human resources development

5 Peran Utama dalam Human Resource Development di Perusahaan

Human Resource Development adalah sebuah divisi yang berperan besar dalam pengembangan dan pengelolaan karyawan dalam perusahaan. Peranan divisi HRD mencakup mengelola semua hal yang berkaitan dengan karyawan. Dengan adanya HRD, kualitas dan kinerja karyawan dari divisi lain dapat berjalan lancar. 

Ingin tahu lebih banyak soal peranan HRD dalam perusahaan? Ikuti pembahasan di bawah ini!

 

performance review

Talent Management

Talent management dalam human resource development memiliki tugas dalam bidang pencarian, perekrutan, dan mendukung serta mempertahankan karyawan. 

 

  • Pencarian Karyawan

Dalam periode tertentu, perusahaan membutuhkan talenta baru yang akan melengkapi jajaran tiap divisi. HRD akan lowongan kerja di berbagai situs pencarian kerja dan juga platform media sosial.

 

  • Perekrutan Karyawan

Setelah menyebarkan info lowongan, tim ini akan merekrut calon kandidat dengan melakukan screening CV, interview dan penyaringan kandidat. Tahapan ini cukup krusial, mengingat tidak jarang banyak staf recruiter melakukan kesalahan rekrut. Hal ini akan berimbas pada project internal dalam perusahaan. 

 

Untuk menjalankan rekrutmen dengan cepat dan tepat, perusahaan bisa mengandalkan modul Recruitment dari LinovHR yang akan membantu Human Resource Development untuk mewujudkan sistem rekrutmen yang tepat sasaran. 

Lihat lebih lengkap fitur dari Modul Rekrutmen LinovHR

 

  • Mendukung dan Mempertahankan Karyawan

Dukungan terhadap karyawan ini berkaitan dengan penguatan hubungan antara atasan dan karyawan. Tim HRD memiliki peran untuk mempelajari kepuasan kerja, keterlibatan karyawan, budaya organisasi dan menyelesaikan konflik di lingkup kerja.

 

Baca Juga: Bagaimana Cara Mempertahankan Karyawan Terbaik? 

 

Kompensasi dan Keuntungan

Memberikan gaji atau kompensasi kepada karyawan merupakan kewajiban perusahaan. Dalam hal ini, Human Resource Development adalah pihak yang berperan besar dalam pengelolaannya. 

Pada perusahaan kecil, proses kompensasi dan tunjangan dilakukan oleh 1 orang tim HRD. Sedangkan pada perusahaan dengan lingkup yang lebih besar, biasanya HRD akan membagi tugas ini ke anggotanya.

Fungsi HRD dalam kompensasi untuk mengevaluasi praktik penggajian para kompetitor dan juga menetapkan struktur kompensasi. Di sisi lain, HRD juga bertugas untuk menegosiasi tarif jaminan kesehatan dengan kantor asuransi yang bekerjasama dengan perusahaan.

Pengelolaan penggajian dalam perusahaan menghadapi kendala utama berupa banyaknya jumlah karyawan dan komponen penggajian yang harus diolah. Untuk mengatasinya, modul Payroll dari Software HRD LinovHR hadir untuk melengkapi kinerja HRD. 

 

Modul Payroll dari LinovHR akan membantu HR menyimpan, mengolah, dan memproses penggajian karyawan lebih akurat dan cepat dibandingkan cara manual. 

Lihat lebih lengkap Fitur dari Modul Payroll LinovHR

 

 

Pelatihan dan Pengembangan

Setiap perusahaan ingin karyawan yang berkompeten. Untuk itu, HRD memiliki peran untuk mengadakan pelatihan dan pengembangan karyawan.Kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan skill para karyawan dan juga mempelajari hal baru yang akan membantu mereka pada bidang pekerjaan dan meningkatkan potensi karir para karyawan.

 

Kepatuhan Terhadap UU Ketenagakerjaan

Kepatuhan kepada UU Ketenagakerjaan menjadi peran yang penting dalam divisi human resource development. Tim HRD harus memahami dan mengetahui undang-undang ketenagakerjaan yang akan berubah pada setiap periode. 

Hal ini berguna agar karyawan tidak dieksploitasi oleh perusahaan, di mana pada dasarnya divisi HR berdiri di atas kepentingan karyawan dan perusahaan sama imbangnya.  Sementara itu, divisi HR juga memastikan bahwa semua aturan atau regulasi yang disusun perusahaan sudah sesuai dengan UU Ketenagakerjaan.

Cara ini adalah langkah preventif untuk menjauhkan perusahaan dari permasalahan yang berkaitan dengan hukum. Jika perusahaan tidak patuh terhadap undang-undang, karyawan bisa menggugat perusahaan atas dasar praktik pekerjaan yang diskriminatif atau kondisi kerja yang berbahaya.

 

Baca Juga: Panduan UU Ketenagakerjaan untuk Human Resource Development

 

Keamanan Tempat Kerja

Setiap perusahaan pasti akan selalu menciptakan lingkungan kerja yang aman untuk kenyamanan bekerja para karyawan. Hal ini menjadi perhatian bagi perusahaan tim HRD untuk membangun kenyamanan tersebut.  

Contohnya, penerapan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) untuk karyawan dalam perusahaan manufaktur yang melibatkan banyak alat berat dan mesin. Dengan begitu, karyawan dapat bekerja dengan aman dan fokus dan segala resiko kecelakaan kerja bisa diminimalisir. 

Keamanan tempat kerja juga bisa dilakukan dengan memberikan asuransi kesehatan bagi para karyawannya. Di Indonesia, perusahaan wajib untuk mendaftarkan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan bagi setiap karyawannya.

 

Peran human resource development sangat krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan juga menyenangkan serta mengelola karyawan. Lingkungan kerja akan sangat berpengaruh pada peningkatan kinerja karyawan yang akan berdampak pada kesuksesan perusahaan. Untuk itu, peran dari tim Human Resource Development sangatlah dibutuhkan dalam pengelolaan karyawan.