desain produk

Manfaat Desain Produk untuk Peningkatan Bisnis

Produk jaman sekarang tak hanya dilihat melalui manfaat dan fungsi produk. Tampilan luarnya pun juga berpengaruh besar kepada keputusan pelanggan untuk membeli produk. Perusahaan pun mulai memperhatikan desain untuk menarik lebih banyak konsumen. Oleh karenanya, muncul suatu istilah bernama desain produk untuk menarik minat masyarakat pada sebuah produk. 

 

Pengertian Desain Produk

Desain produk terdiri dari 2 kata yang berbeda, yaitu desain dan produk. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), desain dalam adalah sebuah kerangka atau rancangan. Sementara produk adalah hasil akhir suatu produksi perusahaan berupa benda fisik atau jasa. Jika dilihat dari pengertian kedua istilah tersebut, desain produk adalah rancangan penciptaan produk menggunakan pengembangan ide kreatif dan inovatif agar memiliki nilai lebih dapat diterima pasar dengan baik. 

Perancangan produk mempertimbangkan beberapa, yaitu fungsionalitas, estetika, dan ergonomis. Interaksi antara konsumen dan produk yang digunakan akan membawa dampak emosional, dimana itu akan mengikatkan produk dan konsumen lebih erat jika produk memiliki aspek-aspek tersebut. Apabila produk tidak memenuhi aspek-aspek produk,  maka produk tidak akan memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen. Jika dilihat dari sumber idenya, desain produk dapat digolongkan menjadi:

 

  1. Desain Baru

Produk yang memiliki desain baru berbeda dari ide-ide yang ada sebelumnya dan belum pernah ada. Produk dengan desain baru adalah hasil dari penelitian mendalam dan inovasi yang diwujudkan pada hasil produksi dengan tampilan lebih kreatif.

 

       2. Modifikasi Desain yang Ada

Walau berdasarkan desain yang sudah ada sebelumnya, produk harus tetap mencerminkan ciri khasnya sendiri tanpa menjiplak desain yang ada sebelumnya. Pembaharuan ini dimaksudkan untuk menambah variasi dan menyesuaikan produk terhadap perkembangan pasar dan tren. 

 

Pertimbangan Desain Produk

Ada sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan dalam desain produk dan akan mempengaruhi bagaimana proses penciptaan produk nantinya. Pertimbangan tersebut adalah: 

 

Konsumen

Konsumen memiliki harapan tertentu mengenai kualitas, keamanan, keandalan, masa pakai dan sebagainya dari suatu produk. Produk pun harus dituntut untuk memenuhi harapan konsumen. Harapan dan keinginan konsumen selalu berubah seiring perkembangan zaman, sehingga perusahaan harus peka dan bisa menyesuaikan diri untuk memenuhi kebutuhan generasi yang sudah pasti berbeda-beda.

 

Kemampuan produksi 

Dalam hal produk fisik, perusahaan harus memastikan bahwa alat dalam pabrik produksi mampu membuat produk dengan optimal. Sementara untuk produk non fisik seperti jasa, perusahaan harus memastikan adanya infrastruktur untuk menyediakan jasa tersebut.

 

Ketersediaan Bahan Baku

Perusahaan harus memiliki sumber bahan baku yang stabil dan bisa diminta sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Setiap distributor bahan baku baru perlu dikonfirmasi kredibilitasnya untuk memastikan kualitas.

 

Biaya dan Harga

Untuk menghasilkan produk, harus ada pemahaman yang baik tentang perkiraan biaya dan harga produk yang akan dijual. Membandingkan biaya ini dapat membantu dalam proses produksi.

 

Efek Terhadap Produk Lain dalam Perusahaan

Perusahaan perlu mempertimbangkan efek dari produk baru pada produksi masa depan dan penjualan masa depan. Seringkali lini produk baru dapat “memangsa” penjualan produk lama yang ada. Konsumen akan memilih untuk beralih ke produk baru dan meninggalkan produk lama. Kemudian produk lama tidak terjual secara maksimal dan mengendap di gudang sehingga biaya penyimpanan justru membengkak.  

 

Baca Juga: Cara Meningkatkan Inventory Turnover pada Gudang Perusahaan

 

Merek perusahaan

Perusahaan telah membangun citra perusahaan di benak konsumen dan akan membuat produk yang sesuai dengan citra ini. Sebagai contoh, sebuah perusahaan yang dikenal dengan kesadaran lingkungannya harus mempertimbangkan apakah produk baru membantu mewujudkan citra tersebut atau justru sebaliknya.

 

Tujuan Desain Produk

Agar tercipta barang atau layanan dengan utilitas fungsional yang dan menjual dengan biaya produksi yang murah dan sesuai deadline menggunakan produk yang berkualitas tinggi.  Di bawah ini adalah tujuan-tujuannya: 

  1. Meminimalisir kegagalan yang mungkin terjadi dalam produksi
  2. Memilih metode yang paling baik dan ekonomis 
  3. Menentukan standarisasi atau spesifikasi produk
  4. Menghitung biaya dan menentukan harga.
  5. Memahami kelayakan produk 
  6. Menghasilkan produk yang berkualitas dan dengan nilai jual yang tinggi.
  7. Membuat produk dengan  bahan baku dan biaya seekonomis mungkin tanpa mengurangi nilai jual dan kualitas produk

 

Manfaat Desain Produk

Desain produk adalah kombinasi dari peningkatan estetika, fungsi, dan manfaat produk. Manfaat yang paling jelas dari desain adalah membuat produk yang lebih unggul dari pesaing dalam hal daya jual. Sebenarnya, manfaat lain yang bisa dirasakan perusahaan dari desain dalam bisnis. Manfaat yang bisa dirasakan antara lain: 

 

Meningkatkan Citra Perusahaan

Desain memungkinkan perusahaan untuk  meningkatkan citra perusahaan, layanan dan perusahaan itu sendiri. Dengan cara ini perusahaan dapat membuat perbedaan di pasar dan membangun komunikasi yang lebih sesuai dengan target konsumennya. 

 

Menciptakan Nilai Lebih

Produk yang memiliki desain menarik akan memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan produk sejenis dengan fungsi dan manfaat yang sama. Karena itulah desain harus dipertimbangkan dalam pengembangan produk yang baik.

 

Meningkatkan Daya Saing

Desain menjadi keunggulan dan sumber kekhasan di pasar karena adanya kebutuhan untuk menonjol dari produk serupa dari perusahaan lain yang ada di pasaran. Produk dengan desain yang baik dapat tetap kompetitif dan bersaing dengan produk lain serta membantu strategi komunikasi. Desain membantu untuk mencapai kesuksesan yang diinginkan.

 

Memicu Inovasi dan Diferensiasi

Inovasi dan diferensiasi berguna secara strategis dalam konsep  produk. Saat ini persaingan bersifat global di setiap sektor industri. Perusahaan harus mempertimbangkan apakah produk yang diluncurkan memiliki karakteristik yang berbeda dari yang lain. Untuk bersaing, perusahaan  juga harus menjadi lebih inovatif. 

 

Meningkatkan Pendapatan

Pengaruh desain produk terhadap keputusan pembelian sangatlah tinggi. Perusahaan harus mempertimbangkan bagaimana konsumen akan menggunakan produk atau layanan yang dihasilkan. Desain yang  menonjol turut serta dalam  membangun kepercayaan. Oleh karena itu, konsumen enggan berpaling untuk menggunakan produk lain. Jadi, keuntungan perusahaan tetap stabil dan terus meningkat. 

 

Penjelasan di atas mengenai desain produk dapat menghasilkan kesimpulan bahwa perancangan dan perencanaan produk agar memiliki nilai lebih harus dilakukan dengan mendalam supaya memberikan keuntungan bagi konsumen dan perusahaan produsen. Tidak hanya produksi, perusahaan juga harus teliti dalam pengembangan proses bisnis non produksi untuk pengambilan keputusan dan pengembangan bisnis. Karena itulah perusahaan menggunakan HRIS Software dari LinovHR. Dengan HRIS Software, kinerja manajerial perusahaan lebih tepat dan akurat berkat dukungan cloud based system. Maka perusahaan mempunyai perhatian lebih untuk mengembangkan produk demi mendapatkan keuntungan maksimal. Tertarik menggunakan HRIS Software dari LinovHR?