Kompetensi: Pengertian, Jenis, dan Cara Meningkatkannya

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

kompetensi
Isi Artikel

Kompetensi adalah kecakapan untuk melakukan sesuatu dan yang dapat mempengaruhi semua aspek dalam kemajuan organisasi. Tanpa memililki kompetensi yang baik, sebuah organisasi akan berjalan tidak lancar ketika hendak mencapai tujuannya.

Dalam dunia kerja, kompetensi sering kali menjadi dasar untuk mengukur keberhasilan karyawan atau calon karyawan dalam posisi tertentu.

Oleh karena itu, pemahaman tentang kompetensi dan kemampuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kompetensi yang diperlukan menjadi sangat penting bagi individu yang ingin berhasil dalam karir mereka.

Berikut penjelesan mengenai dari LinovHR mengenai apa itu kompetensi dan bagaimana cara meningkatkan nya.

 

 

Pengertian Kompetensi

 Kompetensi
Pengertian Kompetensi

 

Terdapat berbagai pengertian kompetensi menurut kamus, aturan, dan ahli. Pengertian tersebut yaitu:

 

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kompetensi dapat diartikan sebagai kemampuan atau keterampilan.

 

Menurut UU, pengertian kompetensi adalah kemampuan seseorang dalam mengenaI keterampilan, wawasan, dan sikap kerja yang sesuai dengan standar atau aturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

 

Robert A. Roe (2001)

Kompetensi adalah gambaran kemampuan untuk melaksanakan tugas atau peran. Tugas itu meliputi kemampuan mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai-nilai pribadi.

Selain itu, ada pula kemampuan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan berdasarkan pengalaman dan pembelajaran.

 

Echols dan Shadily

Kompetensi secara etimologi berasal dari bahasa inggris “competency”. Artinya adalah kecakapan atau kemampuan.

 

Drs. Budiman Sanusi M.Psi.

Menurut Drs. Budiman, pengertian kompetensi merupakan keseluruhan dari pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku yang diperlihatkan oleh orang-orang yang berhasil dalam mengerjakan tugas dengan hasil yang optimal.

Berdasarkan uraian menurut ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa kompetensi adalah kumpulan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu dalam suatu pekerjaan, tugas, atau aktivitas tertentu.

Secara keseluruhan, pengembangan kompetensi membutuhkan peranan dari perusahaan dan karyawan. Oleh karena itu, perusahaan dan karyawan harus saling bekerja sama agar dapat meningkatkanNYA dan mencapai tujuan perusahaan. 

 

Jenis-jenis Kompetensi

Jenis-Jenis Kompetensi
Jenis-jenis Kompetensi

 

Jenis-jenisnya didefinisikan oleh banyak ahli. Salah satunya adalah Palan yang menjelaskan jenis-jenisnya melalui buku yang berjudul Competency Management.

Menurut Palan, ada 4 jenis kompetensi yaitu:

 

1. Kompetensi Inti

Kompetensi inti merupakan keinginan dari suatu organisasi untuk mendapatkan kompetensi dan nilai yang berlaku secara universal dan diterapkan di seluruh organisasi.

Hal tersebut diidentifikasi melalui diskusi untuk menghasilkan daftar singkat tentang competency dan nilai-nilai organisasi.

 

2. Kompetensi Fungsional

Kompetensi fungsional menjelaskan aktivitas kerja dan juga hasil atau output seperti pengetahuan dan kemampuan yang akan dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan.

 

3. Kompetensi Perilaku

Kompetensi perilaku diidentifikasi melalui wawancara atau basis data. Jenis competency ini merupakan dasar yang dibutuhkan dalam melakukan suatu pekerjaan.

 

4. Kompetensi Peran

Jenis yang satu ini lebih kepada sebuah peran yang harus dijalankan oleh setiap anggota tim. 

Masih banyak lagi jenis-jenis competency yang didefinisikan oleh para ahli. Untuk baca lebih lanjut tentang jenis jenis kompetensi klik di sini!

 

9 Cara Meningkatkan Kompetensi Kerja

Perusahaan harus ikut membantu meningkatkan competency karyawan karena hal ini akan mempengaruhi terhadap kinerja perusahaan.

Competency kerja karyawan dapat ditingkatkan melalui berbagai macam kegiatan. Apapun kegiatan yang perusahaan pilih, perusahaan harus melakukannya secara berkelanjutan. Dengan demikian, konsistensi kinerja dan kualitas kinerja yang baik akan tercapai.

 

Berikut cara-cara meningkatkan kompetensi kerja karyawan

 

1. Pelatihan Skill Secara Professional

Perusahaan dapat memasukkan program pelatihan karyawan ke dalam agenda tahunan demi mengembangkan dan meningkatkan competency karyawan.

Tak hanya meningkatkannya kepada masing-masing individu, program pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan dan mempertahankan produktivitas serta kinerja perusahaan.

 

2. Job Enrichment

Job enrichment adalah pemberian job desc dan tanggung jawab yang lebih besar kepada karyawan. Penambahan job desc dan tanggung jawab bisa berupa peningkatan kuantitas dan kompleksitas sistem atau job desc itu sendiri.

Misalkan seorang seorang teknisi yang biasa menangani mesin diberi tugas oleh HRD untuk mengelola mesin baru yang lebih canggih. Teknisi yang mengerjakan tugas tersebut akan meningkatkan competencynya.

 

3. Studi Banding

Studi banding adalah aktivitas yang dilakukan dengan berkunjung ke perusahaan sejenis atau kompetitor. Aktivitas ini dilakukan untuk menambah knowledge yang bisa diterapkan ke perusahaan hingga meningkatkan kompetensi karyawan.

Studi banding mendorong karyawan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mencari ide. Dorongan tersebut bermanfaat untuk meningkatkan motivasi karyawan agar lebih berkembang.

 

4. Promosi 

Promosi Sebagai Cara Peningkatan Kompetensi
Promosi

 

Promosi Jabatan adalah pemindahan tugas karyawan dari suatu posisi atau jabatan, ke posisi atau jabatan lain yang lebih tinggi. Promosi memungkinkan karyawan untuk menerima job desc, tanggung jawab, pendapatan, tunjangan, dan kesempatan lebih besar untuk mengembangkan karir.

Melalui promosi, karyawan akan terdorong untuk bekerja lebih rajin karena adanya tugas baru.

 

Baca Juga : 7 Jenis Pelatihan dan Pengembangan SDM Untuk Perusahaan

 

5. Rotasi Kerja 

Rutinitas kerja yang monoton akan membuat karyawan bosan. Kebosanan ini dapat menurunkan produktivitas dan tingkat kompetensi.

Maka dari itu rotasi kerja dilakukan. Rotasi kerja adalah penempatan karyawan ke cabang atau tempat lain dengan job desc dan divisi yang masih serupa dengan sebelumnya.

Rutinitas baru yang karyawan temui di tempat baru akan merangsang mereka bekerja efektif dan efisien.  

 

6. Membangun Team Work

team work
kompetensi

 

Perusahaan terdiri dari bermacam individu dengan perbedaan latar belakang. Karena berbeda, perusahaan harus membangun teamwork untuk mempermudah dan mempercepat realisasi tujuan perusahaan.

Jika individu dengan beragam  job desc disatukan melalui teamwork yang baik, tantangan perusahaan akan mudah untuk dipecahkan.

 

7. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Menyenangkan 

Lingkungan kerja yang nyaman bisa dilakukan melalui penataan fasilitas yang cukup dan dibutuhkan karyawan. Fasilitas yang memadai akan membuat karyawan lebih fokus dalam bekerja.

Selain itu, suasana kerja harmonis juga perlu diterapkan dalam lingkungan kerja. Hal ini membuat karyawan merasa betah dan memiliki sense of belonging dalam suatu perusahaan. Dua kombinasi  cara tersebut akan membuat lingkungan kerja lebih nyaman bagi karyawan. 

 

8. Lakukan Kegiatan di Luar Rutinitas

Kegiatan di luar rutinitas yang dapat perusahaan lakukan misalnya makan bersama atau rekreasi.

Meskipun tidak sering, kegiatan ini merupakan cara yang menarik bagi karyawan agar mereka senang dan betah di lingkungan kerja.

Jika karyawan merasa betah dan senang bekerja di perusahaan, mereka akan termotivasi untuk meningkatkan competency.

 

9. Pesonal Development 

Kepribadian personal merupakan hal yang tak dapat terpisahkan dari seorang individu. Oleh karena itu, HRD suatu perusahaan dapat merancang kegiatan untuk membangun personal development yang baik.

Jika karyawan memiliki kepribadian personal yang baik, hubungan antar karyawan akan semakin kompak. 

 

Pengaruh Kompetensi di Lingkungan Kerja 

Kompetensi memiliki pengaruh yang penting dalam lingkungan kerja. Alasannya adalah competency berjalan beriringan dengan perkembangan dan kemajuan perusahaan.

Jika perusahaan memiliki karyawan dengan competency tinggi, perusahaan akan semakin berkembang dan lebih mudah mencapai tujuannya.

Selain itu, competency juga membantu perusahaan untuk mengetahui kontribusi yang dapat diberikan karyawan sesuai dengan visi misi perusahaan. 

 

Manfaat Meningkatkan Kompetensi

Berikut adalah manfaat yang Anda dapatkan jika melakukan cara-cara meningkatkan kompetensi di atas.

 

1. Meningkatkan Penilaian Perusahaan

Jika Anda terus meningkatkan competency yang Anda miliki, Anda akan mendapatkan penilaian yang baik dari perusahaan atas kemampuan atau keahlian yang dimiliki. 

 

2. Menunjukkan Standar Kerja yang Baik

Jika Anda memiliki competency yang tinggi dalam bidang-bidang yang krusial dalam karir Anda, Anda memiliki standar kerja yang baik.

Dengan standar kerja yang baik ini, tentunya Anda bisa membawa diri Anda ke tempat atau posisi yang lebih baik lagi.

 

3. Meningkatkan Produktivitas

Peningkatan competency biasanya juga diiringi dengan peningkatan produktivitas kerja. Jika Anda memiliki keahlian atau kemampuan yang tinggi, maka tentunya produktivitas Anda juga meningkat di tempat kerja.

 

4. Lebih Mudah Beradaptasi

Memiliki competency yang baik di lingkungan kerja akan membuat Anda lebih mudah beradaptasi. Apabila Anda harus melakukan perpindahan kerja maupun divisi, Anda tidak akan kesulitan dalam beradaptasi.

 

 

performance review

 

Daftar Kompetensi Karyawan yang Paling Dicari 2023

Agar perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain, karyawan harus menguasai competency paling dibutuhkan di tahun 2022. Inilah daftarnya:

 

1. Problem-solving

Problem-solving adalah kemampuan karyawan dalam memecahkan masalah. Competency ini sangat penting sebab seiring berkembangnya zaman dan teknologi, masalah baru akan terus muncul. Karyawan membutuhkan kemampuan problem-solving untuk memecahkan masalah baru tersebut.

 

2. Teamwork

Tidak ada pekerjaan yang tidak membutuhkan kolaborasi. Di tengah-tengah budaya kantor yang mengutamakan kolaborasi, kompetensi teamwork sangat dibutuhkan.

 

3. Literasi digital

Perkembangan teknologi membuat kemampuan literasi digital sangat dibutuhkan.

Literasi digital ini meliputi kemampuan menggunakan perangkat teknologi, media sosial, alat komunikasi, dan sebagainya.

Saat ini, perusahaan berlomba-lomba menggunakan teknologi sehingga karyawan harus bisa menguasainya.

 

4. Self-management

Self-management adalah kemampuan untuk mengelola diri sendiri. Pengelolaan diri ini termasuk juga time management, resilience, toleransi stres, dan kemampuan beradaptasi.

 

5. Bahasa Asing

Dengan semakin terintegrasinya bisnis dan ekonomi global, kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, diyakini akan tetap menjadi keterampilan yang penting. Kompetensi ini juga memudahkan karyawan yang memiliki latar belakang kewarganegaraan berbeda untuk berkomunikasi secara baik.

 

6. Kemampuan belajar

Semakin hari, ilmu pengetahuan semakin berkembang. Agar karyawan tidak ketinggalan dan bisa memanfaatkan ilmu tersebut untuk mengembangkan diri, karyawan harus memiliki kemampuan belajar yang baik.

 

7. Analisis data

Selain itu, karyawan saat ini juga harus memiliki kemampuan analisis data. Kemampuan ini bermanfaat sebab perkembangan teknologi menyebabkan perkembangan data.

Untuk bisa memahami data tersebut, karyawan harus bisa mengolah, memproses, dan menginterpretasi data.

 

Kesimpulan

Pada akhirnya kompetensi merupakan elemen penting yang perlu diperhatikan perusahaan untuk meraih kesuksesan dalam pekerjaan.

HR punya andil besar untuk menetapkan kompetensi dasar yang harus dipenuhi oleh karyawan. Hal ini agar karyawan yang terdapat di perusahaan memiliki batas minimum kompetensi yang harus dikuasai.

 

software hris

 

HR juga dapat menggunakan Competency Management dari LinovHR untuk mengelola dan meningkatkan kompetensi karyawan di perusahaan.

Caranya dengan menetapkan kompetensi sesuai role karyawan dengan fitur Competency Detail. Penetapan kompetensi ini juga bisa jadi acuan saat melakukan proses rekrutmen karyawan.

Fitur Gap Analyst juga dapat melakukan komparasi antara kompetensi karyawan saat ini, dan standar kompetensi yang dibutuhkan. Sehingga karyawan dapat mengetahui, area kompetensi mana yang harus mereke tingkatkan.

Ingin informasi lebih lanjut mengenai Competency Management LinovHR. Kontak tim kami untuk menjadwalkan demo secara gratis!

Itulah pengertian kompetensi dari berbagai pendapat yang ada dan cara-cara dalam mengembangkan kompetensi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk  Anda.

Tentang Penulis

Picture of Admin LinovHR
Admin LinovHR

Akun Admin dikelola oleh tim digital sebagai representasi LinovHR dalam menyajikan artikel berkualitas terkait human resource maupun dunia kerja.

Bagikan Artikel Ini :

Related Articles

Newslater

Newsletter

Tentang Penulis

Picture of Admin LinovHR
Admin LinovHR

Akun Admin dikelola oleh tim digital sebagai representasi LinovHR dalam menyajikan artikel berkualitas terkait human resource maupun dunia kerja.

Artikel Terbaru

Telusuri informasi dan solusi HR di sini!

Subscribe newsletter LinovHR sekarang, ikuti perkembangan tren HR dan dunia kerja terkini agar jadi yang terdepan di industri

Newsletter