atau contextual teaching and learning adalah metode pembelajaran dengan tahapan yang menyesuaikan dengan keadaan dengan tujuan agar peserta ajar bisa kembali bersemangat untuk belajar kembali melalui sesi tanya jawab terkait pertanyaan materi yang dikaitkan dengan topik kehidupan sehari-hari.

 

Contoh Metode Pembelajaran 

contoh metode pembelajaran
Contoh Metode Belajar

 

Contoh metode pembelajaran yang bisa Anda ketahui dan bisa chaining dan shaping. Berikut adalah penjelasan contohnya.

Chaining atau metode berantai adalah proses pembelajaran bertahap. Chaining bisa diaplikasikan ketika Anda harus memberikan materi tentang penguasaan rumus Excel.

Maka, Anda bisa memulainya untuk mendorong karyawan menguasai rumus yang paling mudah, sampai yang paling kompleks.

Anda harus bisa memetakan setiap kesulitan dari rumus yang diajarkan. Sehingga, saat seorang karyawan bisa menguasai rumus dari setiap tingkat, Anda bisa memberikan hadiah, atau penghargaan pada setiap transisi peningkatan yang dilakukan oleh karyawan.

Lalu, contoh metode belajar selanjutnya adalah shaping atau pembentukan. Metode shaping bisa dicontohkan dengan saat seorang karyawan harus mempelajari bidang yang pada awalnya tidak saling bersinggungan.

Akan tetapi pada akhirnya mereka mendapatkan keterampilan yang relevan dan melebihi dari apa yang mereka pelajari.

 

Metode Pembelajaran Karyawan Lebih Tepat Guna dengan LinovHR

Modul LMS - LinovHR
Modul LMS – LinovHR

 

Metode pembelajaran memegang peran penting dalam menyukseskan kegiatan pembelajaran karyawan. Karenanya, perusahaan harus memilih metode yang efektif.

Selain memilih metode pembelajaran yang sesuai, perusahaan juga harus memilih alat bantu pembelajaran yang sesuai, salah satunya adalah Learning Management System (LMS) yang memungkinkan pelatihan dilakukan secara online.

Dalam hal ini, Software Learning Management System dari LinovHR akan menjadi solusi yang cerdas. Dengan software ini, perusahaan dapat dengan mudah membuat dan mengelola program pelatihan serta pembelajaran bagi karyawan.

Ini karena Learning Management System LinovHR telah dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan, seperti fitur Learning Plan yang memungkinkan manajemen merancang keseluruhan program pelatihan secara komprehensif.

 

Mulai dari menentukan siapa yang bisa mengikuti pelatihan, menentukan kuota dari masing-masing pelatihan, dan menentukan periode pelatihan. 

Admin juga dapat mengunggah materi dalam berbagai bentuk media, seperti video dan modul yang bisa disesuaikan untuk meningkatkan pengalaman belajar karyawan. 

Melalui fitur Topic, seluruh materi nantinya dapat dikelompokkan berdasarkan kategori sehingga semuanya tersusun dengan rapi dan karyawan akan lebih mudah menemukan serta mengikuti materi pelatihan dengan baik.

Tidak hanya itu, dengan LMS LinovHR, perusahaan juga dapat mengukur hasil pelatihan melalui pre-test dan post-test yang nantinya dapat dinilai secara otomatis oleh sistem.

Salah satu keunggulan dari Software LMS LinovHR adalah kemudahan akses yang ditawarkannya, di mana karyawan dapat mempelajari materi pelatihan melalui aplikasi ESS (Employee Self-Service) di smartphone

Dengan ini, proses pembelajaran dapat dengan mudah dilakukan kapan pun dan di mana pun.

 

Banner Keunggulan LMS LinovHR
Keunggulan LMS LinovHR

 

Selain itu, dalam perangkat lunak berbasis cloud ini, terdapat berbagai fitur lain yang tersedia, termasuk:

  • Feedback Learning: Karyawan dapat memberikan umpan balik dengan menjawab pertanyaan tentang pelatihan yang mereka ikuti.
  • E-Certificate: Karyawan yang berhasil menyelesaikan materi dan memenuhi standar kelulusan memiliki hak untuk menerima sertifikat elektronik.
  • Overview: Manajemen dapat memantau dan menganalisis perkembangan karyawan dalam mengikuti pelatihan melalui fitur ini. Fitur Reminder juga tersedia untuk mengingatkan karyawan yang belum menyelesaikan pelatihan.

 

Menariknya, dari sisi karyawan pun Software LMS LinovHR menawarkan berbagai fitur yang mempermudah proses pembelajaran mereka.

Mulai dari fitur Session Learning yang memungkinkan karyawan untuk belajar secara online melalui proses yang sistematis sehingga pemahaman terhadap materi bisa lebih komprehensif.

Ada pula fitur My Progress, di mana karyawan dapat melacak progres pembelajaran yang belum rampung hanya melalui smartphone.

Karyawan juga bisa secara proaktif mengajukan permintaan pelatihan untuk mengembangkan skill dan kompetensinya. 

Yang menarik, semua fitur dalam Software LMS LinovHR terintegrasi dengan baik, sehingga seluruh program pelatihan dapat berjalan dengan efisien.

Dengan Learning Management System LinovHR, pelatihan karyawan dapat menjadi lebih efektif, terstruktur, dan dapat diukur secara lebih baik.

Tunggu apalagi, segera ajukan demo sekarang dan dapatkan promo menariknya!