action learning program

Mudahnya Membuat Action Learning Program dengan LinovHR

Ada berbagai jenis pelatihan dan pembelajaran yang dilakukan dalam perusahaan. Apapun jenisnya, pelatihan tersebut harus mempertimbangkan kebutuhan perusahaan yang didapatkan melalui evaluasi kinerja. Salah satu jenis pelatihan yang ada dalam perusahaan adalah action learning program. 

 

Pengertian Action Learning Program

Sebelum memahami apa itu action learning program, mari memahami apa yang dimaksud dengan action learning terlebih dahulu apa itu action learning. Secara sederhana, action learning adalah pendekatan pemecahan masalah. Pendekatan ini melibatkan pengambilan tindakan, merefleksikan hasil, membantu meningkatkan proses pemecahan masalah serta menyederhanakan solusi yang dikembangkan oleh tim. Sementara action learning program adalah jenis pembelajaran yang biasa dilakukan perusahaan dengan menerjunkan karyawan ke lapangan kerja secara langsung dengan bimbingan langsung karyawan lain yang lebih berpengalaman.

 

Baca Juga: Baru Menjadi Karyawan? Yuk, Kenali Tipe OJT!

Action Learning Program dapat dilakukan di semua tingkatan, baik individu maupun organisasi. Jenis pembelajaran ini dianggap sangat cocok untuk pendekatan tim untuk pemecahan masalah serta membantu dalam membangun tim dalam suatu perusahaan.  Untuk memperlancar proses pembelajaran, perusahaan juga memfasilitasi pembelajaran tanpa mengabaikan aspek manfaat dari karyawan. Banyak perusahaan yang sukses menggunakan action learning program untuk mencapai pengembangan karyawan yang lebih baik. 

Selama menjalani program, karyawan dan  karyawan lain yang lebih terlatih akan memeriksa dan memahami masalah yang dihadapi untuk memahami masalah, mengidentifikasi solusi, tindakan yang akan dilakukan, dan akhirnya merefleksikan serta bertukar ide tentang proses yang telah dilalui. Tujuannya agar karyawan yang mengikuti kegiatan tersebut dapat mengembangkan kemampuan.

 

Membuat Action Learning Program dalam Software HRD LinovHR

Action learning program adalah proses di mana karyawan bekerja sekaligus belajar secara bersamaan dalam menangani masalah dengan konsekuensi yang nyata. Situasi dan kesulitan yang dihadapi oleh karyawan tak hanya memberikan pengetahuan formal, tetapi juga contoh praktis dan refleksi. Karyawan yang dilatih melalui action learning program tetap termotivasi karena relevansi proses pembelajaran dengan praktik kerja mereka. 

Untuk membuat sebuah perencanaan pembelajaran atau pelatihan, perusahaan umumnya menggunakan beberapa dokumen untuk menuliskan rencana tersebut. Cara tersebut tidaklah efisien karena melibatkan dokumen fisik yang mudah hilang atau rusak. Penggunaan dokumen fisik juga tidak memungkinkan pihak-pihak yang terkait dengan program tersebut untuk memantaunya secara real time. 

Fitur Development Activity dalam Software HRD dari LinovHR  dapat membantu perusahaan dalam menyusun action learning program dengan efektif, cepat, dan sistematis. Fitur ini membantu perusahaan dalam menentukan jenis training, durasi, daftar peserta, biaya yang dibutuhkan, serta membantu mengukur skill dan kompetensi apa saja yang harus tercapai melalui action learning program. 

Dalam menyusun action learning program, perusahaan harus menentukan dan mengisi beberapa atribut guna memperinci pembelajaran. Atribut yang dimiliki pada action learning program diantaranya:

 

Modul/Study Case

Pertama, perusahaan harus menentukan hal apa yang akan diangkat. Hal tersebut dapat berupa beberapa study case atau modul. Materi pembelajaran ini harus relevan dengan masalah atau kebutuhan perusahaan. 

 

Session

Pembelajaran tak akan lancar tanpa kehadiran pelatih atau pihak lain yang lebih berpengalaman. Selanjutnya, perusahaan akan menentukan session yang mencakup instructor, lokasi, waktu, serta periode diadakannya action learning.

 

Outcomes

Setiap pembelajaran dalam perusahaan akan mengharapkan hasil atau output yang diperoleh dari mengikuti sebuah program pembelajaran atau pelatihan. Hasil yang dimaksud dapat berupa Competencies yang berisi informasi mengenai kompetensi yang akan diraih karyawan setelah mengikuti program dan Certificate sebagai penghargaan.

 

Baca Juga: Cara Meningkatkan Kompetensi di Lingkungan Kerja

 

Test/Quiz & Result

Untuk mengetahui apakah karyawan meraih kompetensi yang telah ditentukan perusahaan, karyawan harus melalui tes atau quiz terlebih dahulu. Hasil tahapan ini akan mempengaruhi karyawan apakah akan mengikuti tahapan selanjutnya atau tidak. 

 

Bonding & Penalty

Ikatan dinas atau bonding and penalty adalah perjanjian yang dilakukan antara karyawan dan perusahaan sebelum melalui pembelajaran. Karyawan akan dikenai denda atau penalti jika melanggar perjanjian tersebut.  

 

 

hris

 

Software HRD LinovHR untuk Pelatihan dan Pengembangan yang Lebih Baik

Pembelajaran dalam pelatihan dan pengembangan karyawan adalah hal yang penting bagi perusahaan. Hal ini karena dalam menjaga proses perusahaan yang berkesinambungan, diperlukan karyawan dengan kinerja luar biasa.  Tanpa pelatihan dan pengembangan yang rutin, perusahaan akan tertinggal dari kompetitor yang lain. Oleh karena itulah perusahaan selalu melakukan pelatihan dan pengembangan karyawan secara kontinu. 

LinovHR menyadari hal tersebut dan menyajikan modul Learning and Development dalam Software HRD untuk membantu perusahaan dalam menyusun dan mengimplementasikan action learning program. Berbagai fitur yang tersedia dalam modul Learning and Development dalam Software HRD berfungsi untuk mengelola kegiatan pembelajaran dan pengembangan perusahaan untuk meningkatkan skill dan kompetensi karyawan. Hubungi LinovHR melalui url berikut ini linovhr.com/contact/ untuk keterangan lebih lanjut!