software engineer

10 Hal Wajib yang Harus Diketahui Sebelum Menjadi Software Engineer

Komputer dan perangkatnya merupakan teknologi masa kini yang membantu karir. Bayangkan jika terjadi masalah dengan program komputer tentu menghambat segala pekerjaan. Masalah seperti ini dapat diselesaikan oleh suatu profesi yang tak lagi asing yaitu software engineer. Mulai dari tahapan pengembangan, desain, menulis, modifikasi, mengidentifikasi, dan menyelesaikan masalah software menjadi tanggung jawab utamanya. Banyak dari fresh graduate berbondong-bondong melamar untuk posisi ini. Apa saja yang harus diketahui seorang software engineer? Check this out!

 

Apa Itu Software Engineer?

Software engineer adalah profesi yang melebihi programmer komputer. Dimana profesi ini tidak hanya menulis coding pemrograman. Tetapi juga melakukan analisa, merekayasa, spesifikasi, dan mengimplementasikan pada perangkat lunak. Tugas software engineer yang baik juga harus menanamkan jiwa kepemimpinan dalam dirinya. Sehingga, nantinya dapat mengelola suatu kelompok kerja agar berjalan harmonis.

 

10 Hal Yang Wajib Diketahui Software Engineer

Apabila ingin menjadi Software engineer tidak hanya memiliki pengetahuan sebatas perangkat lunak saja. Diperlukan juga hard skill yang mendukung pengerjaan tugas atau profesi lebih optimal. Simak pembahasannya di bawah ini! 

 

Menguasai dan up-to-date bahasa pemrograman

Pertama adalah menguasai skill dasar dari pemrograman atau coding. Sebab, jika tidak mengerti bahasa pemrograman akan kesulitan merangkai coding. Adapun bahasa pemrograman yang digunakan adalah C++, Ruby, Java, dan Python.

Skill ini dapat diperoleh dengan belajar di kelas secara langsung atau mengikuti kursus-kursus online. Bahasa pemrograman terus mengalami perkembangan. Oleh sebab itu dituntut untuk selalu up-to-date agar tidak kehilangan materi baru.

 

Menguasai computer programming (coding)

Skill paling penting adalah computer programming (coding). Aspek satu ini terfokus pada pengetahuan algoritma. Sejak awal harus membiasakan diri dengan coding karena akan menjadi makanan sehari-hari.

 

Menguasai software testing

Setelah proses coding dapat dikerjakan dengan baik ternyata tidak cukup. Sebab sangat memungkinkan coding mengalami error. Biasanya error akan diketahui pada tahap testing. Testing wajib dilakukan untuk menghindari kerugian yang mungkin dialami pemilik aplikasi atau website. 

 

Menguasai software debugging

Umumnya pekerjaan yang dilakukan profesi ini menghabiskan banyak waktu untuk melakukan debugging code. Sehingga sangat penting menguasai debugging software dengan lancar. Cara cepat menguasainya dengan belajar dan mempraktikkan debugging.

 

Menguasai database

Software engineer disarankan memiliki pemahaman mendalam terkait basis data. Misalnya, menguasai pengetahuan seputar penyimpanan database, pembuatan, memperbaharui, menghapus, menyisipkan dan pola keamanan dalam database. Seluk beluk database dapat dipelajari dari developer yang menggunakan query SQL dasar, Cassandra, Oracle, Redis dan lainnya.

 

Baca Juga: Mengenal Profesi Web Designer Masa Kini

 

Detail

Perlu juga melakukan pekerjaan dengan orientasi detail. Terutama ketika melakukan coding harus mendetail agar menghasilkan software berkualitas. Adapun yang termasuk detail adalah dapat menangkap kesalahan pada kode yang disusun orang lain dan diri sendiri.

 

Memiliki kemampuan komunikasi

Intinya, profesi ini menuntut kinerja maksimal dalam berbagai posisi lain. Seperti developer dan klien. Jadi sangat dibutuhkan kemampuan komunikasi secara lisan dan tulisan dengan sebaik mungkin. Supaya mampu menjelaskan teknis software dengan lengkap dan mudah dimengerti orang awam. Kemampuan komunikasi dapat diperoleh setelah banyak belajar dari pengalaman.

 

Memiliki kemampuan berpikir terstruktur dengan baik

Saat dihadapkan dengan masalah, seorang software engineer harus menyelesaikan dengan cara berpikir dan pendekatan terstruktur. Ingat masalah dalam perangkat lunak bisa terjadi karena kesalahan kecil. Bahkan, sebagian besar waktu bisa dihabiskan untuk menemukan pemecahan masalah dibanding menulis kode. Memiliki skill pemecahan masalah yang baik akan membuat pekerjaan Anda lebih mudah. Terutama jika didukung dengan kemampuan berpikir logis dan terstruktur.

 

Baca Juga: Cara Membangun Growth Mindset di Lingkungan Kerja

 

Memiliki rasa ingin tahu

Perkembangan dunia pemrograman selalu ada hingga saat ini. Jadi, sangat penting untuk selalu memupuk rasa ingin tahu dan haus ilmu. Seperti mengikuti informasi dan tren terkini dari workshop maupun blog. Aktivitas seperti ini efektif membuat pengetahuan semakin luas dan menemukan hal-hal positif yang berhubungan dengan pekerjaan. Rasa ingin tahu dapat membawa seseorang mencari ide-ide kreatif dengan pengetahuan yang dimiliki.

 

Multitasking

Profesi ini seringkali menuntut pengelolaan beberapa proyek sekaligus dengan tenggat waktu yang ketat. Oleh karenanya dibutuhkan kemampuan multitasking dan penentuan skala prioritas  proyek dengan tepat. Anda harus mampu  mengelola prioritas bersama-sama tim. Sekaligus menyeimbangkan dengan kemampuan sendiri dan kebutuhan klien. Jadi, dari sekarang sebaiknya mengasah kemampuan mengelola pekerjaan, mengatur deadline, menentukan prioritas, dan mengelola ekspektasi.

Dengan menguasai 10 hal di atas, Anda dapat menjadi seorang  software engineer yang handal, loh! Walau memiliki kualifikasi yang sulit, banyak orang yang tertarik karena gaji yang ditawarkan cukup tinggi untuk saat ini. Lingkungan pekerjaannya juga identik dengan startup yang mempunyai jam kerja fleksibel. Bagaimana? Tertarik untuk menjadi  software engineer?