bahasa pemograman

Mau Berkarir Sebagai Programmer? Ini 10+ Bahasa Pemrograman Populer

Perubahan zaman yang lebih digital membuat profesi yang sebelumnya kurang dibutuhkan bahkan tidak, nampaknya menjadi favorit, salah satunya adalah programmer. Programmer sendiri adalah pekerjaan yang tugasnya membuat sistem dengan bahasa pemrograman. Untuk itu, menjadi seorang programmer dibutuhkan keahlian yang expert dalam skill menulis kode program dengan bahasa pemrograman.

Bahasa pemrograman adalah perintah yang digunakan oleh programmer atau developer untuk menggunakan bahkan membuat software di komputer. Karena beragamnya bahasa pemrograman, membuat seorang bisa menjadi programmer.

Namun seperti apa model bahasanya? Bahasa apa saja yang wajib dipelajari? Mari simak bacaan dibawah ini agar Anda menjadi programmer handal!

 

Daftar Jenis Bahasa Pemrograman Populer

Berikut terdapat beberapa bahasa pemrograman terpopuler yang akan membantu Anda menjadi programmer handal.

1. Python

Python merupakan bahasa pemrograman yang paling umum dipakai dalam pengembangan website, bahkan dapat dijadikan pendukung dalam pengembangan software. Bahasa pemrograman python ini dapat digunakan untuk komputasi saintifik, data mining, hingga machine learning.

Beberapa platform yang telah menggunakan python sebagai bahasa pemrogramannya yaitu Google, Instagram, Facebook, Pinterest dan Youtube.

 

2. Java

Java, salah satu bahasa pemrograman yang paling tua, bahkan telah berusia lebih dari 20 tahun. Oleh karena itu, hampir 20 juta developer telah menggunakan ini dengan mengaplikasikannya di 15 miliar perangkat di dunia.

Java memiliki keunggulan dalam mesin virtual, Java Virtual Machine (JVM) yang dapat digunakan dalam hardware atau operation system (OS) manapun.

Hampir seluruh Android menggunakan Java sebagai sistem OS-nya. Tidak hanya itu, mobil seperti Volkswagen dan platform Amazon juga menggunakan sebagai pengembangan backend di website dan aplikasinya.

 

3. JavaScript

JavaScript sering dianggap sebagai ‘bapak’ bahasa pemrograman.karena kepopulerannya di kalangan developer. Lebih dari 95 persen website di dunia menggunakan JavaScript.

Berbeda dengan Python dan Java yang lebih digunakan sebagai website back-end, JavaScript biasa digunakan sebagai website front-end. Karena itu, framework seperti React dan AngularJS sering digunakan sebagai pendukung perkembangan Internet of Things (IoT) dalam perangkat mobile. 

 

Baca Juga: Mengenal Kaggle, Komunitas Data Scientist yang Bantu Tingkatkan Karir

 

4. Swift

Swift merupakan bahasa pemrograman paling populer dikalangan Apple. Karena digunakan dalam operation system iOS dan MacOS. Namun pada tahun 2014, Swift mulai meranjak pada platform bukan naungan Apple seperti VSCO.

 

5. C++

C++ merupakan bahasa pemrograman yang populer karena kemudahan yang ditawarkan. Fitur dan aplikasinya yang banyak serta mudah dipelajari membuat banyak programmer junior yang belajar dari C++.

Pada awalnya, C++ dijalankan oleh OS Unix, namun seiring dengan berkembangnya waktu dan mendapat dukungan sebagai low level coding, membuat C++ berfungsi lebih maksimal.

 

6, C#

C# yang dibaca see sharp merupakan bahasa pemrograman berbasis C++ yang dikembangkan dengan fitur programming lain seperti Java, Delphi, Visual Basic, dan lain sebagainya. Bahasa pemrograman ini lebih digunakan dalam orientasi objek yang sederhana.

 

7. Go/Golang

Go Language atau Go atau Golang sering digunakan dalam platform social media. Sehingga, Golang bersifat open source, algoritma yang jelas , dan struktur data yang mudah membuat performa website dapat dikembangkan sesuai keinginan atau tren masa kini.

 

8. PHP

PHP sendiri paling populer di Indonesia karena banyak penggunanya. PHP memiliki keunggulan server side scripting sehingga website lebih dinamis. PHP juga berinteraksi dengan MySQL sebagai perangkat database dan dasar CMS seperti WordPress.

Yahoo, WordPress, dan Facebook juga menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman dalam back-end. 

 

9. Scala

Scala biasa digunakan dalam membuat aplikasi web, desktop, serta back-end web development. Walaupun kurang begitu banyak yang tahu, Twitter, LinkedIn hingga Netflix menggunakan Scala sebagai skrip program aplikasi mereka.

 

10. Ruby

Dengan sintaksis yang mirip dengan bahasa Inggris, membuat banyak pemula yang menggunakan Ruby sebagai tempat belajar. Kode yang dapat dijadikan dalam satu baris, membuat kode yang lebih ringkas dan rapi.

Selain itu, Ruby juga dapat digunakan seperti 3D modelling, tracking informasi, hingga membuat web app. Tidak heran jika Github dan Scribd menggunakan Ruby pada skrip aplikasinya.

 

Baca Juga: Apakah yang Dimaksud dengan Scrum Master? 

 

11. Kotlin

Kotlin merupakan pesaing ketat bagi Java. Karena sering dibandingkan oleh Java untuk operation system Android. Namun, Kotlin memiliki kemampuan yang beda dari yang lain, mengelola program Android yang cukup kompleks.

Untuk itu, jika Anda berencana memiliki aplikasi yang cukup berat dan besar, Kotlin dapat menjadi jawaban bagi Anda!

 

12. Rust

Rust memiliki sintaksis yang mirip dengan C++ dan memiliki sifat yang sama dengan Golang. Hal baik lainnya dari Rust adalah dapat digunakan secara gratis! Dropbox hingga Coursera juga menggunakan Rust sebagai back-end websitenya.

 

Program Pelatihan Karyawan dengan Modul Learning and Development  LinovHR

mobile ess

 

Selain mempelajari bahasa diatas, ada cara yang tak kalah penting yang dapat membantu Anda untuk menjadi programmer expert, yaitu mengikuti program pelatihan.

LinovHR menyediakan modul Learning and Development dalam Software HRD untuk membantu HRD dalam menyusun berbagai pelatihan karyawan, termasuk perancangan kurikulum yang akan diajarkan kepada karyawan. 

Dengan perencanaan yang tepat, kinerja karyawan menjadi lebih unggul dan baik. Kinerja karyawan yang semakin unggul, kinerja perusahaan juga semakin meningkat!


Kesimpulan

Menjadi seorang programmer ternyata tidak sesulit yang terdengar. Mempelajari hal basic seperti bahasa programmer diatas dapat membantu Anda untuk menjadi programmer! Jangan pernah bosan untuk berlatih, siapa tahu programmer memang profesi yang cocok untuk Anda. Jangan patah semangat dan terus berkembang!