proses rekrutmen dan seleksi karyawan

Tips & Trik dalam Melakukan Proses Seleksi Karyawan

Mereview kandidat, melakukan proses seleksi karyawan, sampai dengan menentukan kandidat mana yang memiliki kompetensi sesuai dengan kemampuan dan keahlian adalah salah satu tugas utama tim Human Capital Management dalam perusahaan.

Kemungkinan besar, tidak akan terjadi masalah jika tim internal perusahaan yang ditugaskan untuk melakukan proses rekrutmen dan seleksi karyawan adalah mereka yang sudah terbiasa dan berkecimpung dalam dunia rekrutmen. Akan tetapi, akan sangat berbeda, jika karyawan yang ditugaskan adalah karyawan yang baru pertama kali melakukan proses rekrutmen dan seleksi karyawan di perusahaan tersebut.

Seperti dilansir di laman smallbusiness.chron.com , proses seleksi karyawan sangat penting karena dapat membantu perusahaan menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga dapat menghemat biaya untuk tidak mengulang proses rekrutmen karyawan karena mendapatkan karyawan yang kurang berkualitas.

 

Jika Anda sedang berada pada posisi yang sama, berikut ini adalah tips dan trik dalam melakukan setiap langkah proses seleksi karyawan yang perlu Anda lakukan untuk memperoleh kandidat terbaik yang nantinya akan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan Anda.

 

1. Posting Iklan Lowongan di Job Portal Lowongan

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memasang iklan lowongan pekerjaan sesuai dengan lowongan yang ada di perusahaan Anda. Pastikan untuk mengisi bagian kriteria karyawan, tugas karyawan, dan jumlah gaji yang akan diberikan setiap bulannya.  

Simak tautan berikut ini untuk mengetahui hal yang harus dilakukan sebelum membuat iklan lowongan pekerjaan https://www.linovhr.com/lakukan-7-hal-ini-sebelum-pasang-iklan-lowongan-kerja/

Buatlah iklan lowongan semenarik mungkin sehingga semakin banyak calon kandidat yang akan tertarik untuk melamar di perusahaan Anda.

 

2. Cek Iklan Lowongan Setiap Seminggu Sekali

Sebenarnya, waktu untuk melakukan pengecekan dan sortir calon kandidat ini bersifat optional. Anda bisa mengecek lowongan seminggu sekali atau lebih cepat sesuai dengan rentang waktu yang diberikan oleh perusahaan untuk mencari lowongan tersebut.

Jika memang perusahaan sangat urgent membutuhkan karyawan baru dalam 1 minggu ke depan, Anda bisa melakukan sortir 2 – 3 hari sekali.

 

3. Lakukan Rekapitulasi Calon Kandidat

Setelah menemukan beberapa calon kandidat yang sesuai dengan kriteria perusahaan, lakukan rekapitulasi pelamar. Biasanya, pada job portal lowongan terdapat menu dimana Anda bisa langsung mendownload rekap calon kandidat sehingga Anda hanya perlu merapikannya saja.

 

4. Seleksi yang Sesuai Kriteria dan Undang Kandidat untuk Test Tertulis (Membawa CV dan Portfolio)

Lakukan penyeleksian karyawan yang sesuai dengan kriteria, kemudian berikan undangan ke masing-masing calon kandidat dengan membawa CV dan portfolio. Anda bisa mengundang mereka melalui chat whatsApp, via Email, atau dengan cara menelpon langsung ke nomor ponsel calon kandidat.

Contoh proses rekrutmen dan seleksi karyawan yang mengundang kandidat melalui chat WhatsApp atau telepon biasanya dilakukan oleh perusahaan yang membutuhkan sedikit kandidat, di bawah 50 orang. Untuk perusahaan yang membutuhkan karyawan baru di atas 50 orang karyawan dan sampai ribuan karyawan, sebaiknya undang melalui email.

 

Baca Juga : Tips Ampuh Melakukan Screening CV dengan cepat dan tepat

 

5. Lakukan Test Tertulis

Selanjutnya melakukan test tertulis. Ada dua macam test tertulis yang bisa Anda lakukan. 

  • Psikotest yaitu test kepribadian untuk mengukur kepribadian, karakter, dan kompetensi khusus yang dimiliki oleh calon kandidat
  • Tes Kemampuan Teknis yaitu tes kemampuan yang dilakukan untuk menguji seberapa besar potensi, keahlian, dan keterampilan yang dimiliki oleh calon kandidat yang nantinya akan sangat berpengaruh pada kinerja calon kandidat tersebut.

 

6. Wawancara Psikolog, User, dan HRD

Setelah test tertulis dilakukan, beberapa kandidat yang memiliki nilai tinggi akan disortir lagi melalui test interview atau wawancara. Ada 3 test wawancara perusahaan pada umumnya:

  • Wawancara Psikolog untuk menggali kepribadian yang dimiliki kandidat, apakah sesuai dengan nilai-nilai dan budaya perusahaan.
  • Wawancara User dilakukan oleh atasan di lowongan yang bersangkutan untuk mengetahui kemampuan kerjasama tim kandidat tersebut
  • Wawancara HRD lebih mengarah pada kompensasi yang diberikan perusahaan kepada kandidat termasuk perincian gaji dan tunjangan yang akan didapatkan oleh karyawan baru.

 

Baca Juga : [Infografis] Pertanyaan Interview Kualitas Tinggi Ala 5 Pakar SDM

 

7. Medical Check-up

Setelah calon karyawan lolos test wawancara, proses rekrutmen dan seleksi karyawan selanjutnya adalah test Medical Check-Up. Ada dua alasan utama mengapa perusahaan perlu melakukan test Medical Check-Up, yaitu:

  • Untuk mengetahui kemampuan fisik calon karyawan sesuai dengan jabatan perusahaan yang akan didapatkannya
  • Untuk mencegah terjadinya penularan penyakit di lingkungan perusahaan.

Biasanya, test Medical Check-Up pada perusahaan besar juga diberlakukan kepada karyawan secara berkala setiap 6 bulan atau satu tahun sekali. 

 

8. Masa Percobaan

Setelah calon karyawan lolos test Medical Check-Up, kini saatnya Anda membuatkan Surat Kontrak Kerja untuk masa percobaan karyawan baru. Pada masa percobaan ini, perusahaan bisa melakukan pemutusan hubungan kerja apabila karyawan yang bersangkutan tidak melakukan pekerjaannya dengan baik.

Masa percobaan biasanya dilakukan selama 3 bulan. Dalam kurun waktu tersebut, seorang atasan bisa melihat kemampuan kerja karyawan yang bersangkutan. Apakah karyawan tersebut layak diberikan kontrak kerja setelah masa percobaan? Ataukah sudah cukup pada masa percobaan 3 bulan saja dan diberikan surat PHK.

 

Sekalipun Anda adalah seorang pemula dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan di perusahaan Anda, bukan berarti Anda tidak bisa memberikan kontribusi yang terbaik bagi perusahaan. Dengan mempraktikkan 8 langkah di atas, Anda yang pemula bisa bekerja dan berkontribusi dalam rekrutmen perusahaan layaknya seorang profesional di bidangnya. Selamat mencoba.