Categories: HR TipsTips & Trick

Rumus Microsoft Excel Lengkap dan Wajib Anda Ketahui

Seperti diketahui bersama, microsoft excel adalah salah satu aplikasi atau software yang banyak digunakan orang. Lantaran fungsinya yang cukup beragam, baik untuk perhitungan, membuat grafik, dan yang lainnya. Microsoft Excel dapat digunakan oleh semua kalangan, mulai dari anak sekolah, hingga mereka yang sudah bekerja. Dalam MS Excel, juga terdapat beberapa rumus  yang akan membantu Anda membuat berbagai macam perhitungan, dan menjadikan proses menghitung jauh lebih cepat selesai.

Fungsi Rumus Excel untuk Semua Bidang

Seperti yang selintas dijelaskan di atas, excel dapat digunakan dalam berbagai macam bidang. Karena macam-macam rumus yang diberikan ini, mampu mempermudah pengerjaan beberapa bidang pengerjaan tertentu. Berikut ini adalah beberapa macam fungsi rumus excel pada bidang yang dimaksud :

  • Bidang Akuntansi

Bidang pertama yang pastinya menggunakan aplikasi excel adalah akuntansi. Pada bidang akuntansi ini, rumus excel yang digunakan hampir semuanya. Umumnya digunakan untuk menghitung jumlah rugi laba, menghitung keuntungan per tahun, menghitung gaji karyawan, dan yang lainnya.

  • Bidang Matematika

Bidang kedua yang juga menggunakan MS Excel adalah bidang matematika. Rumus yang digunakan juga hampir semuanya, dimana umumnya dimanfaatkan untuk mencari data, hasil penjumlahan, pengurangan, pembagian dan yang lainnya.

  • Bidang Pengolahan Data

Berikutnya ada bidang pengolahan data. Di mana di dalamnya proses perhitungan statistik, menghitung data, mencari nilai tengah, dan yang lainnya.

  • Bidang Pembuatan Grafik

MS Excel juga dilengkapi dengan fitur pembuatan grafik, yang dapat Anda temukan dalam menu insert. Fasilitas seperti ini tentunya juga dapat digunakan dalam berbagai macam bidang, mulai dari bidang sekolah, perusahaan, dan yang lainnya.

Didukung oleh fitur yang mumpuni, dan rumus perhitungan yang tepat, membuat hasil, dan tabel grafik yang dibuat jadi lebih akurat.

  • Bidang Operasi Tabel

Bidang operasi tabel, adalah hal lain yang juga dapat digunakan pada MS Excel tersebut. Mengingat bahwa excel tersebut terdiri atas 1.084.576 baris, 16.384 kolom, maka proses input atau proses memasukkan data, jadi tidak sulit lagi. Bahkan ada banyak sekali data yang dapat dimasukkan dalam kolom tersebut. Tentunya, berbagai macam bidang yang baru saja disebutkan di atas. Tidak akan berjalan dengan baik, dan sebagaimana mestinya, tanpa adanya bantuan rumus. Karena berkat bantuan rumus excel, pekerjaan akan menjadi lebih mudah.

Baca Juga: Big Data Memberikan Solusi Untuk Sistem HR

Macam-macam Rumus Excel

Berikut macam-macam rumus MS Excel dan fungsinya:

Rumus Fungsi
SUM Menjumlahkan Nilai
AVERAGE Mencari Nilai Rata-Rata
AND Mencari Perbandingan
NOT Mencari Pengecualian
TRIM Menghilangkan Berlebih
Len Mengetahui Jumlah Karakter di Spreadsheet / MS Excel
OR Mengetahui Nilai dengan Perbandingan Atau
AREAS Menampilkan Jumlah Area
SINGLE IF & MULTI IF Untuk menampilkan sebuah nilai
CHOOSE Untuk menampilkan pilihan berdasarkan indeks
HLOOKUP Menampilkan data dari tabel secara horizontal
VLOOKUP Menampilkan data dari tabel secara vertikal
MATCH Menampilkan posisi dari suatu alamat cell tertentu
COUNTA Menghitung atau menampilkan jumlah cell yang terisi
CEILING Untuk membulatkan bilangan keatas
FLOOR Untuk membulatkan bilangan kebawah

Masih bingung, berikut ini penjelasan lengkap tentang Rumus MS Excel dan contoh-contoh penggunaannya:

1. SUM

SUM umumnya digunakan untuk menjumlahkan data-data yang ada pada cell. Dapat juga digunakan untuk menambahkan data per cell. Data dalam satu range, atau juga data dalam beberapa range sekaligus.

Contohnya Anda akan menjumlahkan 1 kolom tertentu, maka rumusnya yang harus diketik adalah =SUM(E2:E10), =SUM(E2:H2), demikian pula yang lainnya. Namun jika Anda ingin lebih mudah, dapat menggunakan fitur SUM tersebut di menu excel.

2. AVERAGE

Ini adalah fitur yang akan membantu mencari nilai rata-rata dalam suatu variabel. Contohnya Anda mempunyai sebuah tabel penghasilan karyawan sebuah perusahaan. Kali ini Anda akan mencari tahu, rata-rata penghasilan dari karyawan tersebut, yang perlu Anda lakukan hanyalah dengan mengetik rumus

=AVERAGE(D2:D10), atau =AVERAGE(D2:H2).

3.AND

Ini adalah rumus yang fungsinya menghasilkan nilai TRUE, apabila semua argumen yang sudah diuji sebelumnya BENAR, atau bisa juga menghasilkan kesimpulan FALSE, apabila semua argumen atau jawaban yang diberikan SALAH.

Teknik seperti ini dapat dilakukan, untuk Anda yang sedang mengisi kuesioner, atau kolom jawaban soal yang diberikan, guna mempermudah, proses pemberian nilai. Adapun rumus yang akan digunakan adalah =AND(E2>I2).

4. NOT

Rumus Not ini adalah kebalikan dari rumus AND, dimana akan menghasilkan kata-kata TRUE, jika kondisinya memang salah, dan FALSE jika kolom yang diuji tersebut memang BENAR.

Untuk menggunakan rumus yang satu ini, caranya, buat tabel atau cari tabel yang hendak digunakan. Kemudian masukkan rumus NOT, yaitu =NOT (H2<H5), atau angka kolom lainnya.

5. TRIM

Ketika sedang menginput data terburu-buru, tanpa disadari karyawan sering menaruh spasi di awal kalimat. Kelebihan spasi bisa membawa masalah dalam pengolahan data. Untuk menghilangkan spasi berlebih, gunakan formula TRIM. Rumusnya adalah TRIM(“text”).

6.LEN

Untuk mengetahui berapa jumlah karakter dalam sebuah spreadsheet, gunakanlah LEN. Rumus LEN adalah LEN(“text”) atau LEN (NAMA CELL). Hasilnya dapat berupa angka yang menunjukkan berapa banyak karakter dari kalimat atau cell tersebut.

Baca Juga: Jenis-Jenis dan Rumus Rasio Profitabilitas

7. OR

OR adalah rumus excel berikutnya yang juga umum digunakan, rumus yang satu ini akan menghasilkan Informasi TRUE, apabila beberapa argumen yang diberikan memang BENAR. Sedangkan FALSE, apabila semua argumen yang diberikan ternyata SALAH.

Contohnya adalah tentang hasil nilai ujian rata-rata dari para siswa. Apabila dibawah nilai 75, maka dirinya dinyatakan her(diulang), sedangkan jika nilainya lebih dari 75, maka dirinya dinyatakan lulus.

8. SINGLE IF & MULTI IF

Fungsi dari IF sendiri adalah untuk mengembalikan sebuah nilai yang ketika di cek itu BENAR / TRUE, dan juga mengembalikan nilai lainnya, yang juga dilihat kondisinya SALAH / FALSE.

Untuk contohnya tidak jauh berbeda dengan teknik penggunaan rumus pada OR. Namun terlihat lebih sederhana. Dimana ketika seorang siswa yang nilai ujiannya kurang dari jumlah 75 maka dirinya dinyatakan tidak lulus, demikian pula sebaliknya.

Jadi contoh rumusnya adalah =IF(G2<75;”TIDAK LULUS”;”LULUS”)

Sedangkan untuk multi IF sendiri, sebenarnya sama dengan SINGLE IF, hanya saja kali ini perintah yang diberikan agak panjang.

9. AREAS

Ini adalah fungsi rumus yang akan menampilkan jumlah area (sel / range), yang ada dalam 1 referensi.

10. CHOOSE

Ini adalah fitur yang akan membantu menampilkan hasil pilihan, yang disusun berdasarkan pilihan nomor indeks atau juga urutan yang ada pada sebuah referensi (VALUE), di mana di dalamnya ada beberapa data teks, numerik, dan juga formula atau nama range.

11. HLOOKUP

Fungsi pada rumus yang satu ini akan menampilkan data, yang diperoleh dari sebuah tabel, yang sebelumnya sudah disusun dalam format secara mendatar atau horizontal. Adapun syarat dari penyusunan tabel ini adalah data yang ada pada baris pertama ini harus sudah diurutkan, berdasarkan angka dari kecil, hingga besar atau istilah lainnya adalah naik.

12. VLOOKUP

VLOOKUP sendiri adalah data yang diperoleh dari sebuah tabel yang sebelumnya sudah disusun dalam bentuk tegak atau juga vertikal. Untuk syarat penyusunannya sendiri adalah tabel data yang ada, pada baris pertama ini, harus berurutan dari nilai paling kecil, ke nilai besar.

Contoh Rumusnya adalah =VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup])

13. MATCH

MATCH sendiri, berfungsi untuk menampilkan posisi dalam suatu alamat sel, yang telah ditetapkan sebelumnya, di dalam sebuah kelompok data. Umumnya rumus yang satu ini, dilakukan, untuk mempermudah mencari data tertentu, dari deretan data yang ada. Rumus MATCH adalah =MATCH(lookup_value,lookup_array,[match_type]COUNTIF

Untuk rumus yang digunakan adalah =COUNTIF(range;kriteria)

14. COUNTA

Fungsinya adalah untuk menghitung jumlah cell yang terisi. Misalnya saja dalam 1 kolom, ada 12 kolom yang digunakan, kali ini Anda akan mencari tahu, berapa kolom atau cell yang sebenarnya sudah terisi.

Contoh Rumus adalah =COUNTA(drag kolom yang ingin dihitung).

Baca Juga: Rumus dan Faktor Pengaruh Rasio Likuiditas

15. CEILING

Rumus CEILING digunakan untuk membulatkan bilangan ke ATAS pada nilai kelipatan angka tertentu. Rumusnya adalah CEILING(Angka CELLS; Kelipatan).

Contohnya, CEILING(B7;10). Maka angka pada Cells B7 akan dibulatkan ke atas dengan kelipatan 10.

16. FLOOR

Jika rumus sebelumnya untuk membulatkan ke atas, maka FLOOR digunakan untuk membulatkan ke BAWAH dengan nilai kelipatan tertentu. Rumusnya hampir sama dengan CEILING, tetapi diawali oleh FLOOR.

Rumus FLOOR adalah FLOOR(Angka cells; Kelipatan).

17. DAY

Ada sebuah rumput yang berfungsi untuk mencari hari (dalam angka 1-31). Data dari rumus DATE akan diekstraksi dan menghasilkan angka 1-31 sesuai jumlah hari dalam sebulan pada umumnya.

18. MONTH

Rumus MONTH hampir serupa dengan DAY, yaitu untuk mencari bulan dan akan menghasilkan angka 1-12. Rumusnya adalah MONTH(). Jangan lupa untuk isi kurung dengan cells yang dicari bulannya.

19. YEAR

Fungsi rumus YEAR adalah untuk mencari tahun (tahun disebut dalam angka 1900-9999). Hasilnya serupa seperti rumus MONTH dan DAY, yaitu berupa angka.

20. TODAY

Anda tidak perlu repot untuk menuliskan tanggal hari ini di tabel excel. Cukup tuliskan rumus TODAY (), maka sistem akan menuliskan hari, bulan, dan tahun sesuai waktu setempat.

21. TEXT

Jika Anda ingin menampilkan angka pada tanggal menjadi sebuah kalimat, maka gunakanlah rumus TEXT. Cukup ketik Text(Value, format_text), tanggal yang dihasilkan oleh TODAY akan berubah menjadi kalimat.

22. LOWER

Jika Anda ingin mengubah semua teks menjadi huruf kecil, maka gunakanlah rumus LOWER. Cukup tuliskan rumus LOWER(text), maka tulisan akan berubah menjadi huruf kecil.

23. UPPER

Jika rumus sebelumnya mengubah tulisan menjadi huruf kecil, maka UPPER berguna untuk mengubah menjadi kapital semua. Ketikkan rumus UPPER(text), hasilnya tulisan akan berubah menjadi huruf besar atau kapital semua.

24. PROPER

Ada kalanya Anda lupa menuliskan sebuah kalimat menjadi huruf kecil semua dan tak ada huruf kapitalnya. Rumus PROPER berfungsi mengubah karakter pertama di setiap kata menjadi huruf kapital sementara sisanya tetap huruf kecil. Rumusnya adalah  PROPER(text).

Banyak sekali bukan? Walaupun terlihat sulit pada awalnya, Anda akan terbiasa dan hafal dengan sendirinya jika sering menggunakan rumus excel di atas. Semoga uraian di atas dapat membantu pekerjaan baik di kantor maupun tugas akademis lainnya, ya!

Admin LinovHR

Recent Posts

3 Cara Menciptakan Sistem Rekrutmen Karyawan

Perusahaan manapun tentu ingin memiliki calon karyawan berkualitas. Namun, untuk memperolehnya tidaklah mudah. Perlu rentetan…

34 menit ago

Menilik Performance Management Cycle dalam Ruang Lingkup Perusahaan

Demi menjaga alur kerja dan produktivitas perusahaan, karyawan perlu bekerja secara optimal secara kontinu. Sayangnya,…

2 jam ago

Mengenal Gaji Pokok dan Perbedaannya dengan UMR

Dalam bekerja untuk suatu perusahaan, karyawan punya sejumlah hak dan kewajiban tertentu. Salah satu hak…

6 jam ago

Menyusun Strategi Pengelolaan SDM Melalui Sistem, Apakah Efektif?

Pengelolaan dalam sebuah organisasi sangat penting dalam perusahaan, khususnya pengelolaan karyawan. Mengapa demikian? Sebab kinerja…

1 hari ago

Menyukseskan Manajemen SDM Internasional ala LinovHR

Manajemen SDM internasional banyak digunakan oleh perusahaan multinasional atau perusahaan yang hendak mengembangkan usaha ke…

1 hari ago

Siapakah Konsultan HRD? Simak Ulasan Ini!

Mengelola sumber daya manusia perlu dilakukan secara teliti dan komprehensif. Terlebih, jika perusahaan memiliki karyawan…

1 hari ago