pengaruh pola kerja

Intip Pengaruh Pola Kerja Terhadap Motivasi dan Bagaimana Tren Masa Depan

Tak dipungkiri bahwa perkembangan zaman dan teknologi punya peran besar dalam perubahan pola kerja di perusahaan. Tentu ini adalah salah satu yang harus diikuti oleh perusahaan agar bisa berkembang dan terus eksis. 

Di masa depan, perubahan pola kerja yang cepat diprediksi akan akan melahirkan alat komunikasi baru yang jauh lebih efisien daripada email.

Ditambah kecanggihan internet juga membuat para pekerja dapat menyelesaikan pekerjaannya dari rumah atau dimanapun.

Lalu adakah pengaruh perubahan pola kerja terhadap motivasi kerja?

Untuk lebih jelasnya, simak ulasan yang sudah disajikan LinovHR berikut ini.

 

Pengaruh Pola Kerja Terhadap Motivasi Kerja

Pola kerja atau job design pada dasarnya dibuat untuk menyesuaikan tuntutan atau kebutuhan dari organisasi yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan iklim kerja. Serta dukungan sarana dan prasarana maupun pembiayaan organisasi.

Sejumlah pakar manajemen mengartikan beberapa job design sebagai berikut:

  • Menurut Fred Luthans, pola kerja adalah metoda yang dipakai oleh manajemen dalam mengembangkan kandungan kerja, termasuk penugasan yang relevan serta dari mana tugas diformulasikan dan direvisi.
  • Menurut Kinicki, job design yaitu perubahan kandungan atau proses dari pelaksanaan kerja yang khusus untuk meningkatkan kepuasan serta kinerja.
  • Menurut Lauri J. Mullins, job design diartikan sebagai hubungan antara pekerja dan sifat, kandungan pekerjaan dan sifat, kandungan pekerjaan dan fungsi tugasnya.

 

Dari beberapa pengertian ahli, dapat kita simpulkan bahwa pola kerja adalah kerangka kerja yang dituangkan dalam kebijakan pimpinan untuk tujuan meningkatkan kinerja.

Job design ini merupakan penilaian terhadap metode yang dipakai oleh pemimpin atau manajer dalam mengembangkan komponen kerja, termasuk pemberian tugas yang relevan. 

Dengan pola kerja, pimpinan dapat memformulasikan dan memprediksi kemampuan kerja para pekerja. Dengan ini diharapkan para pegawai dapat dijadwalkan untuk mendapatkan kesempatan belajar dan melatih kemampuan diri dalam meningkatkan keilmuan kerjanya serta keterampilannya.

Lalu, apakah pola kerja suatu perusahaan mempengaruhi motivasi kerja para karyawan?

Pola kerja ini tentu akan mempengaruhi peningkatan kinerja dari para pekerja kantor. Apalagi dengan dukungan teknologi, efektivitas kinerja dapat meningkat. Dengan kata lain peningkatan kinerja dapat difasilitasi oleh penguasaan pola kerja.

Dengan demikian, jika perusahaan dapat mengikuti perkembangan zaman, maka tentu perusahaan dapat mendukung pekerjaan para pegawainya yang polanya terus berubah dari masa ke masa.

Jadi, fasilitas yang diberikan oleh perusahaan memadai untuk mendukung perubahan sistem bekerja yang baru, maka karyawan akan semakin termotivasi dalam meningkatkan kinerjanya.

 

Tren Pola Kerja di Masa Depan

Kehadiran dan perkembangan teknologi turut serta mengembangkan pola kerja perusahaan. Bahkan, banyak pakar yang mengatakan beberapa tahun lagi, bekerja dari kantor akan semakin ditinggalkan. Perusahaan akan memberikan kebebasan karyawannya untuk bekerja dari manapun.

Sebabnya adalah sistem bekerja saat ini yang semakin terdigitalisasi dan fleksibel dengan beragam penunjang dari teknologi terbaru.

Setidaknya ada 5 tren yang akan terjadi di masa depan dalam sistem bekerja, diantaranya adalah:

 

  1. Bekerja Secara Hybrid

Pola bekerja hybrid working yang fleksibel akan terus berkembang. Bahkan walaupun pandemi sudah menjadi endemi nantinya, pola kerja ini akan tetap diterapkan oleh beberapa perusahaan. 

 

  1. Virtual Meeting Makin Lebih Berkembang dan Efisien

Masifnya pola bekerja hybrid akan menuntut perusahaan untuk membuat sistem virtual meeting, seperti melalui Zoom dan Google Meet jadi lebih efisien.

Bahkan menurut CEO Prezi Jim Szafranski, dengan virtual meeting ini akan banyak karyawan yang mengasah keterampilannya pada promosi, peluang kepemimpinan, dalam bidang virtual meeting.

 

  1. Perubahan Orientasi Dalam Bekerja

Tren ketiga adalah nantinya orientasi dalam bekerja akan banyak menempatkan waktu kerja jadi lebih penting dibandingkan tempat. Sifat kantor akan terus berkembang dalam mengakomodasi cara baru untuk bekerja, seperti aktivitas sosial dan kolaborasi.

Sementara, jam kerjanya akan menyesuaikan pola bekerja baru dengan memberikan otonomi kepada staff untuk menyusun jadwal kerja mereka sendiri. Hal ini memungkinkana rekan kerja dapat bekerja sama dalam satu dokumen di saat yang bersamaan.

 

Baca Juga: Cara Menerapkan Kolaborasi dalam Tim

 

  1. Banyak Karyawan Akan Mengundurkan Diri

Tren ini akan jadi perhatian besar karena perusahaan perlu mengutamakan pegawainya dengan menata ulang model kerja yang akan berfokus pada keragaman dan praktik kerja yang adil.

 

  1. Teknologi Metaverse Memberi Perubahan Pada Ruang Kerja

Penggunaan metaverse akan jadi masa depan teknologi yang juga akan turut menunjang pekerjaan. Hal ini dapat berupa seperti ruang konferensi dan kantor dengan rancangan khusus, sebagai pemicu kreativitas, dan lain sebagainya. Nantinya ruang kerja akan berpindah dari lingkungan 2D menjadi 3D.

Diperkirakan akan semakin banyak perusahaan yang memberi penawaran fleksibilitas bagi pegawai yang ingin bekerja secara jarak jauh dalam beberapa tahun ke depan.

 

Buat Pola Kerja Makin Efektif dengan Software HR

Saat ini tren pola kerja yang banyak diterapkan perusahaan adalah bekerja secara remote atau jarak jauh. Inilah yang memunculkan penyedia jasa layanan untuk memudahkan dalam melakukan absensi secara online dan juga kegiatan administratif lainnya menggunakan software HR.

Selain meringankan kerja divisi human resource, software HR ini juga memberikan kesempatan karyawan untuk terlibat dalam pengelolaan administrasinya secara mandiri. Seperti melakukan absensi, pergantian jadwal, dan pengajuan cuti atau lembur.

 

software hris

Salah satu Software HR yang direkomendasikan adalah LinovHR. Software ini menawarkan modul dan fitur lengkap untuk membantu manajemen perusahaan. Penyesuaian pola kerja bisa lebih fleksibel dengan LinovHR. 

Anda dapat memantau kehadiran karyawan dan juga jadwal kerja karyawan Anda. Terlebih sistem absensinya sudah terintegrasi dengan sistem payroll yang memudahkan dalam menghitung gaji karyawan beserta komponen lainnya.

Selain itu, LinovHR juga menghadirkan aplikasi Employee Self Service atau ESS. Aplikasi ini membantu karyawan untuk lebih terlibat dengan pengelolaan administrasinya secara mandiri.

Seperti mengecek atau mengubah data pribadi, pengajuan cuti, lembur, reimburse, dan menukar jadwal kerja dengan karyawan lain dengan lebih cepat.

Semua kemudahan ditawarkan dalam satu aplikasi sehingga manajemen di perusahaan Anda akan bekerja lebih efisien. Jadi, tunggu apalagi?

Segera jadwalkan demonya secara gratis!