BPJS PBI

Pengguna BPJS Kesehatan? Inilah Perbedaan BPJS PBI dan Non PBI!

Sebagai pengguna atau peserta BPJS Kesehatan, pernahkah Anda mendengar tentang BPJS PBI dan BPJS Non PBI? BPJS Kesehatan sendiri merupakan pemberian pemerintah kepada seluruh masyarakat yang tercantum sebagai anggota sebagai fasilitas jaminan sosial.

Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan BPJS Non Penerima Bantuan Iuran atau yang biasa disebut dengan BPJS Non PBI merupakan pembagian dua kategori dari keanggotaan BPJS Kesehatan.

Lalu, apa yang membedakan keduanya? Fasilitas apa saja yang ditawarkan dalam program Non PBI? Selengkapnya, simak penjelasan berikut ini!

 

Baca Juga: Cara Melanjutkan BPJS Ketenagakerjaan Ketika Karyawan Pindah Kerja

 

Apa Itu BPJS PBI?

BPJS PBI adalah para peserta BPJS yang menerima bantuan iuran bulanan dari pemerintah. Untuk mendapat penanganan medis yang baik dan juga pengobatan yang layak, maka dibuatlah BPJS Penerima bantuan iuran ini agar seluruh masyarakat memiliki hak yang sama.

Sebagaimana diamanatkan UU SJSN, BPJS Penerima Bantuan Iuran diperuntukan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu.

Orang-orang yang ditetapkan Pemerintah dan diatur melalui Peraturan Pemerintah inilah yang dapat menjadi peserta BPJS Penerima bantuan iuran.

 

Lantas, Apa itu BPJS Non PBI?

Ada BPJS BPI, ada juga BPJS Non PBI. Pemilik BPJS Non PBI membayar iurannya dengan dana pribadi tanpa bantuan pemerintah karena kemampuan ekonomi yang lebih stabil dibandingkan dengan pemilik BPJS PBI. 

 

Perbedaan BPJS PBI dan Non PBI

Ada beberapa hal yang juga membedakan BPJS Penerima Bantuan Iuran dan Non Penerima Bantuan Iuran juga memiliki beberapa hal yang membedakan selain pada pihak pembayar, seperti jika melebihi paket diagnosis penyakit berhak untuk naik kelas dengan membayar selisih, dan persyaratan dan prosedur pulang sama sebagaimana pasien BPJS PBI.

Untuk membedakannya, berikut perbedaan BPJS PBI dan BPJS Non PBI yang telah dirangkum.

Untuk lebih lengkapnya, mari simak tabel di bawah ini! 

 

BPJS PBI BPJS Non PBI
Mendapatkan haknya untuk BPJS kelas 3 Mendapatkan haknya untuk kelas 1, kelas 2 dan kelas 3.
Bisa berobat di faskes tingkat 1 puskesmas kelurahan atau desa  

Bisa memilih fasilitas kesehatan yang telah ditentukan sesuai dengan area domisili

Jika telah mengambil kelas 3 maka tidak bisa naik kelas ketika di rawat  

Jika kondisi kamar yang menjadi haknya di rumah sakit penuh maka bisa mengambil kelas 1 dan 2 bisa naik kelas perawatan 

Harus memiliki rekening bank bila mengambil kelas 3 Harus memiliki rekening bank ketika mendaftar untuk kelas 1 dan 2
Bila berhenti menjadi peserta, hanya dapat direkomendasikan oleh data rekonsiliasi dari kementrian sosial atas referensi dari dinas sosial setempat  

Dapat mendaftarkan diri secara pribadi jika ingin menjadi peserta mandiri melalui perusahaan tempat bekerja atau datang langsung ke kantor BPJS

 

Baca Juga: Apakah Perlu Memberikan Tunjangan Kesehatan Selain BPJS Kesehatan?

 

Software Payroll LinovHR untuk Wujudkan Penggajian Mudah dan Akurat

payroll

Di dalam sebuah perusahaan atau organisasi lainnya, tim HRD biasa berkewajiban untuk mengurus BPJS para karyawannya. Jika karyawan dalam perusahaan tersebut terhitung banyak, maka semakin banyak pula tugas HR.

Untuk membantu mempermudah tugasnya agar para HR juga bisa fokus pada tanggung jawab dan bisnis perusahaan lainnya, maka solusinya adalah jasa Online Payroll Service berbasis cloud, sistem payroll yang bisa digunakan untuk meminimalisir kesalahan dari human error, bahkan mengurangi biaya penggunaan kertas.

Adapun keuntungan dari software payroll dari LinovHR lainnya yang dapat membantu perusahaan Anda mengelola penggajian yang akurat hingga BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk karyawan.

 

  1. Pengumpulan data untuk penggajian
  2. Verifikasi kelengkapan data untuk proses payroll
  3. Membuat laporan penggajian
  4. Menyusun slip gaji otomatis
  5. Mengelompokkan karyawan berdasarkan informasi gaji
  6. Menghitung simulasi pajak penghasilan untuk satu tahun 
  7. Menghitung dan memproses gaji secara cepat dan akurat
  8. Mengolah berbagai komponen penggajian seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan

 

Kini Proses penggajian dan laporan BPJS jadi lebih mudah menggunakan Modul Payroll dari LinovHR, bukan?

Ucapkan selamat tinggal kepada perhitungan manual yang memakan waktu lama dan memusingkan! Untuk informasi lebih lengkap, hubungi tim layanan LinovHR sekarang juga dengan klik tautan berikut ini!