sumber daya manusia menurut para ahli

7 Pengertian Sumber Daya Manusia Menurut Para Ahli

Dalam prakteknya, Sumber Daya Manusia (karyawan) masih belum bisa memenuhi kriteria yang diinginkan perusahaan, untuk itulah diperlukan pengembangan SDM guna memenuhi kriteria tersebut.

Mengelola SDM merupakan faktor yang paling utama guna menunjang kesuksesan sebuah perusahaan di masa depan. Setiap perusahaan memiliki caranya sendiri dalam pengembangan SDM. Namun, sebelum membahas lebih jauh mengenai pengembangan SDM, alangkah baiknya Anda memahami pengertian Sumber Daya Manusia terlebih dahulu.

 

Teori Sumber Daya Manusia (SDM) Menurut Para Ahli

Berbagai para ahli telah menguraikan dan menjelaskan pendapat mereka mengenai Sumber Daya Manusia dan memiliki pemahaman yang lebih luas. Untuk lebih jelasnya mari kita simak Teori Sumber Daya Manusia (SDM) menurut para ahli berikut ini :

1. Sonny Sumarsono (2003, H 4)

Sumber Daya Manusia (Human Resources) menurut beliau memiliki dua arti yang  berbeda di antaranya adalah : 

SDM merupakan suatu usaha kerja atau jasa yang memang diberikan dengan tujuan dalam melakukan proses produksi. Dengan kata lain Sumber Daya Manusia adalah kualitas usaha yang dilakukan seseorang dalam jangka waktu tertentu guna menghasilkan jasa atau barang.

Masih terkait dengan hal yang pertama, pengertian SDM yang kedua adalah dimana manusia mampu bekerja menghasilkan sebuah jasa atau barang dari usaha kerjanya tersebut. Mampu bekerja berarti mampu melakukan beragam kegiatan yang memiliki nilai ekonomis atau dengan kata lain adalah kegiatan tersebut bisa menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup.

 

2. M.T.E. Hariandja (2002, H 2)

M.T.E. Hariandja berpendapat bahwa Sumber Daya Manusia adalah salah satu faktor yang paling utama pada suatu perusahaan dilihat dari faktor-faktor lainnya selain modal usaha. Oleh karenanya, SDM sangat diperlukan untuk dikelola dengan baik agar efektivitas dan efisiensi perusahaan semakin meningkat.

 

3. Hasibuan (2003, h 244)

Menurut ahli lainnya, yaitu Hasibuan (2003, h 244), beliau berpendapat Sumber Daya Manusia memiliki arti keahlian terpadu yang berasal dari daya pikir serta daya fisik yang dimiliki oleh setiap orang. Yang melakukan serta sifatnya dilakukan masih memiliki hubungan yang erat seperti keturunan dan lingkungannya, sedangkan untuk prestasi kerjanya dimotivasi oleh sebuah keinginan dalam memenuhi keinginannya.

SDM meliputi daya pikir serta daya fisik pada setiap individu. Lebih jelasnya SDM merupakan suatu kemampuan pada setiap manusia yang ditentukan oleh daya pikir serta daya fisiknya. SDM atau manusia menjadi unsur yang sangat penting dalam berbagai kegiatan yang dilakukan. 

Meskipun peralatan yang ada cukup canggih, tanpa adanya SDM berkualitas hal tersebut tidak akan berarti apa-apa. Sebab Daya Pikir merupakan modal dasar yang dibawa sejak lahir sedangkan keahlian dapat diperoleh dari usaha (belajar dan pelatihan). Kecerdasan seseorang dapat diukur dari tingkat Intellegence Quotient (IQ) dan Emotional Quality (EQ).

 

4. Mary Parker Follett

Menurut penjelasan yang disampaikan oleh Mary Parker Follett, Manajemen Sumber Daya Manusia memiliki arti suatu seni yang dilakukan dengan tujuan organisasi / perusahaan tertentu melalui pengaturan pihak lain dalam melaksanakan berbagai kegiatan/pekerjaan yang dibutuhkan atau yang melakukan berbagai pekerjaan itu sendiri.

Berdasarkan penjelasan yang diuraikan oleh Mary Parker Follett, memiliki arti yang terkait dengan para manajer untuk mencapai berbagai tujuan organisasi / perusahaan dari berbagai setingan pihak lain dalam melakukan kegiatan atau pekerjaan yang dibutuhkan, atau melakukan berbagai pekerjaan itu sendiri.

Sedangkan manajemen sendiri memiliki arti yang cukup luas, namun jika dilihat dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam mengelola sumber daya manusia bukan hanya untuk keperluan material ataupun financial saja.

Dengan kata lain, pihak manajemen masih erat hubungannya dengan berbagai fungsi perencanaan seperti penetapan (apa yang akan dilakukan), pengorganisasian (perencanaan dan penugasan kelompok kerja), penyusunan personalia (penarikan, seleksi, pengembangan, penilaian prestasi kerja, dan pemberian kompensasi), pengarahan (kepemimpinan, motivasi, integrasi, dan pengelolaan konflik) dan pengawasan.

 

5. CIPD (The Chartered Institute of Personnel and Development)

Pengertian Sumber Daya Manusia (SDM) selanjutnya adalah menurut CIPD (The Chartered Institute of Personnel and Development) dalam Mullins (2005), yaitu suatu strategi perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan yang bertujuan dalam mengelola manusia (karyawan) agar memiliki kinerja usaha yang maksimal termasuk pada kebijakan pengembangan serta proses untuk mendukung strategi.

 

6. Mathis dan Jackson (2006, H.3)

Ahli yang keempat adalah Mathis dan Jackson, mereka menjelaskan bahwa SDM merupakan suatu rancangan dari berbagai sistem formal pada sebuah organisasi dengan tujuan memastikan penggunaan keahlian manusia secara efektif serta efisien untuk mencapai tujuan organisasi / perusahaan sesuai dengan keinginan.

 

7. William R. Tracey

Dalam “The Human Resources Glosarium,” dari The Balance Careers menyebutkan, William R Tracey mendefinisikan Sumber Daya Manusia sebagai : “Orang-orang yang menjadi staf dan mengoperasikan sebuah organisasi atau perusahaan” .

Sumber daya manusia merujuk pada semua orang yang Anda pekerjakan (karyawan). Sumber Daya Management (HR) juga merupakan fungsi dalam sebuah organisasi yang berhubungan dengan karyawan dan masalah yang berkaitan dengan karyawan seperti kompensasi dan tunjangan, merekrut karyawan, karyawan onboarding, manajemen kinerja, pelatihan, dan pengembangan budaya organisasi.

 

Manfaat Sumber Daya Manusia bagi Perusahaan

Rencana mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan usaha yang dilakukan untuk membentuk pribadi berkualitas yang memiliki keterampilan, kemampuan kerja, dan loyalitas kerja terhadap suatu perusahaan ataupun organisasi. 

 

Baca Juga: 7 Jenis Pelatihan dan Pengembangan SDM Untuk Perusahaan

 

Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas akan membantu perusahaan berkembang dan mencapai tujuan perusahaan. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa diperoleh jika melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), antara lain :

  1. Meningkatkan produktivitas kinerja karyawan
  2. Meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil produksi
  3. Meningkatkan efisiensi tenaga, waktu,  bahan baku, dan mengurangi ausnya mesin-mesin produksi
  4. Menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan
  5. Mengurangi kerusakan barang, hasil produksi, dan mesin-mesin produksi
  6. Mengurangi tingkat kecelakaan kerja
  7. Meningkatkanmutu pelayanan dari karyawan kepada konsumen atau rekan perusahaan
  8. Menjadikan moral karyawan menjadi lebih baik
  9. Meningkatkankarir karyawan, karena dengan keahlian, keterampilan, dan produktivitas kerja karyawan yang lebih baik, maka lebih banyak kesempatan promosi untuk karyawan tersebut
  10. Pemimpin akan semakin cakap dan cepat dalam mengambil keputusan yang lebih baik untuk perusahaan
  11. Meningkatkan kepemimpinan dan cara berkomunikasi manager
  12. Menjadikan motivasi lebih terarah 
  13. Meningkatkan balas jasa (gaji, upah insentif, dan benefits) karyawan 
  14. Memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat atau konsumen .

 

Baca Juga: Manfaat Pelatihan dan Pengembangan SDM bagi perusahaan

 

Dengan berbagai penjelasan daripara ahli mengenai Teori Sumber Daya Manusia (SDM) dan manfaat melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi perusahaan, Anda dapat mengerti dan menyimpulkan betapa pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) bagi kemajuan perusahaan di masa depan.

Bagaimanapun dan apapun usaha yang Anda jalankan, karyawan (SDM) merupakan aset perusahaan yang harus dijaga dan dikelola dengan baik. 

Semoga Sukses!