cara membuat portofolio lamaran kerja

10 Cara Membuat Portofolio Langsung Tembus Meja HRD

Jika Anda sedang melamar pekerjaan, tentunya Anda pernah mendengar atau membaca bahwa terdapat lowongan yang mengharuskan Anda untuk melampirkan portfolio. Dokumen ini dibutuhkan untuk membantu HRD menilai apakah Anda adalah orang yang dicari oleh perusahaan atau tidak.

Dibutuhkan pemahaman yang mumpuni soal cara membuat portofolio supaya HRD dapat terkesan dan memilih Anda dari banyak kandidat yang ada.  

 

Apa Itu Portfolio? 

Portofolio merupakan laporan lengkap dari segala aktivitas yang dikerjakan seseorang. Bentuk portofolio yang digunakan untuk mencari kerja atau mendapatkan klien bisa beragam jenisnya, mulai dari foto, video, piagam penghargaan, pengalaman profesional, hingga catatan prestasi. 

Portofolio bisa dikatakan bukti konkret atas pencapaian, keterampilan, kemampuan dan pengalaman dalam dunia kerja. Semakin berpengalaman Anda, maka dapat dipastikan bahwa portofolio yang Anda miliki semakin baik. 

 

Jenis Pekerjaan yang Membutuhkan Portfolio

Walau sering disebut dalam lowongan pekerjaan, sebenarnya tidak semua pekerjaan membutuhkan dokumen yang satu ini. Sebuah portofolio umumnya dibutuhkan dalam dunia industri kreatif dan IT. 

Namun, tak menutup kemungkinan jika pada perkembangannya semakin banyak pekerjaan yang membutuhkan portofolio mengingat tren dunia kerja yang semakin dinamis. Ada beberapa jenis pekerjaan tertentu di mana portofolio lebih penting daripada yang lain, yaitu:

  1. Modeling
  2. Writing
  3. Advertising Creative
  4. Photographer
  5. Graphic Designer
  6. Website Designer
  7. Make-Up Artist
  8. Artist
  9. Interior Designer
  10. Videographer
  11. Cake Decorator
  12. Video Game Designer
  13. Computer Programmer

Baca Juga: Jenis, Perkembangan, dan Karakteristik Industri Kreatif di Indonesia

 

Cara Membuat Portofolio yang Bagus

Memiliki portofolio sangat penting untuk menggambarkan kreativitas dan pencapaian diri. Cara membuat portofolio tentu berbeda-beda tergantung bidang atau profesi yang dikuasai. Untuk membantu Anda dalam mempersiapkannya, simak panduan sederhana mengenai cara membuat portofolio lamaran kerja!

 

Cantumkan Perkenalan Diri

Walau data dan informasi diri sudah Anda jelaskan dalam surat lamaran kerja dan CV, Anda tetap wajib menjelaskan siapa diri Anda dalam sebuah portofolio. Tidak perlu terlalu detail, cukup satu paragraf perkenalan diri yang profesional dan foto diri Anda. Sehingga HRD dan user dapat membayangkan orang seperti apa yang akan bekerja dengan mereka nantinya. 

 

Kurasi dengan Teliti

Tidak semua hasil pekerjaan Anda harus dimasukkan dalam portofolio. Kurasi pekerjaan Anda yang paling menonjol, mendapat pujian dari banyak pihak, atau membuat Anda percaya diri atas pekerjaan yang sedang Anda jalani.  Oleh karena itu Anda perlu mengkurasi hasil pekerjaan Anda selama ini dengan teliti dan seksama. 

 

Masukkan Data Pendukung Jika Ada

Beberapa pekerjaan melibatkan data yang menjadi parameter valid, contohnya jumlah viewers atau traffic website. Jika Anda memiliki akses data dan diperkenankan untuk menampilkan data ini, maka sertakanlah juga dalam portofolio Anda. Adanya data-data ini dapat menjadi “penguat” hasil kerja Anda. 

 

Pastikan Semua Link External dapat Diakses

Beberapa orang mencantumkan link external dalam portofolio untuk menunjukkan hasil kerja Anda di platform lain. Pastikanlah bahwa semua link yang Anda letakkan dalam portofolio dapat diakses oleh publik! Sebab ada beberapa kasus di mana sebuah portofolio sangat menarik tetapi link yang ada tidak bisa diakses. Sayang sekali, bukan? 

 

Posisikan Sebagai Client

Setiap perusahaan atau client mempunyai market niche yang berbeda. Jika Anda ingin dilirik sesegera mungkin, Anda harus mampu memposisikan diri sebagai client agar mampu memahami dan mengidentifikasi niche yang mereka butuhkan. 

Dengan mengidentifikasi niche dari perusahaan atau client impian, Anda dapat menyesuaikan portofolio dengan kebutuhan mereka secara lebih spesifik. Anda pun tampak lebih unggul dibandingkan kandidat yang lain. 

 

Gunakan Atribut Tambahan

Atribut tambahan yang dimaksud dapat berupa foto, icon, atau grafis sederhana yang membuat portofolio Anda tampak menarik. Akan tetapi, pastikan atribut tambahan ini tidak berlebihan dan masih relevan dengan pekerjaan yang sedang Anda incar. 

 

Pilih Tema Menarik

Memilih tema yang menarik dapat membuat portofolio Anda semakin ciamik dan enak untuk dipandang. Anda tidak perlu khawatir jika tidak bisa menggunakan software design, sebab ada banyak situs online yang menyediakan tema portofolio gratis. Anda bisa mengoperasikannya sesuka hati dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di website tersebut. 

 

Pertimbangkan untuk Menggunakan Media Fisik dan Online

Ada orang yang memilih untuk membuat portofolio online, tetapi ada juga yang memilih membuat dalam bentuk fisik atau offline. Yang mana Anda pilih? Semua itu tergantung pekerjaan yang Anda lamar.

Jika Anda melamar posisi web developer, maka membuat portofolio online bisa dipilih daripada membuat portofolio fisik. 

Berbeda jika Anda melamar posisi graphic design, melampirkan portofolio fisik dalam bentuk booklet pun tidak ada salahnya juga disamping porto utama yang dilampirkan via email. 

 

Jangan Lupakan Penutup

Anda sudah memperkenalkan diri di awal, tentu Anda juga harus menutupnya dengan cara yang baik. Kata-kata penutup biasanya berisi tentang ajakan bekerja sama. Tutup portofolio dengan salam penutup yang singkat dan cantumkan email dan kontak pribadi Anda.

 

Terus Perbarui Portofolio

Apakah Anda cukup sekali membuat portofolio? Tentu tidak! Anda perlu memperbaharuinya secara berkala demi perkembangan karir yang lebih baik. 

Umumnya orang akan memperbaharui portofolio setiap setahun sekali. Jadi ketika Anda menemukan lowongan pekerjaan yang lebih menjanjikan, Anda dapat langsung mengirimkan lamaran dan portofolio saat itu juga. 

Demikianlah ulasan mengenai apa itu portofolio dan cara membuat portofolio lamaran kerja secara umum. Semoga dapat membantu Anda untuk mendapatkan posisi yang Anda idam-idamkan! Selamat berburu pekerjaan!