asas pemungutan pajak

Memahami Asas Pemungutan Pajak dan Jenisnya di Indonesia

Pajak digunakan untuk kepentingan bersama. Pemungutan pajak berguna untuk menyejahterakan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur umum. Ada berbagai macam asas yang berlaku dalam pemungutan pajak. Sebetulnya untuk apa adanya asas pemungutan pajak?

Untuk lebih lengkapnya lagi, Anda dapat cek penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini!

 

Pengertian Asas Pemungutan Pajak

Pemungutan pajak adalah salah satu pemasukan bagi negara yang berguna untuk pembangunan dan berdampak bagi masyarakat. Sejatinya, pemungutan pajak menganut asas dari rakyat dan untuk rakyat. 

Oleh karena itu, dibutuhkan suatu asas yang bersifat multak dan harus ditaati bagi seluruh masyarakat karena Asas pemungutan pajak dijadikan landasan pemerintah untuk pemungutan pajak dari seluruh Indonesia.

 

Baca Juga: Mudah! ini Cara Daftar NPWP Online Mudah di Ereg Pajak

 

Macam-Macam Asas Pemungutan Pajak

asas pemungutan pajak
pemungutan pajak

Dalam pemungutannya, di Indonesia sendiri terdapat tujuh asas-asas pemungutan pajak  di Indonesia yang sering digunakan :

 

Asas Finansial

Asas finansial merupakan pemungutan pajak yang berlaku berdasarkan keadaan finansial individu. Dapat disimpulkan bahwa, beban pajak seseorang bergantung pada pendapatan yang diterima orang tersebut.

 

Asas Ekonomi

Asas ekonomi adalah pemungutan pajak yang digunakan untuk kepentingan masyarakat banyak. Pemungutan pajak ini tidak boleh menjadi alasan beban rakyat atau menurunkan perekonomian masyarakat.

 

Asas Yuridis

Dalam asas yuridis sendiri, pemungutan pajak mengacu pada Undang-Undang Dasar Pasal 23 ayat 2 tahun 1945. Terdapat beberapa undang-undang yang mengatur pemungutan pajak seperti :

  • UU No. 12 tahun 1994 tentang Pajak Bumi dan Bangunan
  • UU No. 19 tahun 2000 tentang Aturan dan Prosedur Penagihan Pajak dan Surat Paksa
  • UU No. 20 tahun 2000 tentang Bea Perolehan atas Tanah dan Bangunan
  • UU No. 14 tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak yang Berlaku di Indonesia
  • UU No. 28 tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan
  • UU No. 28 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan
  • UU No. 42 tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa serta Pajak Penjualan atas Barang Mewah

 

Baca Juga: Punya Barang Mewah Melimpah? Hitung PPnBM Dahulu!

 

Asas Umum

Untuk asas umum sendiri didasarkan pada keadilan masyarakat sehingga baik pemungutannya maupun penggunaannya disusun dan  mengutamakan kepentingan masyarakat. Bila digali lebih lanjut, pajak yang terkumpul memang berguna untuk pembangunan negara. 

 

Asas Kebangsaan

Siapapun masyarakat yang lahir di Indonesia dan terdaftar sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) wajib membayar pajak sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan bagi Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal lebih dari satu tahun dan/atau 12 bulan, diikut sertakan dalam pengenaan pajak Indonesia.

 

Asas Sumber

Dasar sumber pemungutan pajak yaitu  berdasarkan perusahaan atau tempat usaha atau tempat tinggal wajib pajak. Sehingga pajak yang dipungut hanya berlaku bagi wajib pajak yang tinggal dan bekerja di Indonesia. 

 

Asas Wilayah

Sedangkan asas wilayah berdasarkan tempat tinggal si wajib pajak. Semua Wajib Pajak yang memiliki objek pajak di Indonesia harus mentaati aturan perpajakan yang berlaku di Indonesia Jika tidak, maka Wajib Pajak tentu akan dikenakan sanksi.

 

Baca Juga: Inilah Perbedaan PPh 24 dan 26, Perusahaan Harus Tahu!

 

Dukung Pengelolaan Pajak Karyawan dengan Payroll Services

payroll

 

Ada banyak asas pemungutan pajak di Indonesia yang harus Anda taati sebagai wajib pajak. Begitu pula bagi perusahaan yang mempunyai banyak karyawan.

Selain harus membayarkan gaji, perusahaan juga harus memastikan bahwa pengelolaan pajak penghasilan berjalan lancar. Namun, pada prakteknya justru pengelolaan gaji dan pajak penghasilan ini yang paling rentan mengalami masalah. 

Untungnya Jasa Payroll LinovHR yang dapat membantu pengelolaan gaji dan pajak penghasilan di perusahaan Anda. sehingga perusahaan dapat memenuhi segala regulasi dan asas pemungutan pajak sesuai bagaimana mestinya. 

LinovHR ditangani oleh konsultan payroll dan pajak yang berpengalaman. Maka dari itu, pihak perusahaan tidak perlu ragu atas keakuratan dan kecepatan proses perhitungan.

Layanan lain yang diberikan oleh LinovHR adalah pengurusan laporan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Jadi, semua perhitungan gaji bisa cepat dan akurat berkat LinovHR! 

 

Simak Informasi Lebih Lengkap Mengenai Payroll Services LinovHR, ketuk tautan berikut ini