bisnis ritel

Mau Mulai Berbisnis? Bisnis Ritel Patut Anda Coba!

Selama beberapa dekade terakhir, salah satu jenis bisnis yang telah mengalami perubahan besar adalah bisnis ritel. Perlu diketahui, ritel merupakan industri besar yang mampu mempekerjakan banyak orang dan menghasilkan keuntungan yang besar. Ingin tahu lebih lanjut soal bisnis yang satu ini? LinovHR telah merangkumnya dalam artikel dibawah ini. 

 

 

Apa yang Dimaksud dengan Bisnis Ritel?

Secara definisi, ritel adalah bisnis yang menjual barang atau jasa dalam jumlah kecil yang diperoleh dari produsen untuk dijual kepada konsumen akhir untuk mendapatkan sejumlah keuntungan. Bisnis ritel yang berkembang saat ini terdiri atas dua macam yakni toko ritel fisik atau bisnis ritel di internet. Jadi, bisnis ritel mencakup penjualan barang atau jasa kepada publik untuk mendapatkan keuntungan. 

 

Lalu, Apa Fungsi dari Bisnis Ritel itu Sendiri?

Saat ini, bisnis ritel memainkan peran penting dalam eksposur bisnis dan distribusi produk secara luas. Berikut beberapa fungsi lainnya:

 

Penjualan Barang ke Konsumen Akhir

Dalam bisnis ritel, barang dan jasa dijual kepada konsumen akhir atau bisa dikatakan produk yang dibeli oleh konsumen tidak diperjualbelikan kembali. Barang yang dibeli oleh konsumen dapat digunakan untuk berbagai keperluan, baik untuk keperluan rumah tangga atau untuk keperluan industri. Melalui bisnis retail, produsen dapat berinteraksi dengan konsumen nya dan mengetahui pandangan mereka terhadap produk yang dijual.

 

Bentuk Penjualan yang Nyaman Dari Segi Kuantitas

Barang yang dibeli dalam jumlah besar dari produsen atau supplier akan dijual dalam jumlah kecil kepada konsumen sesuai kebutuhan mereka. Maka dari itu, pemilik usaha memiliki hak untuk mengemas kembali barang dalam berbagai jumlah dan bentuk, sehingga memudahkan konsumen untuk memilih dan membelinya. 

 

Bisnis Ritel Berkontribusi Pada Perekonomian

Di banyak negara, bisnis ritel merupakan salah satu penyumbang perekonomian terbesar dan kontribusinya telah meningkat pesat dari tahun ke tahun. Jadi, bisnis ritel berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara.

 

Bisnis Ritel Memberikan Kenyamanan dan Fasilitas Dalam Berbelanja

Fungsi terakhir dari bisnis ritel adalah memberikan pengalaman berbelanja yang lebih menyenangkan kepada konsumen. Umumnya, para pemilik bisnis ritel akan menyediakan berbagai fasilitas yang memadai seperti AC, parkir yang luas, troli belanja, dan lain-lain yang mana semua fasilitas tersebut bertujuan agar konsumen lebih nyaman dalam berbelanja. 

 

Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

 

Macam-Macam Bisnis Ritel yang Ada di Indonesia

Perlu diketahui, terdapat beberapa jenis bisnis ritel yang berkembang di Indonesia dan masing-masing memiliki teknik penjualannya sendiri untuk melayani berbagai jenis konsumen. Berikut beberapa jenis ritel di Indonesia:

 

Departement Store

Department store merupakan jenis toko ritel fisik yang menjual berbagai macam barang yang disusun berdasarkan klasifikasi produk. Contoh produk yang dijual berdasarkan klasifikasi di departement store adalah sepatu, pakaian, produk kecantikan, dan masih banyak lagi.

 

Supermarket

Jenis toko ritel kedua yang cukup berkembang pesat di Indonesia adalah Supermarket (Grocery Stores). Berbeda dengan department stores, jenis bisnis ritel ini berfokus pada penjualan berbagai jenis produk makanan dan minuman, terkadang juga mereka menjual peralatan rumah tangga dan barang elektronik.

 

Outlet

Outlet menjual barang atau produk tertentu dari suatu merek. Misalnya, Outlet Adidas, Nike, dan lain-lain. Jadi, Outlet merupakan toko yang berfokus untuk menjual produk dengan membawa nama suatu merek.

 

E-commerce

Berbeda dengan jenis-jenis sebelumnya, e-commerce merupakan jenis bisnis ritel yang tidak memiliki toko fisik untuk dikunjungi pelanggan. Jadi, pelanggan hanya bisa membeli barang secara online dan mereka akan mengirimkan barang tersebut langsung kepada pelanggan. Beberapa situs e-commerce juga memberikan kesempatan kepada pemilik usaha kecil untuk menjual produknya di situs mereka. 

 

Waralaba (Franchise)

Franchise merupakan sebuah bisnis yang mencakup merek dagang, serangkaian produk yang sudah ditentukan, dan konsep bisnis yang jelas. Apabila Anda tertarik untuk mencoba bisnis satu ini, terdapat sejumlah aturan dasar dan proses yang harus diikuti untuk mempertahankan hak atas franchise. Serta, terdapat biaya yang harus Anda keluarkan kepada pemilik franchise.

 

Baca juga: Strategi Bisnis Online Melalui E-Commerce

 

Tips dan Trik Membangun Bisnis Ritel yang Sukses

Memulai bisnis ritel membutuhkan usaha dan kerja keras yang besar, terutama bagi Anda yang baru terjun pertama kali ke dunia bisnis. Untuk membangun bisnis retail yang sukses, terdapat beberapa tips yang bisa Anda ikuti seperti dibawah ini:

 

Tentukan Industri Bisnis Ritel yang Ingin Dibangun

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum memulai bisnis ritel adalah mencari tahu seluk beluk tentang bisnis yang ingin dibangun. Proses ini bisa juga disebut sebagai penentuan niche market. Jika Anda masih bergulat mencari tahu ide bisnis yang cocok atau masih bingung harus memfokuskan bisnis Anda kemana, beberapa cara ini mungkin dapat membantu Anda:

 

  • Tentukan apa yang Anda sukai atau sesuatu yang Anda minati dan memiliki peluang besar untuk dijual.
  • Mencari tahu hambatan atau masalah yang akan dihadapi dapat membantu Anda merencanakan solusi untuk mengatasinya di masa mendatang. Serta, membantu menentukan apakah suatu industri cocok untuk bisnis Anda.
  • Pertimbangkan profitabilitas dari bisnis yang Anda bangun. Jadi, penting bagi Anda mencari tahu seluk beluk bisnis yang memiliki potensi profitabilitas. 

 

Buat Rencana Bisnis

Langkah kedua yang penting dalam membangun bisnis apapun adalah menyusun sebuah rencana bisnis. Dengan membuat rencana bisnis, Anda  dapat memiliki acuan yang pasti untuk diikuti dan memastikan Anda telah melakukan riset yang tepat. Perusahaan yang membuat rencana bisnis memiliki peluang dua kali lebih besar untuk tumbuh dan bertahan pada tahun-tahun berikutnya, dibandingkan perusahaan yang tidak membuat rencana bisnis. 

Dalam menulis rencana bisnis, penting bagi Anda untuk menyusun rencana yang dapat mencakup semua aspek utama pengembangan bisnis, seperti:

 

  • Deskripsi perusahaan
  • Tujuan dan sasaran menyeluruh bisnis
  • Analisis pasar yang mendetail
  • Analisis pesaing
  • Struktur organisasi yang merangkum struktur manajemen dan tanggung jawab anggota tim. 
  • Rencana pemasaran dan perikalanan
  • Dan lain-lain.

 

Pilih Nama Bisnis Retail yang Menarik

Selain membuat rencana bisnis, luangkan waktu Anda untuk menemukan nama bisnis yang bagus dan cocok dengan industri Anda. Saat menentukan sebuah nama bisnis, terdapat beberapa faktor yang perlu Anda pertimbangkan, seperti:

 

  • Arti: Pilih nama yang memiliki makna bagus dan usahakan nama merek mudah dikenali oleh pelanggan.
  • Kesederhanaan: Carilah nama yang relatif pendek dan mudah untuk diucapkan dan diingat oleh pelanggan.
  • Keunikan: Jangan memilih nama yang mirip dengan nama pesaing atau kompetitor. Usahakan cari sesuatu yang orisinil dan otentik.

 

Meskipun menentukan nama merek tidak menjadi tolak ukur keberhasilan bisnis retail, tetapi setidaknya Anda memikirkan entitas bisnis Anda. 

 

Pilih Struktur Hukum untuk Bisnis Retail

Memilih struktur hukum untuk bisnis Anda adalah hal yang penting karena dapat menentukan bagaimana sikap perusahaan dalam mengumpulkan dan melaporkan pajak. Terdapat banyak jenis struktur hukum, tetapi tiga jenis struktur hukum paling umum ditemukan dalam bisnis retail adalah kepemilikan tunggal, perseroan terbatas, dan korporasi. 

 

Buat Anggaran Bisnis

Langkah  berikutnya yang tak kalah penting adalah membuat anggaran bisnis dengan kemampuan terbaik yang Anda miliki. Pada tahap ini, penting bagi pebisnis untuk memperhatikan biaya awal untuk membangun bisnis. 

 

Temukan Lokasi Bisnis yang Tepat

Apabila Anda ingin membuka bisnis secara offline, Anda perlu fokus menemukan lokasi yang tepat untuk bisnis Anda. Usahakan Anda memilih lokasi di pusat kota, meskipun harga sewanya lebih mahal namun peluang untuk mendatangkan banyak pelanggan lebih besar dibandingkan membangun usaha di pinggiran kota. 

 

Setelah menyimak penjelasan diatas, membangun sebuah bisnis ritel tidak mudah dan diperlukan persiapan yang matang. Namun, bukan berarti kesulitan tersebut menjadi penghalang bagi Anda untuk mencobanya. Sebab, jika bisnis ini dijalankan dengan serius dan tepat maka akan menghasilkan keuntungan yang besar.