Cara Perusahaan Berikan Kemudahan Cuti Keagamaan bagi Karyawan

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

cuti keagamaan
Isi Artikel

Menjamin karyawan dapat beribadah dengan nyaman adalah salah satu keharusan. Oleh karena itu, penting sekali perusahaan untuk memberikan cuti keagamaan pada setiap karyawan.

Pemberian cuti ini pun terkait langsung dengan kepuasan kerja karyawan di suatu perusahaan, karena karyawan akan merasa bahwa perusahaan menghargai hak-hak karyawan termasuk juga hak untuk beribadah.

Maka dengan begitu, penting sekali bagi sebuah perusahaan untuk memiliki sistem pengelolaan cuti beribadah yang mudah namun tetap efektif dan efisien.

Untuk itu, artikel LinovHR berikut ini akan membahas mengenai cara perusahaan memberikan kemudahan cuti keagamaan bagi karyawan. Simak ulasannya berikut ini ya!

 

Apa Itu Cuti Keagamaan?

Seperti yang kita tahu, cuti keagamaan merupakan suatu hak karyawan yang memiliki agama atau kepercayaan untuk menunaikan ibadahnya.

Hal ini juga telah diatur dan disetujui pemerintah sebagai salah satu hak karyawan yang bekerja di perusahaan.

Cuti keagamaan di Indonesia sudah diatur oleh UU Ketenagakerjaan pada pasal 93 ayat 2 huruf e yang menyebutkan bahwa “Pengusaha wajib membayar upah apabila pekerja atau butuh tidak dapat melakukan pekerjaannya karena menjalankan ibadah yang diperintahkan oleh agamanya”.

Hal tersebut yang membuat perusahaan berkewajiban untuk memberikan cuti keagamaan pada setiap karyawannya. 

 

Apakah Cuti Keagamaan Termasuk Cuti Berbayar?

Peraturan mengenai cuti keagamaan di Indonesia sudah diatur dalam undang-undang, seperti Pasal 28 Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan yang menjelaskan bahwa:

 

Pengusaha wajib membayar upah kepada pekerja atau buruh yang tidak masuk kerja atau tidak melakukan pekerjaannya karena menjalankan ibadah yang diperintahkan agamanya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat 4 huruf b, sebesar upah yang diterima oleh pekerja atau buruh dengan ketentuan hanya sekali selama pekerja atau buruh bekerja di perusahaan yang bersangkutan

 

Hal ini menjelaskan bahwa, cuti keagamaan merupakan cuti berbayar yang ditanggung oleh perusahaan. Setiap karyawan yang bekerja di suatu perusahaan berhak mendapatkan cuti keagamaan sebanyak satu kali selama bekerja di perusahaan yang sama.

 

Baca Juga: Seperti Apa Ketentuan Cuti Berkabung?

 

Manfaat Memberikan Cuti Keagamaan

Memberikan izin untuk tidak bekerja kepada karyawan yang menunaikan ibadah agamanya bukan hanya sekadar menjalankan apa yang sudah diatur dalam UU Ketenagakerjaan, lebih dari itu, ada beberapa manfaat lainnya seperti:

 

Menghargai keberagaman

Dengan memberikan cuti untuk keperluan ibadah, artinya perusahaan menghargai keberagaman yang ada. Menghargai keberagaman ini membuat lingkungan kerja terasa lebih nyaman bagi para pekerja.

Hal ini tentunya akan membuat karyawan lebih merasa betah dan bahagia untuk bertahan di perusahaan lebih lama.

 

Lebih produktif

Jika perusahaan memberikan hak cuti keagamaan bagi setiap karyawannya, maka karyawan akan bisa menjadi lebih produktif dan setia pada perusahaan.

Hal ini bisa membuat karyawan bekerja dengan lebih nyaman dan produktif karena bisa bekerja tanpa meninggalkan tuntutan ibadahnya.

 

Kesejahteraan karyawan

Hal ini akan membantu karyawan dalam menjaga kesehatan secara spiritual, karyawan akan melakukan praktik keagamaan yang membuat kesejahteraan mereka meningkat.

Hal ini membantu karyawan untuk lebih terhubung dengan agama beserta komunitasnya.

 

Cara Perusahaan Memberikan Kemudahan Karyawan Ajukan Cuti Keagamaan

Ada beberapa cara yang bisa perusahaan usahakan untuk memberikan kemudahan bagi karyawan yang ingin mengajukan cuti dalam rangka menjalankan ibadahnya. Seperti berikut ini:

 

1. Permudah proses cuti keagamaan

Perusahaan tentunya harus memudahkan proses cuti keagamaan bagi semua karyawannya.

Hal ini bertujuan untuk memberikan kebebasan karyawan dalam beragama sehingga karyawan dapat lebih nyaman dalam melaksanakan ibadah.

 

2. Mengizinkan karyawan mengajukan dari jauh-jauh hari

Dengan mengizinkan karyawan yang mengajukan cuti tersebut dari jauh-jauh hari akan membuat perusahaan bisa mengurus hal yang lain, seperti penyerahan tanggung jawab kerja, perhitungan upah cuti dan lain sebagainya.

 

3. Gunakan software untuk pengajuan cuti

Dengan menggunakan software untuk mengajukan cuti, karyawan bisa melakukan pengajuan cuti dengan mudah dan praktis.

Hal ini juga dapat mempermudah perusahaan dalam melakukan pencatatan jadwal dan perhitungan cuti karyawan.

 

Permudah Pengajuan Cuti Keagamaan Karyawan dengan Aplikasi Absen Online LinovHR

 

aplikasi absen online
Aplikasi Absensi

 

Memberikan cuti atau izin kepada karyawan untuk menjalankan ibadah agamanya adalah bentuk toleransi dan menghargai keberagaman. Pemberian cuti ini juga bisa meningkatkan kepuasan kerja karyawan kepada perusahaan.

Hasilnya, mereka akan merasa berat hati untuk meninggalkan perusahaan karena merasa perusahaan memahami apa yang mereka butuhkan.

Oleh karenanya, memastikan bahwa pengajuan cuti satu ini bisa dilakukan dengan mudah adalah sebuah keharusan. Perusahaan perlu memiliki pengelolaan cuti yang baik untuk memastikan bahwa para karyawan mendapatkan cuti keagamaan yang mereka percayai.

Untuk memudahkannya, ada baiknya pengelolaan cuti yang sebelumnya dilakukan manual diubah menjadi menggunakan teknologi aplikasi absen online. salah satunya adalah dengan menggunakan LinovHR

 

LinovHR adalah platform software hris yang memiliki banyak modul dan fitur untuk memudahkan proses manajemen karyawan, salah satu produk andalannya adalah Aplikasi absensi online.

Untuk itu, Aplikasi Absen Online LinovHR adalah jawaban yang tepat. Aplikasi ini tidak hanya bisa digunakan untuk melakukan pencatatan absen saja tapi juga mempermudah pengajuan dan pengelolaan cuti karyawan.

Hal ini tidak terlepas dari fitur Request yang ada di Aplikasi Absen Online LinovHR. Fitur Request ini memungkinkan karyawan untuk mengajukan cuti lebih mudah hanya dari smartphone mereka.

Setelah itu HR bisa langsung melakukan approval dan data cuti pun akan masuk ke database dan jatah cuti karyawan pun akan secara otomatis berkurang.

Dengan bantuan Aplikasi Absen Online LinovHR, proses pengajuan cuti bisa dilakukan lebih ringkas dan hemat waktu dan tenaga.

 

Oleh sebab itu, segera gunakan Aplikasi Absen Online LinovHR untuk semua kemudahan pengajuan cuti karyawan! Dapatkan demo aplikasinya dengan menghubungi contact center LinovHR.

Tentang Penulis

Picture of Sasa Karyono
Sasa Karyono

SEO specialist yang mengombinasikan antara pengoptimasian situs web dan membagikan wawasan HRD melalui artikel lengkap dan menarik. Follow her on Linkedin.

Bagikan Artikel Ini :

Related Articles

Newslater

Newsletter

Tentang Penulis

Picture of Sasa Karyono
Sasa Karyono

SEO specialist yang mengombinasikan antara pengoptimasian situs web dan membagikan wawasan HRD melalui artikel lengkap dan menarik. Follow her on Linkedin.

Artikel Terbaru

Telusuri informasi dan solusi HR di sini!

Subscribe newsletter LinovHR sekarang, ikuti perkembangan tren HR dan dunia kerja terkini agar jadi yang terdepan di industri

Newsletter