cashless

Pembayaran Gaji Cashless dengan Software Payroll

Penggunaan teknologi mengubah pola perilaku masyarakat lebih praktis akibat mobilitas mereka yang kian dinamis. Transaksi dan cara penggajian adalah salah satu subjek yang berubah banyak akibat teknologi. Kini menggunakan pembayaran cashless dengan e-money, e-wallet, dan sebagainya kian populer. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan cashless? Dan bagaimana pengaruhnya  terhadap penggajian karyawan? 

 

Apa itu Cashless?

Cashless berasal dari kata “cash” dimana “cash” berarti uang tunai. Jadi, yang dimaksud dengan cashless adalah  uang non tunai atau non fisik. Tak ada fisiknya bukan berarti tak ada uang, loh.  Nilai uang non fisik tersebut didukung sistem teknologi dan sama nilainya dengan uang tunai fisik. Selama ini masyarakat selalu direpotkan dengan uang fisik yang memakan banyak ruang sehingga tak perlu membawa dompet kemana-mana. Cukup dengan smartphone atau kartu yang menyimpan uang elektronik, Anda siap melakukan pembayaran. 

 

Manfaat Cashless

 

Nyaman dan Efisien

Metode pembayaran dengan uang elektronik didesain sedemikian rupa lebih praktis dan cepat dibandingkan pembayaran tunai. Salah satu penerapannya adalah untuk pembayaran masuk jalan tol. Cukup tap dengan kartu yang terisi uang elektronik, maka pengendara bisa langsung masuk tanpa perlu mengambil uang tunai.  Jadi tak perlu ribet menghitung jumlah kembalian. Proses antrian dapat lebih efisien dan cepat karena mengurangi tingkat kemacetan dari antrian pembayaran tol. 

 

Melacak Pengeluaran

Dengan melakukan transaksi cashless, sistem akan menyimpan rekam jejak historis aliran dana. Nantinya pengguna akan lebih mudah untuk melacak pengeluaran berdasarkan jejak historis tersebut. Informasi yang disajikan di jejak historis adalah total transaksi, tempat, waktu, dan tanggal. Kemudahan  ini menjadi sarana untuk mengontrol transaksi agar tidak ada pengeluaran yang berlebihan.

Baca Juga: Mencatat dan Melacak Pengeluaran dengan Akuntansi Biaya

Mempermudah Pembayaran Internasional Tanpa Batas

Pasti seorang individu sesekali ingin membeli barang dari luar negeri untuk keperluan tertentu. Pembelian barang dari luar negeri dapat langsung dilakukan sesuai harga di mata uang asing. Dengan pembayaran tanpa uang tunai, mereka tidak perlu repot harus menukar uang tunai dengan kurs mata uang asing negara yang bersangkutan karena  konversi mata uang berjalan secara otomatis saat pembayaran. 

 

Pembayaran Gaji Karyawan Secara Cashless

Metode cashless juga sering digunakan dalam pembayaran gaji karyawan. Setiap bulannya karyawan akan menerima gaji setelah bekerja dan berkontribusi untuk karyawan. Dengan menerima gaji secara non tunai, karyawan tidak dipusingkan untuk menghitung apakah jumlah gaji yang diterima sudah tepat atau tidak. Karena perhitungan gaji sebelum pada akhirnya ditransfer ke rekening masing-masing karyawan sudah pasti dilakukan dengan akurat dan tepat. Padahal jumlah karyawan dalam perusahaan sangatlah banyak. Bagaimana sih cara HRD memproses pembayaran gaji secara cashless? 

 

Ternyata caranya cukup mudah, pengolahan dan perhitungan gaji karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan Software Payroll dari LinovHR. Staff HRD dapat menarik data reimbursement dan absen sebagai komponen perhitungan gaji. Komponen gaji yang berbeda akan  terintegrasi dalam satu sistem dan dikelompokkan sesuai klasifikasi dengan fitur payroll component set. Kemudian, HRD melakukan tinggal melakukan proses perhitungan payroll dengan fitur payroll process. HRD dapat menentukan opsi pengiriman gaji via transfer dan gaji akan dikirimkan langsung ke nomor rekening karyawan. Kumpulan nomor rekening karyawan dilihat dilihat melalui fitur menu bank. Gaji akan dikirimkan saat itu juga ketika perhitungan payroll selesai. Ada dua tipe proses penggajian yang umum digunakan perusahaan, yaitu: 

 

  1. Standar untuk bulan berjalan
  2. Retroactive dan rapel

Karyawan yang menerima gaji secara non tunai akan menerima gaji tepat waktu dan lebih mudah untuk mengatur keuangan mereka. Ketika karyawan menerima gaji tepat waktu, maka kepuasan kerja karyawan akan meningkat. Saat kepuasan kerja meningkat, produktivitas karyawan akan melesat jauh dan karyawan lebih patuh pada nilai atau budaya kerja di sekitar. 

Karena banyaknya manfaat cashless dan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan, banyak perusahaan mulai menggunakan Software Payroll untuk mengolah dan menghitung gaji karyawan. Tak hanya karyawan yang dimudahkan, kinerja staff finance juga lebih mudah karena tak perlu langsung bersinggungan menghitung uang fisik dengan cara manual dan memasukkannya dalam amplop untuk karyawan. Pada akhirnya, penggunaan teknologi membawa pengaruh besar pada kehidupan secara umum. Penasaran bagaimana Software Payroll merubah dan mempengaruhi perusahaan Anda? Hubungi LinovHR untuk keterangan lebih lanjut!