Multitasking

8 Fakta Mengerikan dari Multitasking

Saat melihat seseorang yang dapat melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu, kita pasti berdecak kagum. Kita beranggapan bahwa orang tersebut benar-benar hebat. Pasalnya, tidak semua orang dapat melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu atau yang biasa disebut dengan multitasking.

Tidak dapat dipungkiri pada era yang serba-cepat sekarang, kita, bahkan ibu-ibu rumah tangga pun, dituntut untuk dapat melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu agar pekerjaan-pekerjaan tersebut cepat selesai. Sebagai karyawan, Kita juga dituntut untuk bekerja secara cerdas dan cermat. Maka tidak heran, banyak orang, meskipun terpaksa, dapat melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu.

Namun, melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu tidak sebaik dan seefektif yang selama ini kita bayangkan. Ternyata, banyak fakta mengerikan di balik semua itu yang mengganggu kehidupan kita, seperti berikut ini.

 

1. Membuat Stres

Saat dituntut untuk sering melakukan banyak pekerjaan di kantor dalam satu waktu, membuat otak kita terstimulusi secara berlebihan sehingga dapat membuat kita stres. Stres yang berkepanjangan akan berdampak buruk pada masalah psikologi, seperti cemas yang berlebihan dan frustasi. Jika tidak segera ditangani, kemungkinan kita akan melakukan hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri.

 

2. Mengurangi Produktivitas dan Memperlambat Kinerja

Jika dihadapkan pada banyak hal yang memerlukan perhatian, fokus, dan produktivitas yang tinggi, kinerja otak kita akan terbagi dan bekerja melebihi batas kemampuannya sehingga kita akan mengalami kebingungan. Tentu saja hal ini akan mengurangi produktivitas dan memperlambat kinerja kita.

 

Baca Juga: 7 Hal Remeh Namun Dapat Tingkatkan Produktivitas Kerja Karyawan

 

3. Mengurangi Tingkat Konsentrasi

Terlalu sering melakukan pekerjaan secara multitasking membuat kita harus lebih fokus untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan tersebut. Hal ini akan membuat otak kita bekerja melebihi batas kemampuannya sehingga konsentrasi akan terpecah. 

 

4. Membuat Banyak Kesalahan

Kita sering menemukan atau bahkan mengalami sendiri jika melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu, akan membuat banyak kesalahan. Hal ini pasti terjadi karena otak kita tidak fokus dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan tersebut.

 

5. Kehilangan Banyak Momen dalam Kehidupan

Kita akan sangat fokus saat harus melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu. Hal ini tentu saja akan membuat kita melewatkan banyak momen, termasuk momen-momen sederhana, yang terjadi dalam kehidupan kita. Tentu saja hal ini sangat disayangkan karena momen-momen tersebut tidak akan terulang.

 

6. Mengurangi Tingkat Daya Ingat

Kemampuan otak kita dalam mengingat sesuatu akan berkurang seiiring dengan bertambahnya usia. Jika ditambahkan dengan banyaknya pekerjaan yang harus dikerjakan dalam satu waktu, kemampuan otak dalam mengingat sesuatu akan semakin berkurang. Hal tersebut telah dibahas secara lengkap melalui portal berita internasional CNN, mengenai bagaimana multitasking dapat menghancurkan otak anda.

 

7. Merusak Hubungan dengan Orang-orang di Sekitar

Melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu akan menyita perhatian kita sehingga membuat kita tidak peduli dengan keadaan, termasuk dengan orang-orang di sekitar kita. Tidak heran jika komunikasi dan kualitas waktu bersama mereka akan sangat berkurang. Jika hal ini dibiarkan terus-menerus, hubungan yang dulunya harmonis akan rusak.

 

8. Sulit Merasa Puas

Hasil dari melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu tidak akan maksimal. Kita juga tidak akan dapat menikmati setiap proses pengerjaannya karena otak kita tidak fokus bekerja. Jelas saja hal ini akan membuat kita selalu sulit untuk merasa puas pada setiap hasil pekerjaan.

 

Melakukan pekerjaan secara multitasking memang terlihat hebat dan mudah karena tidak semua orang dapat melakukannya. Tetapi sebenarnya, ada banyak sisi negatif yang ditimbulkan akibat sering melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu. Dalam jangka panjang, hal tersebut akan berdampak buruk bagi kesehatan kita.

Bagi anda seorang karyawan, selesaikanlah pekerjaan satu demi satu. Misalnya anda seorang HRD yang biasa melakukan aktivitas rekrutmen dan penggajian karyawan, prioritaskan pekerjaan yang benar-benar penting dan harus diselesaikan sesegara mungkin. Gunakan Payroll System untuk mempermudah pekerjaan anda dalam penggajian dan Software HR untuk mempermudah aktivitas rekrutmen anda. Dengan begini, bekerja menjadi lebih menyenangkan.