social media specialist

Ingin Menjadi Social Media Specialist? Kuasai 6 Skill ini

Wearesocial Hootsuite memaparkan bahwa pada tahun 2019, penggunaan media sosial di Indonesia mencapai 56% populasi atau sekitar 150 juta orang. Angka yang sangat besar adalah alasan kenapa perusahaan-perusahaan kini sangat memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan brand awareness serta meningkatkan angka penjualan. Alhasil, posisi social media specialist, kini sangat dibutuhkan di banyak perusahaan. 

Kali ini LinovHR akan membahas tentang posisi social media specialist mulai dari job description, skill yang harus dikuasai, jenjang karir, hingga besaran gaji dari posisi ini.

 

Tugas social media specialist 

Social media specialist bertanggung jawab dalam hal merencanakan, menerapkan, serta memantau strategi-strategi yang diterapkan di sosial media perusahaan. Fungsi dari sosial media ini antara lain adalah untuk meningkatkan brand awareness dari para audiens terhadap perusahaan serta sebagai salah satu strategi marketing untuk meningkatkan angka penjualan perusahaan. 

Adapun job description social media specialist yang lebih rinci adalah sebagai berikut: 

  • Merencanakan dan menerapkan strategi-strategi sosial media yang didasari dari: 
    • Riset pasar yang mendalam
    • Pemilihan platform sosial media yang tepat sasaran
    • Brand value serta identifikasi target audiens yang jelas
    • Target yang jelas dan tangible (dapat diukur) 

 

  • Membuat, menyunting, serta mempublikasikan konten berupa tulisan, gambar, atau video setiap hari. Konten yang baik adalah konten yang relevan bagi audiens dan dapat menggiring audiens untuk melakukan action yang diinginkan (beli produk, klik link, berlangganan email). 

 

  • Menyusun serta mengoptimasi media sosial milik perusahaan untuk meningkatkan visibilitas perusahaan di seluruh platform media sosial. 
  • Membuat kalender editorial serta jadwal penaikan konten yang jelas. 
  • Menganalisa metrics dan insight dari media sosial yang hasilnya nanti akan menjadi strategi untuk waktu berikutnya. 
  • Kolaborasi dengan departemen lain yang berhubungan seperti Customer Relation, Sales, dan departemen lainnya. 

 

Secara garis besar,  posisi ini membutuhkan orang dengan pemahaman mendalam tentang karakteristik dari tiap-tiap jenis media sosial yang ada. Posisi ini juga membutuhkan pemahaman tentang bagaimana cara mengoptimasi konten sehingga tak hanya bisa menaikkan engagement dengan audiens tapi juga efektif untuk meningkatkan pemasaran. 

 

Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Social Media Specialist

Salah satu skill yang diperlukan untuk menjadi sosial media specialist yang andal adalah kemampuan untuk memperkenalkan brand perusahaan dengan menyesuaikan tren serta tetap relevan terhadap target audiens. Kemampuan-kemampuan lain juga harus dimiliki diantaranya:  

 

1. Copywriting

Konten sosial media yang baik adalah adalah konten yang ketika dilihat sekilas bisa langsung menarik untuk dibaca atau ditonton. Ini artinya, anda harus menguasai teknik Copywriting yang baik. Tak hanya untuk konten berupa artikel saja, konten visual seperti poster dan video pun disusun berdasarkan konsep dan pesan yang ditulis oleh social media specialist. Oleh karena itu, kemampuan copywriting menjadi salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki social media specialist. 

 

2. Kreatif

Kini hampir semua perusahaan memiliki media sosial, hal ini membuat tantangan menciptakan konten yang menarik menjadi semakin tinggi. oleh sebab itu posisi ini selalu dituntut untuk mampu berpikir sekreatif mungkin agar konten-konten yang dipublikasikan menjadi berbeda sehingga dapat meningkatkan engagement rate social media perusahaan.

 

3. Analisis Data

Seorang social media specialist harus mampu untuk melihat data kemudian mengidentifikasi tren, mengembangkan rekomendasi, dan menyusun strategi berdasarkan data tersebut. Kemampuan analisis dibutuhkan untuk menghasilkan strategi media sosial yang efektif sehingga  kemungkinan tercapainya target menjadi lebih tinggi.

 

4. Manajemen Waktu 

Setiap bulannya, social media specialist Menyusun kalender konten yang berisi jadwal publikasi dari setiap konten yang sudah direncanakan. Karena konten harus naik sesuai dengan jadwal, oleh karena itu jika anda ingin berkarir di posisi ini harus mampu mengatur waktu dengan baik. Selain itu kemampuan multitasking juga harus dimiliki karena biasanya perusahaan memiliki chanel media sosial yang diatur lebih dari satu. 

 

5. Customer-Centric

Sebuah studi memaparkan bahwa 45% pelanggan menghubungi perusahaan melalui media sosial. Ini artinya, seorang social media specialist harus mampu melakukan follow up yang baik atas setiap respon (pesan, komentar dll) yang masuk dari para pelanggan. Hal ini penting karena pengalaman customer yang memuaskan akan mempengaruhi persepsi mereka terhadap brand perusahaan. Semakin baik komunikasi dengan customer, semakin baik pula nilai brand di mata customer.

 

6. Paham Tools Social Media

Untuk memudahkan setiap pekerjaan, penting bagi social media specialist menguasai tools sosial media seperti : Hootsuite, sprout social, Buzzsumo, Keyhole, Awario, Digimind Social,  Socialbakers.

 

Gaji Social Media Specialist

Secara rata-rata, gaji social media specialist berkisar dari Rp 4.400.000 sampai dengan Rp. 7.000.000. Tetapi tidak menutup kemungkinan anda mendapatkan gaji lebih dari itu. Kemampuan finansial perusahaan juga menentukan besaran gaji.

 

Baca Juga : Besaran Gaji Posisi Public Relation 

 

Jenjang Karir Sosial Media Specialist

Posisi ini merupakan bagian dari bidang digital marketing, Berikut ini jenjang karir yang bisa anda capai jika mampu menjalankan pekerjaan ini dengan baik:

  • Digital Marketing Specialist
  • Digital Marketing Analyst
  • Marketing Analyst
  • Brand Manager
  • Creative Director
  • Chief Marketing Officer

Demikian pemaparan LinovHR mengenai posisi social media specialist, job description, skill yang dibutuhkan, serta jenjang karir yang ada. Bagi HR dapat menggunakan Software HR LinovHR untuk mengelola berbagai posisi social media specialist di perusahaan baik itu terkait job desc, tugas, kpi, performance appraisal, career development dll.