tes pauli

Ingin Lolos Seleksi Kerja? Ikuti Tips Mengerjakan Tes Pauli!

Ketika Anda sedang dalam proses melamar kerja, tidak jarang perusahaan memberikan beberapa tes psikologi dalam proses rekrutmen. Salah satu di antara beberapa jenis seleksi kerja yang mungkin Anda pernah dengar adalah tes koran atau tes pauli.

Bagaimana cara mengerjakan dan mengisinya? Simak penjelasan berikut ini! 

 

Apa Itu Tes Pauli?

Tes pauli adalah bentuk tes psikologi yang dikembangkan oleh psikiater asal Jerman, Richard Pauli pada tahun 1983. Tes pauli atau yang biasa Anda kenal dengan tes koran adalah salah satu bentuk dalam proses psikotes kerja yang diberikan kepada calon kandidat.

Salah satu psikotest ini merupakan bentuk dari battery test, yaitu sebuah tes yang membutuhkan waktu dan juga konsentrasi tinggi. Para peserta atau calon pegawai harus mengerjakan tes ini dengan cepat dan tepat.

Dalam proses rekrutmen, tes koran digunakan untuk mengukur aspek kepribadian calon pegawainya. Jika Anda banyak melakukan kesalahan, menunjukan bahwa Anda orang yang tidak teliti dan kurang berhati-hati.

Tujuan awal dari tes ini digunakan untuk melihat seberapa besar daya ingat seseorang dan yang berhubungan dengan kelelahan distraksi. Tetapi seiring berjalannya waktu, tes pauli digunakan untuk melihat minat dan bakat calon pegawai dan juga penilaian yang lebih objektif.

 

Baca Juga: 5 Tips Mengerjakan Soal Psikotes

 

Tips Mengerjakan Tes Pauli

Untuk pengerjaanya, Anda diminta untuk menjumlahkan deretan secara vertikal. Tes ini membutuhkan kemampuan perhitungan yang baik, ketelitian, daya tahan, dan juga pengendalian emosi. Simak tips di bawah ini untuk mengerjakan tes pauli.

 

1. Berlatih 

Karena tes ini membutuhkan ketelitian dan juga konsentrasi yang tinggi, sebaiknya Anda melakukan beberapa kali latihan mengerjakan tes ini agar terbiasa dalam menghitung cepat dan juga menemukan polanya.

 

2. Simak Arahan Dari Pengawas

Simak arahan dari pengawas dengan seksama agar Anda tidak tertinggal. Sebab, tidak jarang kandidat ketinggalan dalam mengerjakan penjumlahan sesuai instruksi. 

 

3. Fokus dan Konsentrasi

Fokus kepada soal dan juga arahan dari pengawas. Hindari untuk mengobrol dengan teman saat pengawas sedang memberikan arah.Pusatkan pikiran dan juga konsentrasi Anda hanya kepada soal. Jangan memikirkan hal lain agar Anda tidak mudah terdistraksi. 

 

4. Hiraukan Jika Terlewat

Jika dalam pengerjaan Anda terlewat 1 baris karena batas waktu sudah habis, maka hiraukan saja dan lanjut mengerjakan baris selanjutnya.

 

5. Istirahat yang Cukup

Karena membutuhkan konsentrasi yang tinggi maka pastikan tubuh Anda tetap dalam kondisi yang fit dengan cukup tidur pada malam hari. Jangan lupa untuk sarapan terlebih dahulu agar Anda lebih bisa berkonsentrasi.

 

Baca Juga: Mudah Lupa di Kantor? Ikuti 6 Cara Meningkatkan Daya Ingat Berikut!

 

Cara Mengerjakan dan Contoh dari Tes Pauli

Salah satu jenis tes psikotest ini mengharuskan Anda untuk menjumlahkan angka baris secara cepat dan tepat. Cara untuk mengerjakan ini akan dijelaskan di bawah ini:

  1. Jumlahkan dua angka yang berdekatan
  2. Tulis hasil penjumlahan di sebelah kanan, di antara dua angka yang sudah dijumlahkan
  3. Jika hasil dari penjumlahan berjumlah 2 digit, maka cukup dituliskan angka terakhirnya saja
  4. Jika melakukan kesalahan, coret yang salah dan tulis jawaban yang benar di sebelahnya
  5. Jangan hiraukan baris yang terlewat, tetap lanjutkan pada penjumlahan yang sedang dikerjakan
  6. Garis bawahi angka terakhir penjumlahan jika sudah ada aba-aba untuk berhenti, kemudian lanjutkan untuk mengerjakan soal berikutnya.

Baca Juga: Sedang Mencari Kerja? Pahami Aptitude Test Dulu!

 

Contoh Tes Pauli

Gambar di bawah ini adalah contoh dari soal tes pauli.  Untuk melihat cara pengerjaan, perhatikan penjelasan di bawah ini baik-baik! .

contoh tes pauli

Gambar kedua adalah contoh dari tes pauli yang sudah dikerjakan.

contoh tes pauli

 

Pada baris pertama, terdapat angka 2 dan juga 3 yang jika dijumlahkan hasilnya adalah 5. Perhatikan kembali pada baris ke 11 dan 12 terdapat angka 6 dan 7 jika dijumlahkan hasilnya adalah 13. Cara menulisnya, Anda hanya perlu menuliskan angka terakhir, yaitu angka 3.

 

Baca Juga: 7 Keterampilan Dasar yang Wajib Dimiliki Oleh Karyawan

 

Sekian pembahasan tentang cara mengerjakan tes pauli dan contoh mengerjakannya. Salah satu tes psikotest ini menjadi salah satu bentuk tes psikotes yang bertujuan untuk menilai seseorang dilihat dari kecepatan, ketelitian dan juga ketepatan. Dalam proses rekrutmen kerja, tes ini digunakan untuk menilai calon kandidat sebelum diterima di perusahaan. 

Jangan lupa untuk sering berlatih agar Anda menjadi terbiasa dan mudah untuk menemukan polanya. Semoga berhasil!