tes potensi akademik

Pelajari Tes Potensi Akademik (TPA) untuk Lolos Seleksi Kerja!

Saat pandemi, kita tahu bahwa banyak karyawan yang terpaksa dirumahkan oleh sebab pemasukan perusahaan yang jelas menurun sangat drastis. Hal membuat daftar pencari kerja semakin meningkat. Jika Anda adalah salah satunya, Anda pasti tidak asing dengan istilah Tes Potensi Akademik (TPA). 

 

 

Pengertian Tes Potensi Akademik

Tes Potensi Akademik atau TPA merupakan salah satu jenis psikotest yang digunakan untuk mengukur intelektual seseorang. Di negara Indonesia sendiri, TPA banyak digunakan sebagai bagian dalam proses rekrutmen kerja. Meski demikian, format tes ini juga biasa dilakukan saat tes pendaftaran beasiswa, hingga tes masuk perguruan tinggi.

Faktanya, meskipun pertanyaan dalam Tes Potensi Akademik sering dianggap mudah, namun justru banyak yang mengalami kegagalan dalam tes ini. Alasannya yang cukup beragam, mulai dari tidak teliti, sedikitnya waktu pengerjaan, hingga dilema saat menentukan pilihan jawaban. 

Oleh sebab itu dibutuhkan trik khusus supaya Anda bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan benar dan mendapat skor yang terbaik. Tes Potensi Akademik biasanya menggunakan sistem penilaian skor. Jadi  semakin banyak jawaban yang berhasil Anda jawab dengan benar, semakin tinggi pula skor nya. 

 

Baca juga: Tips Wawancara Kerja untuk Fresh Graduate, HRD Pasti Terpikat!

 

Jenis-Jenis Tes Potensi Akademik

Dalam TPA ada empat aspek yang nantinya akan dinilai sebagai bahan pertimbangan dalam test. Pertama yakni verbal, lalu  numerikal,  logika  dan terakhir adalah figural.

 

Tes Verbal

Tes kemampuan verbal adalah berupa tes yang berfungsi untuk mengukur kemampuan memahami dan berpikir menggunakan bahasa. Bentuk-bentuk soal tes verbal sendiri diantaranya adalah sinonim atau persamaan kata, antonim atau lawan kata, padanan hubungan kata dan terakhir adalah pengelompokan kata.

 

Tes kemampuan numerik

Sementara itu, tes kemampuan numerik adalah tes yang ditujukan untuk mengetahui kemampuan berpikir dan pemahaman penggunaan angka. Tes ini nantinya akan mengukur seberapa mampunya Anda berpikir secara terstruktur dan logis. Untuk bentuk soalnya sendiri, tes angka umumnya terdiri dari aritmatika atau hitungan, seri angka, seri huruf, logika angka, dan angka dalam cerita.

 

Tes logika

Selanjutnya ada juga tes logika yang berguna untuk mengukur kelancaran nalar seseorang. Secara singkat, tes logika berfungsi sebagai alat untuk mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan masalah di dunia kerja dengan cara yang  logis atau masuk akal. 

Banyak dari peserta tes yang biasanya akan terkecoh dengan jenis soal yang satu ini. Beberapa bentuk soal tes logika antara lain adalah logika umum, analisis pernyataan dan kesimpulan atau silogisme, logika cerita, dan logika diagram.

 

Tes spasial atau gambar

Selanjutnya adalah kemampuan figural yang merupakan tes untuk mengetahui  kemampuan memahami dan berpikir menggunakan gambar. Tes ini juga berfungsi untuk mengukur daya logika ruang seseorang.

Untuk bentuk soal tesnya sendiri berbeda dari test lainnya karena secara keseluruhan menggunakan gambar.  Jenis tes nya antara lain padanan hubungan gambar, seri gambar, pengelompokkan gambar, bayangan gambar, dan identifikasi gambar.

 

Baca juga: Wajib Tahu! Jenis-Jenis Wawancara Kerja di Perusahaan

 

Rahasia Sukses Jalani Tes Potensi Akademik (TPA)

 

Lakukan Simulasi Tes Potensi Akademik Sesering Mungkin

Tips pertama yang pasti berguna untuk Anda adalah dengan melakukan latihan soal sesering mungkin. Sesuai dengan pepatah yang sering kita dengar yaitu “kita bisa karena terbiasa”. Hal ini juga berlaku untuk Anda yang akan mengikuti TPA. Anda perlu membiasakan diri dengan soal-soal yang nantinya akan dihadapi. Dengan begitu Anda akan lebih mudah memahami jenis soal dan cara menjawab pertanyaan tersebut.

Sebelum menuju hari tes kemampuan, umumnya Anda akan mendapat rentang waktu tergantung dari kebijakan penyelenggara. Waktu tersebut merupakan satu-satunya kesempatan emas yang harus Anda manfaatkan dengan terus berlatih sebaik mungkin. 

Anda bisa membeli beberapa buku yang didalamnya terdapat soal latihan TPA. dengan begitu setidaknya Anda sudah memiliki bekal untuk bertempur dengan soal-soal tersebut. Semakin Anda sering berlatih, maka Anda akan terbiasa dan hal tersebut bisa mengurangi rasa grogi yang bisa saja menyerang Anda pada saat menjalani test. 

 

Biasakan Diri dengan Jenis Soal Tes Potensi Akademik (TPA) Terbaru

Meskipun secara fungsi memang sama, namun biasanya TPA selalu diperbarui dari waktu ke waktu. Untuk itu Anda perlu mempersiapkan diri dengan berlatih soal TPA terbaru. Anda juga perlu menguasai jenis tes dan soal yang terbaru. 

Hal yang perlu Anda ketahui juga adalah bahwa setiap instansi atau penyelenggara punya kriteria tersendiri tergantung kebutuhan internal. Maka dari itu penting bagi Anda untuk menguasai setiap bidang dengan sebaik-baiknya. 

 

Baca juga: Contoh Surat Lamaran Kerja Untuk Fresh Graduate, Karyawan, Guru, dll

 

Konsentrasi dengan Kategori yang Sedang Dikerjakan

Jika Anda sudah faham tentang kriteria dan kebutuhan penyelenggara, maka Anda bisa mulai berfokus pada bidang yang diunggulkan. Salah satu penyebab seseorang gagal adalah biasanya karena ada bidang yang tidak dikuasai sementara bidang tersebut adalah bidang yang paling dibutuhkan oleh penyelenggara. Penting untuk menjadi lebih fokus pada bidang tertentu karena biasanya hal tersebut bisa menghindarkan  Anda dari terpecahnya konsentrasi.

 

Cukupkan Istirahat Sebelum Tes Dilaksanakan

Sebelum menjalani tes, pastikan Anda memiliki waktu istirahat yang cukup dan jangan tidur terlalu larut. Hal ini terdengar sepele, namun sangatlah penting. Penting bagi Anda untuk mendapatkan waktu istirahat yang cukup sebelum menjalani proses rekrutmen yang satu ini. 

Hal ini akan berguna untuk menghindari rasa kantuk di tengah menjalani tes. Jika Anda punya energi yang cukup Anda juga akan punya waktu konsentrasi yang lebih banyak sehingga Anda bisa menjaga fokus saat mengerjakan soal.

 

Jangan Lupa Berdoa agar Lancar Mengerjakan Soal TPA

Bekal pemahaman yang cukup, istirahat yang cukup sepertinya belum cukup. Anda juga perlu berdoa untuk memastikan bahwa batin Anda juga dalam keadaan yang baik. Sehingga semua hal yang akan Anda hadapi nantinya menghasilkan sesuatu yang baik bagi Anda. Berdoa akan membuat Anda menjadi lebih tenang, dengan demikian Anda bisa menjalani tes dengan lebih maksimal. 

Ketenangan pikiran merupakan faktor penting yang tidak bisa diabaikan. Sebab hal tersebut bisa memberikan pengaruh yang besar. Usaha dan doa adalah dua hal yang berkesinambungan. Lakukan yang terbaik pada setiap prosesnya dan semesta akan melakukan tugasnya.