Soft skill

10 Jenis Soft Skill yang Membuat Karier Anda Meroket

Anda merasa punya karier yang rata rata? Gaji UMR tapi ditebus dengan beban kerja tinggi. Padahal anda sudah mengasah hard skill seperti mengetik dengan cepat serta belajar mendesain dengan komputer.

Jika ingin menaikkan jenjang karier, sebaiknya anda juga mengasah soft skill. Yaitu kemampuan untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan bekerja sama dengan tim. Sehingga dengan meningkatnya kecerdasan sosial, anda bisa dengan mudah diangkat di jajaran manajerial.

Ingin tahu jenis soft skill apa saja yang bagus untuk kenaikan jenjang karier? Ini dia:

 

1. Tekad untuk Terus Belajar

Jika anda menguasai bahasa Inggris, tak ada salahnya untuk belajar bahasa asing lain. Seperti bahasa Jerman, atau Mandarin. Jika ada klien dari Jerman, anda bisa berbicara dengan bahasa ibu mereka. Urusan bisnis pun jadi lancar. Kemauan untuk terus belajar membuat otak terus aktif dan meningkatkan kepercayaan diri.

 

2. Jadi Pekerja Profesional

Saat suasana hati tak enak karena masalah keluarga, tahanlah sebentar. Kerjakan tugas kantor dengan akurat. Jangan sampai masalah yang mendera membuat profesionalisme anda turun.

 

3. Disiplin dan Datang Tepat Waktu

Macet, ketiduran, dan alasan lain jadi alibi ketika anda terlambat datang ke kantor. Saat anda selalu datang terlambat, atasan akan menilai bahwa anda tidak disiplin, bahkan memperburuk citra perusahaan.

Berusahalah datang sebelum jam kantor. Misalnya, jam kerja dimulai pukul 8 pagi. Anda bisa datang ke kantor jam 7:30 pagi, dan membaca buku sambil menunggu kantor buka. Soft skill ini terlihat sepele, namun kebiasaan disiplin bisa mengubah hidup anda.

 

Baca Juga:Dampak Positif Jam Kerja Yang Fleksibel Pada Perusahaan

 

4. Mampu Beradaptasi di Segala Tempat dan Waktu

Seorang insinyur protes karena saat diterima kerja ia disuruh menjadi tukang gambar. Sang atasan ingin melihat kemampuan menggambar tekniknya, dan bagaimana cara ia beradaptasi dengan rekan kerja. Ingatlah kata kata Charles Darwin: It is not the strongest of the species that survives, nor the most intelligent that survives. It is the one that is the most adaptable to change. Hanya yang mampu beradaptasi yang bisa bertahan.

 

5. Memiliki Kemampuan Mendengar yang Baik

Komunikator handal tak hanya pandai berbicara, tapi juga sabar dalam mendengar. Tuhan menciptakan dua telinga dan hanya satu mulut, berarti manusia memang diciptakan untuk pandai mendengar daripada berbicara.

 

6. Jadi Pemimpin di dalam Suatu Proyek

Dengan kepercayaan diri, anda bisa jadi pemimpin di dalam suatu proyek. Kemampuan untuk memutuskan sesuatu, memberi masukan pada rekan kerja, serta berpikir kritis sangatlah penting.

 

7. Bisa Bekerja di dalam Tim

Tak selamanya anda dapat kesempatan untuk memimpin. Jika anda hanya jadi anggota tim, anda bisa bekerja sama tanpa harus saling menyalahkan.

 

8. Memberi Kritik dengan Santun dan Positif

Saat kinerja partner menurun, anda bisa memberi masukan dengan halus. Mulut yang sarkas hanya akan membawa masalah baru.

 

9. Mampu Memecahkan Masalah

Seorang pekerja teladan tak mau lari dari masalah, namun ia berinisiatif memecahkan masalah di rumah ataupun kantor.

 

10. Menjalin Relasi dengan Berbagai Kalangan

Jangan lupakan jasa office boy, tukang parkir, dan orang lain yang mendukung pekerjaan anda. Saat bergaul dengan berbagai kalangan, anda belajar bagaimana menghadapi berbagai karakter orang.

 

Inilah berbagai soft skill yang penting untuk kenaikan karier anda. Belajarlah terus, bergaul dengan banyak orang, niscaya karier akan meroket dan penghasilan naik.