mind mapping

Manfaat dan Cara Membuat Mind Mapping

Seorang individu sering memikirkan berbagai macam ide dan gagasan atas suatu konsep, tetap ide dan gagasan tersebut sangat rumit karena banyaknya gagasan dan ide yang harus dihubungkan satu sama lain? Padahal konsep tersebut sangat berguna bagi pengembangan dan perancangan suatu project. Nah, untuk mengatasinya, banyak profesional di dunia kerja yang menggunakan mind mapping sebagai model untuk memahami gagasan dan ide dalam suatu konsep. Ikuti pembahasan dari LinovHR di bawah ini! 

 

Apa itu Mind Mapping? 

Mind mapping biasa digunakan untuk memahami konsep atau materi di lingkungan pendidikan. Namun, penggunaan model ini juga sangat berguna untuk diimplementasikan di lingkungan kerja untuk project management, presentasi, dan pengambilan keputusan. JIka dilihat secara garis besar, mind mapping adalah suatu model visual yang menggambarkan pemetaan relasi atau koneksi terhadap gagasan suatu konsep sehingga lebih mudah dipahami. Alur konsep yang rumit pub bisa mudah dipahami. Biasanya, alur dan proses pada model ini padukan dengan padanan gambar dan warna-warna yang menarik agar tidak membosankan. 

 

Manfaat Mind Mapping

Coretan dan garis pada mind mapping bukan hanya sekedar hal biasa, loh! Coretan dan garis tersebut menghubungkan berbagai tema dan subtema lain yang awalnya terpisah menjadi satu kesatuan dan lebih bermanfaat. Apa saja manfaatnya, ya? 

 

Mempererat Teamwork

Umumnya proses untuk mengumpulkan ide dan brainstorming melibatkan banyak orang dalam 1 tim. Semua orang dalam tim bisa menyalurkan dan  menyatukan ide dan gagasan mereka dalam satu model dan konsep. Anggota tim pun merasa dilibatkan dan menciptakan sense of belonging. Pada akhirnya hal tersebut akan mempererat kerjasama tim atau teamwork. 

 

Mengasah Kreativitas 

Kreativitas adalah hal esensial dalam tahapan hidup manusia. Mind mapping adalah alat yang tepat untuk mengasah kreativitas dengan mengeluarkan ide kemudian menghubungkan koneksi antara ide-ide lain. Selain itu, teknik ini memungkinkan individu untuk mencatat ide-ide sehingga dapat dikembangkan lebih luas dan tak akan menguap begitu saja.

 

Membantu Proses Pembelajaran

Proses pembelajaran akan lebih cepat ketika individu menghubungkan konsep-konsep sambil menciptakan visual yang lebih mudah diingat. Pemetaan adalah salah satu cara yang membantu pembelajaran lebih efektif dengan menemukan pengetahuan baru dan menghubungkannya dengan pengetahuan yang sudah ada. Cara ini memaksa otak untuk membuat koneksi antara apa yang diketahui dan apa yang baru saja dipelajari. 

 

Baca Juga: Cara Belajar Efektif untuk Menjadi Karyawan Unggulan

 

Meningkatkan Produktivitas

Visualisasikan serangkaian langkah yang dibutuhkan dalam sebuah project atau konsep membuat seorang individu dapat melihat apa yang harus dievaluasi, diganti, dan harus dicapai. Gambaran itu mempermudah untuk menentukan prioritas. Setelah mengetahui tujuan dan tugas prioritas dalam pekerjaan, individu dapat mengatur waktu dengan baik dan lebih produktif.

 

Cara Membuat Mind Mapping

Setelah mengetahui bagaimana manfaat dari mind mapping, pasti pembahasan yang paling ditunggu adalah bagaimana cara membuatnya, bukan? Cara membuat pengembangan konsep atau tema menjadi lebih detail tidak sulit, kok! Ikuti cara-cara di bawah ini! 

 

Tentukan Tema Utama dan Tujuan

Pertama-tama tentukan tema dan tujuan utama, kemudian tuliskan hal itu di selembar kertas. Karena mind mapping dimulai dari dalam dan berkembang ke luar, tema utama ditulis di tengah-tengah dan akan menjadi topik inti. Tema atau tujuan bisa dirumuskan dengan memperhitungkan masalah yang akan diselesaikan, konsep yang ingin dipelajari, dan hasil dari brainstorming. 

 

Baca Juga: Manfaat Knowledge Management dalam Perusahaan

 

Tambahkan Subtema

Tahapan selanjutnya adalah menambahkan cabang subtema yang menguraikan tema paling dasar. Subtema akan mengatur aliran informasi sesuai subtema yang ditulis. Jangan memasukkan terlalu banyak detail yang panjang, cukup masukkan kata kunci atau frasa pendek. 

 

Eksplorasi Tema dan Tambahkan Sub-tema Lain

Setelah mengidentifikasi subtema, tambahkan lebih banyak informasi sampai keseluruhan konsep atau tema benar-benar detail dan spesifik.  Pastikan subtema lain masih berhubungan dengan subtema sebelumnya dan mendekati bentuk konsep utama.

 

Tambahkan Warna dan Gambar Menarik 

Ini adalah bagian yang paling menarik dan menyenangkan. Gunakan berbagai macam warna berbeda untuk menandai tingkatan subtema. Jangan lupa tambahkan gambar atau grafik pendukung untuk memvisualisasi bagian subtema dan subtema lain. Penggunaan gambar dan grafik jauh lebih mudah dipelajari daripada menggunakan kotak-kotak yang monoton. 

Mudah dan tak ribet bukan cara membuatnya? Demikianlah pembahasan tentang apa itu mind mapping, manfaat dan cara membuatnya.