management traine

Langkah Tepat Mempersiapkan Program Management Trainee untuk Fresh Graduate

Setelah lulus, proses pencarian kerja dimulai. Untuk beberapa lulusan, ini berarti akan berkutat dengan daftar lowongan karir yang sesuai dengan bidang studi, juga sesuai kemampuannya. Masalahnya adalah, bahkan lulusan terbaik pun belum pasti siap masuk dunia kerja.

Dilihat dari aspek pengetahuan, para lulusan baru memang bisa diandalkan. Tapi dari segi pengalaman dan mentalitas kerja, lulusan baru kurang bisa diharapkan. Lewat management trainee, lulusan baru akan mendapat kesempatan terbaik untuk membangun karir.

Selain berguna untuk lulusan baru, program management trainee juga penting untuk kelangsungan perusahaan. Untuk memenangkan kompetisi, perusahaan butuh talenta terbaik, loyal, dan penuh motivasi, sehingga bisa meningkatkan kompetensi perusahaan nantinya.

 

1. Identifikasi Kebutuhan Perusahaan

Untuk membuat program management trainee yang tepat, yang harus dilihat pertama yaitu kebutuhan perusahaan atas talenta baru. Meski demikian, perlu juga menilai stategi management trainee yang dijalankan perusahaan saat ini dalam rangka menyeimbangkan kebutuhan dengan keterampilan.

Strateginya melibatkan pemahaman tentang masalah spesifik yang tak bisa diatasi dengan strategi management trainee sebelumnya. Ini bisa dilihat dari hasil penilaian dengan beberapa indikator performa untuk mengidentifikasi hasil sebenarnya dan hasil yang diharapkan dari program management trainee.

Manajemen kemampuan tiap individu juga harus jadi perhatian penting dalam management trainee. Ini diperlukan supaya lulusan baru punya kemampuan lebih baik dan lebih efektif saat nantinya diberi peran yang lebih tinggi dalam struktur jabatan perusahaan.

 

2. Fleksibilitas Program Management Trainee

Persiapan penting lain terkait management trainee yaitu membuat program yang lebih fleksibel. Program ini nantinya dapat digunakan secara masif juga efektif untuk meningkatkan kemampuan lulusan baru supaya siap pakai. Fleksibilitas ini tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Mendesain program management trainee yang fleksibel akan memberi keleluasaan, baik untuk perusahaan dan lulusan baru. Juga, penting untuk mempertimbangkan ketersediaan waktu dari berbagai program pembelajaran dalam materi kursus yang diberikan.

Pastikan bahwa program yang diberikan bisa beradaptasi di berbagai kondisi ekonomi dan lingkungan bisnis yang berbeda. Untuk sekarang, memadukan dengan tren terkini akan lebih memberi fleksibilitas pada program management trainee yang dijalankan.

Fleksibilitas juga harus mencakup fokus yang bisa memenuhi tuntutan kemampuan yang diminta manajemen supaya dapat menyatu dalam kelompok kerja. Meski demikian, program yang dipersiapkan juga harus sesuai lingkungan internal dan eksternal perusahaan.

 

 Baca Juga : Langkah Tepat HRD Tangani Karyawan Berkinerja Buruk

 

3. Teknik Penyampaian yang Tepat Guna

Era baru membutuhkan metode baru, dan ini dibutuhkan guna menciptakan situasi kondusif saat penyampaian materi management traine. Sangat penting untuk menerapkan teknik penyampaian terbaik dalam rangka membuat management traine menjadi lebih efektif.

Teknik yang diterapkan setidaknya harus menggunakan kombinasi beberapa metode seperti metode belajar mengajar, diskusi grup, studi kasus, survey lapangan, kursus, juga lainnya. Untuk hal ini, diperlukan pelatih atau mentor yang punya keahlian pada satu metode.

Semua teknik pembelajaran dan metode penyampaian tersebut diperlukan sebagai langkah adaptasi dari dunia pendidikan ke dunia kerja. Meski beberapa lulusan baru punya kemampuan karena latar belakang studinya, tapi itu tak menjamin lulusan baru bisa menerapkan kemampuan secara maksimal.

Adanya program ini bisa dimanfaatkan sebagai jembatan peralihan dari dua dunia yang berbeda, dengan catatan bahwa teknik pembelajaran yang dipakai tepat. Harapannya adalah, perusahaan mendapat talenta terbaik dengan kemampuan terbaik di bidangnya.

 

4. Menanamkan Nilai Internal Perusahaan

Penting untuk menekankan pentingnya nilai-nilai yang dipunyai perusahaan dalam management trainee. Tiap perusahaan pasti punya budaya kerja yang berbeda, dan pengetahuan semacam ini harus ditanamkan pada lulusan baru yang nantinya berpeluang menjadi generasi penerus.

Sikap loyal adalah yang utama, bersama dengan integritas. Dua karakter dasar ini nantinya mampu mempertahankan eksistensi bisnis di era persaingan yang makin tak bisa dihindari. Nilai internal yang dimaksud bisa berupa visi misi perusahaan, dan apa yang menjadi target besarnya. Budaya perusahaan secara jelas harus masuk dalam program management trainee. Semisal ini bisa dilakukan dengan seksama, management trainee secara prositif dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis untuk jangka panjang.

 

Baca Juga : 7 Tips Membangun Corporate Culture di Era Digital

 

Secara umum, management trainee yang baik harus senada dengan strategi bisnis dan nilai-nilai perusahaan demi tujuan mengembangkan bisnis. Itu sebabnya, kebutuhan latihan untuk tiap tingkatan manajemen harus diidentifikasi lebih dulu sehingga program menjadi lebih terstruktur.