Gaji HRD di Indonesia

Yuk Kita Intip, Berapa Gaji Karyawan HRD di Perusahaan Indonesia!

Mungkin sebagian dari Anda yang baru terjun ke dunia kerja memiliki pertanyaan yang sama, khususnya bagi anda yang ingin berkarir di bidang Human Resource Management atau HRD yaitu “Berapa rata-rata Gaji HRD di Indonesia?” Pertanyaan  tersebut terbilang wajar, karena sebagai seorang profesional, Anda ingin melihat apakah berkarir di dunia Manajemen Sumber Daya Manusia dalam sebuah perusahaan memiliki prospek yang menjanjikan? Untuk berkecimpung di dunia HR (Human Resource) Tentu memiliki effort yang cukup besar untuk mendapatkan gelar sarjana, baik dari segi waktu, biaya dan tenaga di bidang Psikologi, ekonomi maupun hukum.

 

Apa itu HRD? 

Banyak orang yang tergiur untuk menjadi HRD karena gaji HRD yang cukup menggiurkan. HRD adalah akronim dari Human Resource Department. Umumnya HRD berperan sebagai divisi yang mengurusi segala pengelolaan kinerja karyawan, mulai dari rekrutmen, pelatihan, evaluasi kinerja, penyelesaian konflik internal, hingga administrasi. Saat terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) terhadap karyawan, HRD pula yang pertama kali berhubungan dan mengurus hak-hak karyawan.

 

software hris

Tugas HR Division

Umumnya, Departemen HRD memiliki tiga bagian yang pada setiap bagiannya memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda seperti melakukan rekrutmen dan seleksi karyawan baru, melakukan pengembangan dan pelatihan baik pada karyawan.

HRD juga memilki peranan sebagai jembatan antara pihak manajemen dengan karyawan sehingga peran dan tanggung jawab mereka cukup besar dalam sebuah perusahaan. Oleh karena itu, mereka juga harus memiliki berbagai soft skill untuk menunjang karir mereka misalnya dalam public speaking hingga penguasaan teknologi yang mumpuni untuk mengatur tugas-tugas mereka secara administratif. Untuk lebih jelasnya, berikut tugas-tugas HRD: 

 

Rekrutmen dan Seleksi

Perusahaan selalu membutuhkan tenaga tambahan agar mendukung perkembangan bisnis. Itu sebabnya HRD selalu melakukan rekrutmen karyawan. Dari sekian banyak kandidat yang melamar, HRD harus menyeleksi kandidat hingga mendapatkan orang yang cocok dan dibutuhkan perusahaan. Proses seleksi dilakukan melalui tes tertulis, wawancara, hingga pengamatan portofolio sehingga HRD dapat mengetahui apakah kandidat adalah orang yang perusahaan cari.

 

Baca Juga: Pentingnya Data dan Analisis dalam Dunia Profesional HRD

 

Pelatihan dan Pengembangan

Kinerja karyawan adalah faktor utama dari produksi. Kinerja yang berkualitas pula yang membuat perusahaan mampu bersaing dengan kompetitor.HRD dapat mengelola kinerja karyawan lebih optimal dan produktif melalui program pelatihan dan pengembangan.  Pihak manajerial juga berperan aktif dalam hal pelatihan dan pengembangan, dimana manajer biasanya akan mengajukan permohonan kepada HRD untuk mengadakan pelatihan dan pengembangan khusus divisi terkait. 

 

Menjaga Relasi dengan Karyawan

Relasi yang harmonis mampu membuat karyawan betah dan nyaman bekerja di perusahaan. Seorang HRD wajib menjaga relasi dengan baik terhadap semua karyawan di perusahaan. Relasi yang baik akan menghasilkan kolaborasi dan menguntungkan pihak karyawan dan perusahaan. Selain itu, harmonisasi juga mampu meredam pertikaian atau konflik yang berpotensi muncul akibat perbedaan pendapat saat bekerja. 

 

Evaluasi Kinerja

Kinerja karyawan perlu ditinjau dan dievaluasi secara kontinu agar HRD mengetahui bagaimana perkembangan dan memperbaikinya jika menemukan kekurangan dalam kinerja tersebut.  Contohnya pada aspek kedisiplinan yang melibatkan kehadiran karyawan. HRD akan  mengevaluasi kedisiplinan karyawan dengan mencatat karyawan mana saja yang sering datang terlambat atau tidak masuk tanpa pengajuan cuti. Berdasarkan penilaian kedisiplinan tersebut, HRD dapat menentukan karyawan mana yang akan diberi peringatan.

 

Memastikan dan Melindungi Hak Karyawan

HRD harus memastikan bahwa karyawan menerima hak sesuai perjanjian kerja dan melindungi hak-hak tersebut. Contohnya adalah penggajian karyawan. Gaji karyawan akan dipertimbangkan oleh HRD berdasarkan pengalaman dan kemampuan karyawan. Selain itu, HRD juga dapat mempertimbangkan untuk menaikkan gaji karyawan dengan performa baik yang telah lama bekerja dalam perusahaan. 

 

Baca Juga:  5 Keuntungan Digital Attendance System untuk Perusahaan Modern

 

Gaji HRD

Menurut informasi yang dilansir oleh situs pencarian kerja terbesar di Indonesia yaitu Jobstreet, gaji bulanan untuk HRD bervariasi, Berikut rangkuman informasi seputar Gaji HRD di Indonesia.

 

Gaji Level Staff HRD

Untuk Level Staff HRD memiliki rata-rata gaji sebesar Rp. 6.000.000 – Rp. 9.000.000 .

 

Gaji Level Supervisor HRD

Sedangkan untuk level supervisor HRD memiliki gaji di angka kisaran  Rp.9.000.000

 

Gaji Level Manajer HRD

Sedangkan untuk posisi manajer HRD memiliki perolehan gaji rata-rata Rp. 15.000.000, tergantung dari seberapa lama pengalaman mereka di bidang tersebut. Selain itu, besaran gaji manajer HRD pun dipengaruhi skala perusahaan. Semakin besar skala perusahaan, maka semakin besar gaji HRD yang diterima. 

Tetapi angka-angka tersebut  tidak mutlak dan sangat bergantung dari kemampuan finansial perusahaan, Setidaknya data tersebut dapat menjadi pertimbangan ketika sedang negosiasi gaji.

 

Dengan melihat data gaji HRD di atas, kita bisa mengetahui bahwa berkarir sebagai HRD pada perusahaan yang ada di Indonesia memiliki potensi yang cukup besar. Berbeda dengan dulu yang semua nya serba manual saat ini HRD dapat memanfaatkan Software HRIS untuk mendukung segala aktivitas pekerjaan.

LinovHR Merupakan platform Software HRIS yang sudah terbukti kecanggihan nya, ada berbagai fitur dan modul yang dapat dimanfaatkan HR untuk mengelola sumber daya manusia perusahaan seperti modul payroll untuk menghitung dan kelola payroll karyawan, modul time management untuk mengelola jadwal kerja, modul benefit untuk kelola berbagai benefit yang diterapkan sampai modul rekrutmen untuk bantu hr dalam melakukan perekrutan karyawan. 

Lihat Lebih Lengkap Modul dan Fitur HR Software LinovHR