Digital Adoption: Pengertian, Manfaat, dan Kapan Harus Melakukannya

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

Isi Artikel

Digital adoption telah menjadi strategi penting bagi perusahaan untuk menghadapi perubahan teknologi yang terus bergerak cepat. 

Adanya digital adoption sebagai mekanisme perubahan dan pembelajaran yang memungkinkan individu memahami, memanfaatkan, dan mengoptimalkan sumber daya digital guna mencapai tujuan. 

Untuk mencapainya, seseorang perlu memahami fungsi, manfaat, fitur canggih aplikasi perangkat lunak, serta peran dan alasan di balik perubahan digital. 

Lantas, kapan perusahaan harus menerapkan digital adoption platform agar bisa meningkatkan produktivitas dan keahlian dalam digitalisasi? 

Mari simak penjelasannya dari LinovHR berikut ini, ya!

 

 

Pengertian Digital Adoption

Digital adoption adalah proses dimana individu memperoleh kemampuan untuk sepenuhnya menguasai teknologi baru dan berhasil melakukan proses digital dalam mencapai tujuan tertentu.

Digital adoption mengacu pada tindakan mengintegrasikan alat dan sistem digital baru untuk meningkatkan proses kerja dan mencapai tujuan. 

Itu melibatkan pemanfaatan teknologi seperti perangkat lunak, perangkat keras, dan platform online dalam berbagai industri untuk mengoptimalkan operasi, meningkatkan komunikasi, dan mendorong inovasi.

Selain itu, adopsi digital juga mencerminkan sejauh mana pengguna memiliki pengalaman dan kenyamanan dalam menggunakan produk atau layanan digital, serta memanfaatkan semua fitur dan kemampuannya.

Digital adoption memerlukan pemahaman terhadap teknologi dan fitur yang ada, familiaritas dengan antarmuka pengguna, pemahaman terhadap proses bisnis dan alur kerjanya, serta kemampuan berinteraksi dengan teknologi tersebut.

Saat ini, kita melihat digital adoption yang meluas di berbagai sektor, mulai dari aplikasi kedai kopi hingga perangkat lunak konferensi video. Ini menunjukkan bahwa kita sedang mengalami revolusi digital

Setiap hari, teknologi baru yang canggih terus muncul karena semakin banyak pengguna yang mengadopsi teknologi digital baru. 

Laporan State Of Digital Adoption 2022 dari WalkMe mencatat bahwa 67% perusahaan berada di bawah tekanan ekstrim untuk mempercepat transformasi digital. Hal ini menekankan pentingnya adaptasi secara digital dalam era digitalisasi ini.

 

Baca Juga: Pentingnya Menerapkan Digital Transformation Bagi Perusahaan

 

Manfaat Digital Adoption 

Digital adoption mempermudah perusahaan dalam beradaptasi dan menghadapi tantangan teknologi di masa depan, seperti disrupsi pasar.

Ada banyak manfaat dari adoption solutions, dan hal ini menjadi sangat penting dengan berbagai alasan. 

Sebagai contoh, hanya perusahaan yang mau beradaptasi dengan cepat dan efektif yang akan mengalami pertumbuhan.

Namun, adopsi perangkat lunak hanya merupakan bagian dari keseluruhan proses ini, karena manusia menjadi fokus dari manfaat digital adoption.

Digital adoption melibatkan lebih dari sekedar penggunaan teknologi baru. Adapun manfaat dari strategi yang terintegrasi meliputi:

  • Meningkatkan kepuasan pelanggan.
  • Memperbaiki alur kerja dan meningkatkan produktivitas karyawan.
  • Menghasilkan pengembalian investasi teknologi yang positif.
  • Mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memberikan nilai kepada pelanggan baru dengan membantu mereka mencapai momen “aha” lebih cepat.
  • Meningkatkan efisiensi internal secara menyeluruh.
  • Memastikan bahwa mitra perusahaan memahami manfaat yang diperoleh dari penerapan produk Anda.
  • Selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam industri Anda.
  • Mengurangi tingkat frustasi terkait teknologi yang dirasakan oleh karyawan maupun pelanggan.
  • Mengurangi ketergantungan pada tim dukungan teknis internal, mengurangi jumlah tiket dukungan, serta memberdayakan karyawan Anda untuk menjadi ahli dalam bidang teknologi.

 

Kapan Perusahaan Membutuhkan Digital Adoption? 

Sebelum berinvestasi dalam digital adoption, penting untuk mempertimbangkan alasan mengapa Anda membutuhkannya.

Tools seperti platform digital adoption (DAPs) hadir untuk memudahkan digital adoption bagi perusahaan. Namun, terkadang masalahnya terletak pada pendekatan organisasi terhadap teknologi. 

Dalam situasi seperti ini, pengguna akan menyadari kurangnya kemajuan. Sementara pesaing dengan cepat memanfaatkannya.

Banyak bisnis masih terjebak menggunakan teknologi yang ketinggalan zaman karena takut terhadap perubahan.

Berikut ini beberapa tanda yang perlu diperhatikan untuk menentukan apakah Anda membutuhkan digital adoption atau tidak.

 

1. Perangkat Lunak yang Ada Tidak Berkinerja dengan Baik

Tanda yang jelas bahwa Anda membutuhkan digital adoption platform adalah jika perangkat lunak atau software yang digunakan saat ini tidak memenuhi standar yang memadai. 

Gunakan metrik untuk membandingkan hasil bisnis dengan pesaing dan perhatikan jenis perangkat lunak yang mereka gunakan. Informasi ini dapat menjadi dasar yang rasional untuk mendasari keputusan digital adoption.

 

Baca Juga: Ketahui Metrik untuk Mengukur Performa Bisnis Anda

 

2. Sikap Negatif Terhadap Perubahan

Ketangkasan sangat penting saat ini, dan perubahan teknologi berada di inti dari perubahan tersebut. Digital adoption membantu karyawan dalam merangkul perubahan dan mengadopsi ketangkasan dalam proses sehari-hari mereka. 

Sehingga bisa menciptakan keberlanjutan yang lebih besar bagi organisasi. Jika karyawan menunjukkan sikap enggan terhadap perubahan, maka  digital adoption akan diperlukan.

 

3. Rendahnya Keterlibatan Karyawan

Meskipun sulit bagi staf untuk terlibat dalam digital adoption, hal ini bisa menjadi cara untuk mengubah budaya lebih segar dan positif. 

Budaya baru yang positif akan meningkatkan keterlibatan, produktivitas, dan semangat karyawan. Karena mereka memiliki tujuan baru untuk dicapai dan menunjukkan semangat baru dalam meningkatkan kinerja perusahaan.

Selain itu, perusahaan memiliki karyawan atau tim internal yang bertanggung jawab atas manajemen digital adoption .

 

Cara Melakukan Digital Adoption di Perusahaan

Salah satu cara terbaik untuk mengimplementasikan strategi digital adoption solutions adalah dengan memulainya dari sebuah rencana. Berikut cara melakukan adopsi digital di perusahaan.

 

1. Melibatkan Karyawan Sejak Awal

Temukan cara untuk menginspirasi dan melibatkan karyawan dalam pengenalan perangkat lunak baru di perusahaan. Ingatlah bahwa bagi banyak orang, perubahan itu tidak mudah. 

Bagi sebagian orang, perubahan tersebut bisa menimbulkan stres dan ketakutan. Pastikan mereka mendapatkan dukungan yang memadai selama transisi ini dan manfaatnya akan dirasakan oleh semua orang.

 

2. Memungkinkan Karyawan untuk Berlatih Menggunakan Aplikasi Secara Langsung

Memberikan panduan saja tidaklah cukup. Karyawan perlu melihat dan berinteraksi langsung dengan aplikasi perangkat baru.

Mereka harus bisa menggunakan aplikasi dan mempelajari fiturnya. Pelatihan dalam aplikasi harus mudah diakses, dan interaksi antara manusia serta perangkat lunak haruslah lancar.

 

3. Menyediakan Konten dalam Format yang Disukai oleh Karyawan

Setiap orang memiliki preferensi belajar yang berbeda. Ada yang suka menonton video, ada yang lebih suka membaca artikel online, dan ada juga yang lebih suka mengunduh informasi agar dapat membuat catatan. Semua metode ini efektif.

 

4. Memastikan Akses Karyawan terhadap Pembaruan Perangkat Lunak

Perangkat lunak berbasis cloud memiliki keunggulan karena selalu diperbarui. Tidak perlu mengunduh pembaruan, pengguna dapat yakin bahwa mereka menggunakan versi terbaru.

Jika ada pembaruan yang harus diunduh, penting bagi karyawan untuk selalu menggunakan versi terbaru dari aplikasi perangkat lunak.

 

5. Melacak Kemajuan Pengguna dan Meminta Umpan Balik Secara Teratur

Satu-satunya cara untuk mengetahui keberhasilan strategi digital adoption adalah dengan melakukan pengukuran. Lacak kemajuan pengguna secara real-time. 

Apakah karyawan menggunakan aplikasi tersebut? Jika tidak, apa alasan mereka enggan menggunakannya? Karyawan perlu didorong untuk berbagi kesulitan yang mereka alami.

Penting untuk mengidentifikasi sumber masalah agar dapat diperbaiki, sehingga karyawan tetap menggunakan digital adoption platform.

 

Contoh Digital Adoption

Contoh nyata keberhasilan digital adoption sangat bervariasi tergantung pada karakteristik dan tujuan perusahaan.

Namun, satu hal yang konsisten adalah melibatkan karyawan untuk menerima dan menggunakan alat digital, yang pada akhirnya meningkatkan pengalaman karyawan dan kinerja bisnis.

Sebagai contoh, JLL adalah sebuah perusahaan real estat komersial terkemuka. Mereka berhasil meningkatkan kesadaran dan adopsi fitur baru dalam riset pasar internal dan aplikasi visualisasi data. 

JLL menggunakan notifikasi dalam aplikasi dan analitik yang kuat. Dengan demikian, mereka dapat memantau kepuasan pengguna dengan aplikasi tersebut secara cermat dan secara bertahap mampu meningkatkan peringkatnya dari waktu ke waktu.

Sementara itu, Essitas yang merupakan sebuah perusahaan kesehatan dan kebersihan global terkemuka.

Perusahaan tersebut berhasil mendorong digital adoption dengan mengotomatiskan proses orientasi bagi pengguna dan menggunakan panduan dalam aplikasi untuk membimbing karyawan penjualan melalui proses penting.

 

Implementasi Digital Adoption di Perusahaan dengan Software HRIS LinovHR

Implementasi digital adoption di perusahaan merupakan proses memperkenalkan dan mengintegrasikan teknologi digital ke dalam operasional perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan pengalaman pengguna. 

Untuk itu, jika perusahaan mengimplementasikan digital adoption secara tepat, perusahaan bisa memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan operasional dan mencapai hasil bisnis yang lebih kuat.

 

Software HRIS

 

Salah satu software yang memanfaatkan teknologi digital adoption platform yaitu Software HRIS LinovHR. Software ini dirancang khusus untuk membantu perusahaan dalam mengelola data dan proses terkait sumber daya manusia secara efisien. 

Dengan menggunakan Software HRIS LinovHR dalam implementasi digital adoption, perusahaan bisa memperkuat manajemen sumber daya manusia mereka, meningkatkan efisiensi, dan mendapatkan pengalaman pengguna yang lebih baik bagi karyawan secara akurat dan anti ribet.

Software ini dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan membantu perusahaan bertransformasi menuju lingkungan kerja yang lebih digital.

Yuk, segera ajukan demo gratis dan dapatkan kemudahan dalam era digitalisasi ini.

Tentang Penulis

Picture of Winda Farahsati
Winda Farahsati

SEO Content Writer yang berdedikasi untuk menghadirkan konten artikel informatif dan berkualitas seputar HR dan dunia pekerjaan.

Bagikan Artikel Ini :

Related Articles

Newslater

Newsletter

Tentang Penulis

Picture of Winda Farahsati
Winda Farahsati

SEO Content Writer yang berdedikasi untuk menghadirkan konten artikel informatif dan berkualitas seputar HR dan dunia pekerjaan.

Artikel Terbaru

Telusuri informasi dan solusi HR di sini!

Subscribe newsletter LinovHR sekarang, ikuti perkembangan tren HR dan dunia kerja terkini agar jadi yang terdepan di industri

Newsletter