mengatur keuangan

Karyawan Mesti Tahu, Wealth Allocation! Kunci Pengelolaan Keuangan

Ilmu mencari uang yang banyak memang diajarkan semasa sekolah, yaitu dengan tekun dalam belajar hingga menjadi sukses. Sayangnya, ilmu atau tips manajemen keuangan sangat jarang didapatkan. Karena itu, ketika sudah bekerja dan menjadi karyawan, penting untuk mengetahui cara manajemen keuangan karyawan dengan wealth allocation.

Karena setiap standar keuangan memiliki tingkat risiko yang berbeda dan akan berperilaku berbeda dari waktu ke waktu, maka karyawan diharapkan dapat memahami bagaimana cara pengelolaan keuangan yang baik melalui tips manajemen keuangan.

Lalu, apa itu wealth allocation dan apakah ada hubungannya dengan pengelolaan keuangan karyawan?

 

Baca Juga: Pasar Modal: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

 

Apa Itu Wealth Allocation?

Wealth allocation atau alokasi kekayaan adalah penyeimbangkan risiko dengan membagi keuangan di antara kategori utama seperti uang tunai, obligasi, saham, real estate, dan derivatif berupa teknik portofolio investasi.

Sebagai contoh, saat karyawan mengalokasikan pendapatannya ke beberapa kategori investasi, maka saat salah satunya mengalami penurunan, bagian lain yang tidak terkena dampaknya pun dapat mengimbangi keuangan yang ada. Hal ini merupakan perlindungan terbaik terhadap kerugian besar jika hal-hal tidak diinginkan terjadi

 

Manfaat Wealth Allocation

Kemampuan yang baik atas pengelolaan keuangan akan mendatangkan beberapa manfaat, apa saja manfaat tersebut? :

 

  1. Masa depan lebih terjamin karena Anda mempunyai tabungan yang cukup
  2. Terhindar dari resiko hutang piutang
  3. Hidup lebih sejahtera dan bahagia
  4. Kualitas hidup meningkat
  5. Lebih siap menghadapi berbagai resiko yang menanti di masa depan

 

Tata Cara Menyusun Wealth Allocation

Untuk membantu pengalokasian keuangan yang baik dan tepat maka keuangan dapat dibagi kepada beberapa pos keuangan, adapun alokasi dana keuangannya sebagai berikut:

 

Menentukan Prioritas

Tentukan terlebih dahulu kebutuhan pokok rutin yang harus segera terpenuhi atau urgent needed, seperti bayar tagihan setiap bulan, listrik dan air, kredit rumah, motor, biaya pendidikan anak dan kebutuhan sehari-hari.

Setelah itu, tentukan pula keinginan pribadi yang sekiranya bisa terpenuhi, seperti HP, mengganti kendaraan lama menjadi baru, dll.

Namun Anda tetap harus menyiapkan dana untuk ditabung, saham, emas dan atau obligasi. Untuk menentukan hal ini, Anda bisa menggunakan skema 50% : 30% : 20% atau bisa disesuaikan dengan kondisi kehidupan. 

 

Hitung Pemasukan Setiap Bulan

Kalkulasikan pendapatan yang diterima dan pengeluaran yang akan dipakai, serta berapa banyak yang tersisa yang dapat dipakai selama sebulan waktu berjalan. Cara ini berguna supaya Anda tidak kebobolan dalam membelanjakan uang tiap bulan. 

 

Siapkan Tabungan Terpisah 

Penting untuk membuka rekening tabungan secara terpisah dengan rekening lain, karena rekening ini diperlukan untuk mengantisipasi risiko sakit dan kecelakaan dan bijaklah memilih asuransi yang sesuai dengan keuangan apalagi yang dapat bermanfaat bagi investasi masa tua atau pensiun.

Mulailah membuka rekening bank sesuai dengan pos-pos keuangan dengan biaya admin yang rendah. Tujuannya agar pos keuangan yang sudah dibagi tersebut tidak tercampur.

Jika akan membuka akun bank untuk biaya kebutuhan sehari-hari, bukalah bank online sehingga di mana pun Anda tetap bisa bertransaksi.

 

Pahami Kebutuhan dan Keinginan

Selektif dalam membeli sesuatu sesuai kebutuhan dan bukan keinginan semata. Sebagai contoh makanan kesukaan, tetaplah batasi pembeliannya apalagi jika harganya terbilang mahal. Cobalah terbiasa dengan makan sederhana di rumah.

Usahakan membeli barang yang Anda idamkan melalui proses menabung. Misalnya akan membeli HP keluaran terbaru, jangan segera menggesek kartu kredit tetapi mulailah menabung.

 

Baca Juga: 5 Jenis Laporan Keuangan Perusahaan

 

Pertimbangkan untuk Melakukan Investasi 

Jika dana di rekening investasi sudah mencukupi, mulailah mencari wadah untuk bisa menginvestasikannya secara selektif dari hasil menggali informasi sebanyak mungkin.

Sehingga uang yang Anda simpan dapat bermanfaat di masa mendatang. Jangan lupa, sebagai bentuk apresiasi diri, Anda juga dapat menginvestasikan sebagian keuangan Anda untuk biaya liburan bersama keluarga atau membeli barang impian.

 

Baca Juga: Peran Penting HR dalam Membangun Brand

 

Wealth allocation memang harus dilakukan dengan komitmen yang tinggi. Memulainya tidaklah mudah namun jika berusaha hal tersebut bukan tidak mungkin dapat dilakukan. Semoga tips di atas dapat membantu Anda dapat mengelola keuangan!