manajemen stress

Tips Manajemen Stress untuk Karyawan

Manajemen stress adalah kemampuan bagi seorang individu untuk mengatasi gangguan emosional yang datang sebagai respon dari kejadian di sekitarnya. Tujuan dari kegiatan mengelola stress itu sendiri adalah untuk meningkatkan kualitas hidup individu menjadi lebih baik. Jadi. individu mampu menghadapi semua tantangan yang ada dalam hidupnya dengan baik dan tangguh. 

Stress merupakan bentuk reaksi psikologis yang normal terjadi jika terjadi peningkatan beban kehidupan, sosial, pekerjaan, dan sebagainya. stress timbul sebagai peringatan diri bahwa otak mengalami tekanan yang berlebihan.

Di lingkungan kerja, stress mudah sekali dilihat dari ekspresi rekan atau bawahan kalau ada pekerjaan yang menumpuk. Stress yang tidak segera diselesaikan dalam lingkungan kerja dapat menyebabkan kinerja karyawan menurun sehingga pekerjaan tidak dapat diselesaikan dengan benar.

Maka, penting bagi karyawan untuk secara mandiri paham mengenai faktor stress yang menjangkiti mereka dan bagaimana melakukan manajemen stress. Hal tersebut akan membantu karyawan mengelola tindakan, gaya hidup, emosi, pikiran dan cara upaya untuk menyelesaikan masalah. 

Apa saja yang bisa karyawan lakukan untuk mengatasi stress? Berikut adalah beberapa tips cara manajemen stress untuk karyawan yang mudah diikuti. 

 

Identifikasi Penyebab stress

Stress di tempat kerja tidak hanya karena tumpukan pekerjaan yang tak terjawab atau terselesaikan. Tetapi stress juga dapat termotivasi karena masalah di rumah seperti memiliki argumen dengan teman atau anggota keluarga, terlilit utang atau masalah pribadi lainnya.

Tentunya masalah pribadi bukanlah hal yang baik jika dibawa dalam pekerjaan.  Banyak teori psikologi mengatakan bahwa cara untuk mengatasi stress akibat tekanan dari masalah pribadi dapat diselesaikan dengan menulis atau bercerita dengan orang lain. Coba identifikasi hal-hal yang membuat stress, kemudian tuliskan dalam selembar kertas sembari menentukan masalah mana yang akan diselesaikan terlebih dahulu. 

Baca Juga: Tanda-Tanda Burnout di Tempat Kerja

 

Ambil Napas Dalam-dalam

Ketika merasa kewalahan atau keluar dari pertemuan yang tegang dan perlu menjernihkan pikiran, cobalah atur pernapasan dalam beberapa menit untuk mengembalikan keseimbangan.  Cukup tarik napas selama lima detik, pegang dan buang napas dalam jumlah yang sama melalui hidung. Cara ini akan menghasilkan ketenangan dan fokus setara dengan kelas yoga yang dilakukan dalam 90 menit.

Olahraga Ringan

Dalam beberapa kasus, olahraga ringan juga dapat membantu karyawan mengatasi stress. Olahraga ringan dilihat sebagai cara untuk mengatasi perhatian dan konsentrasi agar tetap terjaga. Selain baik untuk menjaga kesehatan mental, olahraga ringan juga baik untuk kesehatan. Lakukanlah senam singkat di bawah sinar matahari saat pagi di hari libur atau jogging. Niscaya tubuh akan lebih segar dan siap menghadapi tantangan pekerjaan. 

 

Bersosialisasi

cara berinteraksi dengan rekan kerja secara tidak langsung akan membentuk sosialisasi yang tinggi dalam perusahaan. Selain itu, bersosialisasi  dapat membuat karyawan punya pandangan lebih luas mengenai masalah yang dihadapi dan bisa saja mendapatkan bantuan dari orang lain untuk menghilangkan stress.

Baca Juga: Tips Meningkatkan Skill Komunikasi di Tempat Kerja

Organisir Waktu Kerja

Perencanaan yang terorganisir dan teratur dapat sangat mengurangi stres di tempat kerja. Menjadi terorganisir dengan waktu membuat karyawan tidak tergesa-gesa dalam menyelesaikan pekerjaan.Di saat memulai pekerjaan, tentukan pekerjaan mana yang akan lebih dahulu dilakukan dan mana yang sekiranya bisa dilakukan setelahnya.  Karyawan pun akan menjadi lebih efisien dengan pekerjaan bila melakukan organisir waktu kerja yang tepat. 

 

Biasakan Gaya Hidup Sehat

Gaya hidup sehat secara tidak langsung membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus di tempat kerja.Beberapa gaya hidup sehat meliputi; tidak merokok dan minum minuman beralkohol, mengurangi paparan dengan gadget, makan makanan bergizi, dan mengerjakan pekerjaan tepat waktu. 

 

Melaksanakan Avoid, Alter, Adapt, Accept

Secara umum manusia tidak dapat memastikan dengan mutlak masalah apa saja yang akan menghampirinya. Namun, karyawan dapat menerapkan Avoid (menghindari), Alter (mengubah), Adapt (membiasakan), Accept (menerima). Sebisa mungkin hal yang menyebabkan stress dan ubah respons terhadap masalah yang menyebabkan stress. Kemudian, cobalah beradaptasi dengan penyebabnya Pahami pula ada banyak hal dari faktor eksternal berada diluar kontrol dan menerima bahwa hal tersebut sulit untuk diubah. 

 

Berikan Waktu Santai

Selain berolahraga, kegiatan rekreasi dan menyenangkan dapat mengurangi stress yang dirasakan. Setiap orang harus memiliki kegiatan favorit mereka suka melakukan kegiatan waktu luang saat stress tiba-tiba melanda. Lakukanlah kegiatan bersantai di saat libur

 

Demikian manajemen stress yang mudah untuk dilakukan bagi karyawan. Penting bagi karyawan untuk dapat melakukan manajemen stress. Karyawan juga dapat meminta bantuan kepada orang terdekat untuk mengendalikan tingkat stress mereka. Jika seorang karyawan tak mampu melakukan manajemen stress, maka akan semakin menumpuk dan menurunkan kinerjanya sendiri. Tentunya hal tersebut tak diinginkan, bukan?