Pengembangan Karir: Pengertian, Cara Menerapkannya, dan Contoh

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

pengembangan karir
Isi Artikel

 

Setiap karyawan yang bekerja pada suatu perusahaan tentu ingin berkembang karirnya.

Pengembangan karir ini merupakan suatu keniscayaan karena tidak ada manusia yang ingin mengalami kemunduran dalam hidupnya termasuk karyawan yang tidak ingin stagnan dalam satu posisi apalagi turun jabatan.

Hal ini juga tidak boleh diabaikan oleh perusahaan. Suatu perusahan justru perlu dipertanyakan keprofesionalitasannya ketika karyawan yang ada di dalamnya tidak bisa berkembang sebagaimana mestinya.

Oleh karena itu, perusahaan selayaknya menjadi pengembangan karir karyawan sebagai salah satu perhatian untuk memajukan perusahaan itu sendiri.

Dalam pelaksanaanya, pengembangan karir bagi karyawan juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas dan kompetitif, pengambangan karir harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

Dengan kata lain, pengembangan karir karyawan adalah suatu kegiatan manajemen SDM yang terintegrasi dengan kegiatan SDM lainnya.

 

Apa itu Pengembangan Karir?

Pengembangan karir adalah suatu proses yang dilakukan oleh perusahaan untuk melakukan perubahan status, posisi, atau kedudukan karyawan di perusahaan tersebut.

Tidak hanya soal jabatan, pengembangan karir ini juga menekankan pada peningkatan kemampuan karyawan agar mampu menampilkan performa terbaiknya.

 

Dalam proses pengembangan karir, terdapat 3 pihak yang berperan yaitu

  1. Individu (karyawan itu sendiri),
  2. Manajer,
  3. Perusahaan.

 

Individu dimaksudkan bahwa setiap karyawan bertanggung jawab dalam mengembangkan dirinya untuk mencapai posisi tertentu. Semua upaya akan sia-sia jika dari individu karyawannya tidak berkeinginan untuk mengembangkan diri.

Dari segi manajer, berperan dalam memberikan dukungan dan umpan balik (feedback) atas kinerja yang sudah ditampilkan karyawannya.

Sedangkan dari segi perusahaan, perannya adalah menjadi penggerak dengan memberikan program pelatihan, pilihan jenjang karir, dan melalui kebijakan yang dimiliki.

 

Pengembangan Karir Menurut Ahli

Menurut I Komang A, dkk (2012), pengembangan karir adalah peningkatan pribadi yang dilakukan seseorang untuk mencapai suatu rencana karir serta peningkatan oleh departemen HR untuk mencapai suatu rencana kerja sesuai dengan jalur atau jenjang organisasi.

Sejalan dengan pengertian tersebut, Sinambela (2016) juga mengatakan bahwa pengembangan karir adalah upaya yang dilakukan oleh organisasi dalam merencanakan karir pegawainya yang disebut sebagai manajemen karir, antara lain merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi karir.

Suatu pengembangan karir selayaknya dilakukan dengan perencanaan dan strategi khusus. Hal ini untuk menjamin pelaksanaanya sesuai dengan harapan dan target yang diinginkan baik oleh perusahaan ataupun karyawan.

Untuk itulah, upaya pengembangan karir yang merupakan salah satu bentuk manajemen sumber daya manusia ini dilaksanakan melalui suatu program yang dikenal dengan sebutan Program Pengembangan Karir atau Career Development Program (CDP).

 

Pentingnya Program Pengembangan Karir untuk Karyawan

manfaat pengembangan karir
Manfaat Pengembangan Karir

 

Pengembangan karir sangat berguna bagi perusahaan agar roda perusahaan bisa berjalan dengan baik karena ada rotasi jabatan yang terjadi di dalamnya.

Selain itu, dengan adanya program pengembangan karir, perusahaan bisa menekan angka resign-nya karyawan.

Dikutip dari forbes, penelitian The LinkedIn Global Job Seeeker Trends menunjukkan bahwa alasan utama karyawan berganti pekerjaan adalah karena kurangnya kesempatan untuk mengembangkan karir. Alasan utama mereka tertarik pada perusahaan baru adalah jalur karir yang kuat.

Tetapi tentunya program pengembangan karir ini sangat bermanfaat dan penting bagi karyawan. Beberapa keuntungan yang diperoleh karyawan dari program pengembangan karir ini adalah seperti.

 

1. Lebih Memahami Passion

Memahami passion yang dimiliki tentu penting bagi seorang karyawan untuk melakukan pengembangan diri sesuai kemampuan dan bakatnya.

Dengan memahami passion, seorang karyawan juga dapat bekerja lebih produktif, kreatif, dan inovatif karena bekerja dengan semangat.

 

2. Jaminan Kesejahteraan

Memberikan suatu program pengembangan karir adalah bentuk jaminan kesejahteraan yang amat penting bagi karyawan.

Terjaminnya kesejahteraan hidup akan membuat karyawan lebih loyal dalam bekerja. Pelatihan, pendidikan, bahwa beasiswa yang diterima karyawan menjadi modal untuk mereka berprestasi lebih tinggi.

 

3. Menambah Relasi Kerja

Perkembangan karir artinya karyawan akan berhubungan dengan orang-orang baru sesuai posisi/jabatannya baik di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan.

Peluang relasi ini sangat penting untuk pengembangan diri yang bisa menjadi modal untuk menghadapi tantangan sosial di masa depan.

 

4. Meningkatkan Percaya Diri

Mendapatkan pengembangan karir tentu menjadi amunisi diri bagi seorang karyawan untuk meningkatkan kepercayadiriannya. Rasa percaya diri ini akan sangat penting untuk karyawan agar mampu bersaing dengan perkembangan global.

Program pengembangan karir bagi karyawan adalah investasi strategis baik bagi perusahaan maupun bagi karyawan.

Program ini penting bagi karyawan karena bisa menjadi motivasi untuk mengembangkan diri dengan jaminan kesejahteraan yang secara bersama juga diterima.

Perusahaan ataupun HR bisa turut andil dalam pengembangan karir karyawan.

 

Cara Membuat Rencana Pengembangan Karir

Pengembangan karir karyawan artinya karyawanlah yang menjadi fokus kebutuhan untuk berkembang sehingga mereka bisa menumbuhkan karirnya.

Untuk itu, perlu komunikasi dan pemahaman yang baik antara perusahaan dan karyawan. Itulah mengapa, pengembangan karir harus direncanakan dengan baik pula agar tepat guna.

 

Dikutip dari laman thebalancecareers, Susan M. Heathfield memberikan beberapa langkah dalam membuat rencana pengembangan karir oleh perusahaan untuk karyawannya, yaitu :

  • Terbuka pada tanggapan karyawan, yaitu seorang manajer atau bagian HRD bisa menanyakan bagaimana karyawan melihat karirnya di perusahaan tersebut. Gali pemikiran mereka tentang apa yang mereka inginkan dari karir di perusahaan tersebut.
  • Sarankan agar karyawan memikirkan akan beberapa hal seperti ‘apa sasaran pengembangan kariri yang ingin dicapai dalam tiga tahun?’ dan ‘apa yang ingin dicapai dalam tahun ini?’. Serta tanyakan pula langkah apa yang mereka pertimbangkan dalam mencapai tujuan tersebut?
  • Siapkan rekomendasi tentang apa yang bisa perusahaan berikan dalam upaya mengembangkan karir karyawan. Dukungan seperti apa yang bisa perusahaan berikan sehingga sasaran pertumbuhan karir bisa diraih.
  • Libatkan karyawan dalam merumuskan rencana-rencana pengembangan karir. Bersikaplah fleksibel karena karyawan mungkin saja memiliki cara yang ingin mereka diskusikan.
  • Perusahaan juga bisa membuat suatu formulir yang memuat secara rinci akan rencana pengembangan karir untuk ditinjau dan dilakukan input tambahan oleh karyawan.

 

Baca Juga: 7 Jenis Pelatihan dan Pengembangan SDM dan Manfaatnya bagi perusahaan

 

Mengaplikasikan Pengembangan Karir di Perusahaan

Mengaplikasikan Pengembangan Karir
Penerapan Pengembangan Karir

 

Pengembangan karir bagi karyawan di perusahaan harus dibangun dengan tepat sesuai dengan tahapan dalam karir karyawan.

Setidaknya ada 3 tahap karir bagi karyawan yaitu awal, pertengahan, dan akhir. Ketiganya memerlukan peran serta perusahaan dalam upaya mewujudkan pengembangan karir tersebut.

 

Tahap Karir Awal

Setiap karyawan tentu memulai karirnya dari posisi tertentu sesuai kebidangan, keahlian, dan pendidikannya. Inilah yang disebut karir awal.

Dalam prosesnya, karir awal tidak selalu berjalan mulis karena ada berbagai masalah seperti ketidaksesuaian realitas pekerjaan, seniorisasi, batasan loyalitas yang tidak jelas, sulit beradaptasi dengan lingkungan internal maupun eksternal, insentivitas akan aspek politik organisasi, dan lain sebagainya.

Dengan berbagai kemungkinan masalah tersebut, perusahaan selayaknya mengambil peran dalam mendorong para karyawan agar berpartisipasi dalam penilaian mandiri dan membantu mereka menentukan jalur karir yang realistis.

Memformulasikan rencana karir ini akan memberikan gambaran kepada karyawan di tahap awal agar bisa melakukan perencanan diri akan karirnya.

 

Tahap Karir Pertengahan

Tahap pertengahan bisa dikatakan sebagai periode stabilisasi karena mereka sudah cukup mampu memahami kerja dengan segala tanggung jawabnya.

Pada tahap ini, karyawan mulai menemukan pengalaman baru seperti penugasan khusus, promosi, hingga tawaran dari perusahaan lain.

Menyikapi hal-hal yang terjadi pada tahap ini, perusahaan harus bisa memposisikan diri sebagai partner yang siap memberi pembinaan melalui pelatihan dan sejenisnya.

Karena orang-orang di tahap ini biasanya sudah cukup berumur, artinya mereka juga perlu memperoleh ilmu dan kecakapan baru yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Perusahaan bisa melakukannya dengan mengirimkan karyawan untuk mengikuti seminar, workshop, kursus, dan lain sebagainya.

 

Baca Juga: Apa itu Training Need Assessment (TNA) ? Ini Pembahasan Lengkapnya

 

Tahap Karir Akhir

Pada akhirnya, karyawan akan masuk ke tahap akhir dimana mereka yang sudah senior dan bersiap pensiun mulai mengurangi beban kerja sekaligus mentransfer ilmu kepada mereka yang akan menggantikan posisinya.

Pada tahap ini, perusahaan bisa memberikan kebebasan kepada karyawannya namun memastikan mereka tetap produktif selama masa-masa akhir tersebut.

 

Contoh Program Pengembangan Karir

Lantas seperti apa program pengembangan karir dilaksanakan?

Terdapat beberapa cara yang lumrah dipakai dalam program pengembangan karir.

 

1. Pendidikan dan Pelatihan

Metode ini menjadi salah satu cara perusahaan untuk memperbaiki dan mengembangkan sikap, perilaku, keterampilan, serta pengetahuan dari karyawannya sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Bentuk-bentuk pendidikan dan pelatihan ini adalah seperti perencanaan karir, pembelajaran, rotasi pekerjaan, pelatihan dan bimbingan, bussines games, simulasi, magang, dan lain sebagainya.

 

2. Promosi

Promosi menjadi bentuk program pengembangan karir yang diharapkan oleh karyawan karena mereka bisa mendapat jabatan dengan posisi yang lebih tinggi.

Umumnya, promosi juga akan diikuti oleh tugas dan tanggung jawab yang lebih tinggi pula, namun semua akan sebanding dengan income dan fasilitas yang didapat.

Pelaksanaan promosi tentu harus memperhatikan syarat-syarat seperto pengalaman, tingkat pendidikan, kejujuran, loyalitas, dan sebagainya.

 

3. Mutasi

Mutasi merupakan perubahan posisi/jabatan atau tempat bekerja yang dilakukan pimpinan perusahaan kepada karyawannya baik secara horizontal maupun vertical.

Prinsip dari program mutasi ini adalah memindahkan karyawan ke posisi yang lebih tepat dengan pekerjaan yang sesuai sehingga produktivitas kerja bisa meningkat.

 

Baca Juga: 7 Indikator Penilaian Dalam Promosi Jabatan

 

Mudahkan Manajemen Pengembangan Karir ke Karyawan dengan Career Path LinovHR

 

LinovHR

 

Pengembangan karir karyawan sebagai suatu kegiatan manajemen sumber daya manusia menjadi bentuk realisasi akan hubungan antara karyawan dengan perusahaannya.

Meskipun tergantung dari profesionalisme masing-masing karyawan, perusahaan tetap mengambil peranan penting dalam pengembangan karir ini.

Semakin baik sistem pengembangan karir karyawan di suatu perusahaan, maka semakin mudah juga bagi karyawan merencanakan pengembangan karirnya.

Modul Career Path dari LinovHR adalah solusi yang inovatif untuk membantu perusahaan dalam mengelola dan meningkatkan pengembangan karir karyawan mereka.

Karyawan dapat menggunakan Career Path dari LinovHR untuk merencanakan pengembangan pribadi mereka. Mereka dapat menetapkan target karir, mengidentifikasi peluang pengembangan, dan merancang langkah-langkah untuk mencapai tujuan karir mereka.

Tdak hanya memberikan manfaat bagi individu, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan dan keberhasilan jangka panjang perusahaan melalui pengelolaan yang lebih efektif dari sumber daya manusia mereka.

Tentang Penulis

Picture of Admin LinovHR
Admin LinovHR

Akun Admin dikelola oleh tim digital sebagai representasi LinovHR dalam menyajikan artikel berkualitas terkait human resource maupun dunia kerja.

Bagikan Artikel Ini :

Related Articles

Newslater

Newsletter

Tentang Penulis

Picture of Admin LinovHR
Admin LinovHR

Akun Admin dikelola oleh tim digital sebagai representasi LinovHR dalam menyajikan artikel berkualitas terkait human resource maupun dunia kerja.

Artikel Terbaru

Telusuri informasi dan solusi HR di sini!

Subscribe newsletter LinovHR sekarang, ikuti perkembangan tren HR dan dunia kerja terkini agar jadi yang terdepan di industri

Newsletter