budget rekrutmen

Bagaimana Cara Menekan Budget Rekrutmen Karyawan?

Perlu kita ketahui budget rekrutmen merupakan hal yang harus dipertimbangkan bagi perusahaan ketika hendak merekrut karyawan baru. Tentu saja, merekrut karyawan memerlukan biaya yang tak sedikit. Sebab ada beberapa faktor yang perlu dipersiapkan oleh tim HR agar rekrutmen karyawan bisa berjalan dengan lancar. 

Namun pertanyaannya, Berapa sih sebenarnya budget yang diperlukan untuk kebutuhan rekrutmen karyawan? Berbeda jika perusahaan hanya merekrut seorang karyawan saja, tentu tak akan menghabiskan biaya yang banyak. Tapi, bagaimana jika perusahaan membuka rekrutmen karyawan secara besar-besaran? Seberapa besar dana yang mesti dipersiapkan untuk proses rekrutmen tersebut? Untuk lebih jelasnya, kita bisa kalkulasikan dana cost per hire perusahaan, seperti berikut.

 

Kalkulasi Cost Per Hire Untuk Rekrutmen Karyawan

Cost per hire mempunyai rumusan secara khusus untuk bisa membantu tim HR sebagai tim perekrut karyawan dalam menentukan dana yang diperlukan. Memang rumusan ini merupakan sebuah estimasi saja, tapi bisa dibilang cukup akurat bagi proses rekrutmen karyawan secara umum. Adapun rumus dasar dari cost per hire ialah jumlah biaya total rekrutmen karyawan secara internal ditambah dengan dana rekrutmen eksternal dibagi jumlah perekrutan karyawan pada satu periode. 

 

Apa Itu Biaya Rekrutmen Internal?

Secara harfiah, pengertian internal sendiri artinya di dalam. Adapun maksud rekrutmen internal ialah banyaknya anggaran yang dikeluarkan untuk pemakaian di dalam perusahaan atau organisasi. Karenanya ada beberapa faktor yang bisa diperhitungkan seperti menggaji para perekrut, dana pewawancara per jamnya, bonus referral untuk karyawan, serta budget pemakaian infrastruktur untuk perekrutan. Budget rekrutmen sebenarnya bisa ditekan atau dipertimbangkan, sebab hal tersebut hanya diterapkan dalam perusahaan saja.

 

Apa Itu Biaya Rekrutmen Eksternal?

Arti dari biaya eksternal ini ialah jumlah anggaran yang diperlukan untuk keperluan di luar perusahaan. Biasanya, ada beberapa hal yang diperhitungkan yang termasuk ke dalam budget perekrutan eksternal, yaitu biaya periklanan, tarif agency, biaya penyewaan atau pembelian software rekrutmen, serta biaya job fair. Di samping itu pula ada beberapa biaya untuk keperluan para kandidat seperti biaya relokasi, biaya perjalanan/travel, dan bonus keanggotaan.

 

Baca Juga: 7 Strategi Dapatkan Karyawan Berkualitas Lewat Campus Hiring

 

Ada beberapa kategori cost per hire yang menentukan estimasi biaya rekrutmen yang dibutuhkan. Kategori tersebut bisa saja berupa tingkat kepemimpinan, sumber perekrutan, posisi pekerjaan, dan Lembaga yang tersedia. 

 

Bagaimana Cara Menekan Budget Rekrutmen Karyawan?

Untuk mengoptimalkan anggaran rekrutmen sendiri, ada beberapa tips yang dapat Anda ikuti, berikut ini :

1. Membuat Iklan Rekrutmen yang Efektif

Membuat iklan lowongan kerja mempunyai peranan sebagai media company branding. Pada prinsipnya ialah bagaimana caranya agar orang bisa tahu bahwa organisasi atau perusahaan Anda bukan fiktif. 

Dalam hal ini, tingkatkan kepercayaan orang-orang terhadap perusahaan Anda agar mereka berminat untuk melamar pekerjaan ke perusahaan Anda tersebut. Kesalahan kecil saja, tentu akan merugikan perusahaan Anda yang sudah mengeluarkan budget lewat iklan lowongan, tapi tak ada satupun pelamar yang berminat untuk datang ke perusahaan Anda. 

 

Baca Juga: Lakukan 7 Hal Ini Sebelum Pasang Iklan Lowongan Kerja

 

Misalnya saja, dengan menyertakan email yang kredibel dan tidak meragukan para pelamar kerja. Selain itu, pilih kalimat iklan lowongan yang menarik dan tidak terkesan abal-abal. Hal ini penting sekali untuk mengefektifkan proses perekrutan karyawan sekaligus bisa menekan anggaran untuk mengiklankan lowongan pekerjaan di perusahaan Anda.

 

2. Pakai Fasilitas yang Ada di Perusahaan

Menyewa gedung yang diperlukan untuk proses perekrutan karyawan baru sebenarnya tak masalah. Namun, hal tersebut tentu saja memerlukan budget berlebih. Cost per hire untuk keperluan proses rekrutmen juga tak sedikit, mengingat biasanya perusahaan harus menyewanya setidaknya dalam 1 bulan. Namun, bagi organisasi atau perusahaan yang mempunyai fasilitas yang cukup, maka sebaiknya pakai fasilitas yang ada. 

Dalam hal ini, Anda dapat mengubah ruang kantor sebagai tempat rekrutmen karyawan yang memadai. Anda dapat membagi waktu dalam proses wawancara, dengan demikian para pelamar pun tidak akan membludak. 

 

3. Analisa Pengeluaran

Setiap posisi dalam perusahaan mempunyai biaya tersendiri dalam jumlah yang berbeda. Dimana semakin banyak jumlah posisi pekerjaan yang diperlukan, tentu biayanya pun akan semakin mahal. Selain itu, semakin tinggi jabatan atau posisi pekerjaan tersebut, biayanya pun akan semakin tinggi. Misalnya saja, biaya untuk wawancara kandidat di posisi manager lebih mahal sebab melibatkan pewawancara serta tim lainnya.

 

4. Tentukan Jumlah Maksimal Pelamar

Tips menekan budget rekrutmen lainnya ialah dengan menentukan jumlah maksimal pelamar di perusahaan. Dengan ribuan orang atau kandidat yang berminat dan melamar di perusahaan,  tentu saja Anda tak akan bisa menyeleksi calon karyawan satu persatu. Maka dari itu, penting sekali bagi perusahaan untuk membatasi jumlah lamaran yang mereka terima. Setidaknya, Anda dapat menetapkan jangka waktu untuk pengiriman lamaran calon karyawan. Bisa saja, dengan membatasi lamaran misalnya sebanyak 100 orang pelamar saja untuk satu minggu. 

 

5. Tak Perlu Menggaji Perekrut dari Luar

Anda mungkin bisa menyewa pewawancara atau perekrut professional di luar perusahaan, namun hal tersebut tentu saja memerlukan biaya. Maka dari itu, apabila budget rekrutmen terbatas, alangkah baiknya Anda cukup memakai pewawancara dari dalam perusahaan saja.

 

Baca Juga: Proses rekrutmen lebih mudah dengan Aplikasi Rekrutmen Karyawan LinovHR

 

Dalam hal ini, Anda dapat membentuk sebuah tim berisi para staf HRD perusahaan sehingga Anda tak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk menyewa tim pewawancara atau perekrut dari luar perusahaan. 

 

6. Mencatat Biaya Keperluan Untuk Rekrutmen Karyawan

Mencatat semua kebutuhan yang diperlukan selama proses rekrutmen merupakan hal terpenting yang harus dilakukan, sehingga Anda bisa mengetahui elemen apa saja yang diperlukan serta berapa jumlah budget rekrutmen yang dibutuhkan, dalam hal ini untuk komponen cost per hire

Hal di atas penting sekali mengingat banyaknya biaya operasional yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Karenanya dengan menekan anggaran rekrutmen, pengeluaran perusahaan pun bisa diminimalisir.

Sistem rekrutmen yang baik dan sistematis juga dapat membantu proses rekrutmen menjadi lebih baik. Software rekrutmen LinovHR membantu anda untuk mempermudah membantu menekan budget dan meminimalisir kesalahan pada sistem rekrutmen di dalam perusahaan anda, sehingga dapat menjadi lebih efektif dan efisien.