retensi karyawan

Tips Ampuh Tingkatkan Retensi Karyawan Hingga 95%

Sebuah perusahaan tentu menginginkan karyawan-karyawan terbaiknya tetap bertahan diperusahaan tersebut. Untuk itu, manager perusahaan harus melakukan upaya-upaya khusus yang biasa disebut dengan Retensi Karyawan. Retensi karyawan ini merupakan suatu keharusan bagi perusahaan karena pada hakikatnya perusahaan sudah melakukan investasi pada karyawannya. Jika perusahaan kehilangan karyawan, artinya perusahaan juga kehilangan modal baik berupa uang, tenaga, keahlian, pengetahuan, dan lain sebagainya.

 

Baca Juga: Apa itu Retensi karyawan?

 

Semakin tinggi tingkat retensi karyawan, maka menunjukkan bahwa perusahaan berhasil dalam program retensi karyawannya. Angka 95% menjadi target yang diharapkan oleh perusahaan. Angka ini tergolong tinggi namun masih sangat logis. Hal yang menjadi pertanyaannya adalah bagaimana cara agar retensi karyawan hingga 95% tersebut bisa di capai? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut 6 tips ampuh yang bisa dilakukan.

 

1. Jalin Hubungan Baik antara Pimpinan dan Karyawan

Tak bisa dipungkiri, banyak kasus berhentinya karyawan dikarenakan tidak baiknya hubungan mereka dengan pimpinan atau manager. Hubungan yang tidak baik ini tidak hanya soal perselisihan, tetapi kerap kali juga karena kurang adanya keterbukaan sehingga menimbulkan kesalahpahaman.

Untuk itu, jika anda adalah seorang pimpinan atau manager baik menengah atau atas, harus bisa menghadirkan iklim yang baik di tempat bekerja. Jalin hubungan yang baik dengan tidak menutup diri dan akrab kepada karyawan dengan tetap menjaga wibawa.

 

2. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Menyenangkan

Apa yang sering kali membuat seorang karyawan malas ke kantor? Salah satunya karena lingkungan kantor yang membosankan. Interior kantor yang monoton dan membosankan akan menciptakan rasa malas, tidak nyaman, bahkan sifat mudah marah. Ini tentu akan sangat berpengaruh pada produktifitas karyawan karena pemikiran kreatif dan kritis mereka tidak terdorong.

Ada banyak perusahaan yang sadar akan hal tersebut, mereka membangun kantor  dengan interior dan pengalaman yang menyenangkan. Retensi karyawan mereka juga bisa ditingkatkan karena karyawan bekerja di tempat yang layaknya tidak seperti kantor biasa.

 

3. Beri Dukungan Kepada Karyawan

Hubungan yang baik tentu tak cukup jika pimpinan atau manager tak memberikan dukungannya. Dukungan ini menunjukkan bahwa anda peduli akan kondisi karyawan dan apa saja kesulitannya. Dukungan juga bukan berarti soal motivasi kata-kata, melainkan juga soal fasilitas. Bagaimana mungkin seorang karyawan betah di sebuah perusahaan jika pekerjaan kantor yang ia kerjakan justru memakai alat pribadinya.

 

4. Buka Peluang untuk Karyawan Mengembangkan Diri

Karyawan terbaik biasanya memiliki visi yang jelas akan hidupnya. Untuk itu, mereka biasanya tahu pasti apa yang mereka inginkan dan pengembangan diri seperti apa yang dibutuhkan. Disinilah perusahaan harus mengambil peran.

Manager divisi khususnya harus memberi kesempatan kepada karyawan untuk melakukan pekerjaan baru yang dapat mengembangkan dirinya. Hal ini bisa membuat karyawan merasa dibutuhkan dan berperan dalam kemajuan perusahaan. Akhirnya, mereka akan terbangun kesadaran untuk bersikap loyal terhadap perusahaan.

Baca Juga: Pengembangan Karir Karyawan dan Aplikasinya di Dalam Perusahaan

 

5. Berikan Apresiasi

Setiap orang suka diapresiasi. Hal ini harus disadari oleh pimpinan perusahaan untuk mampu bersikap apresiatif. Jika karyawan melakukan hal yang baik, tunjukkan apresiasi atas hal tersebut. Begitupun sebaliknya, jika memang kurang baik maka berikan arahan yang diharapkan perusahaan.

Apresiasi ini juga menyangkut kepada penghargaan. Sebagai contoh dengan memberikan bonus atau promosi jabatan. Berilah penghargaan itu bahkan sebelum mereka memintanya. Dengan begitu, rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri karyawan tinggi dan kepercayaan mereka pada karir di perusahaan anda juga akan meningkat.

 

6. Terbuka akan Jenjang Karir

Seperti yang sudah diungkap sebelumnya, karyawan yang berpotensi biasanya memiliki visi hidup yang jelas. Artinya, mereka sangat mementingkan jenjang karirnya di perusahaan tempatnya bekerja. Hal ini sering dilupakan perusahaan. Manager atau pimpinan tidak terbuka akan jenjang karir dan tidak menjelaskan bagaimana promosi bisa didapatkan.

Keterbukaan akan jenjang karir akan membantu karyawan mengambil sikap akan kerjanya. Lakukan juga evaluasi atau penilaian kerja karyawan secara berkala agar mereka tahu apa yang harus mereka perbaiki.

 

Itulah 6 tips ampuh yang bisa diterapkan dalam upaya retensi karyawan pada sebuah perusahaan. Secara umum yang perlu diperhatikan adalah bagaimana manager atau pimpinan perusahaan bisa menyesuaikan diri dengan zaman dan memahami karyawan dengan baik.