performa bisnis

Ketahui Metrik untuk Mengukur Performa Bisnis Anda

Setiap perusahaan tentunya memiliki target bisnisnya masing-masing. Di mana hal tersebut perlu dicapai dengan menggunakan beberapa metrik pengukuran seperti metrik performa bisnis.

Hal ini pastinya akan membantu perusahaan dalam mengetahui pengukuran setiap proses bisnis yang dijalankannya. Sehingga, perusahaan dapat mengetahui seberapa baik performa bisnis yang sedang berjalan untuk mencapai suatu tujuan atau target tersebut.

Untuk itu, Anda perlu mengetahui beberapa metrik pengukuran yang digunakan oleh perusahaan pada umumnya.

Simak ulasan dari LinovHR berikut ini!

 

Pengertian Metrik Performa Bisnis

Metrik performa bisnis adalah kinerja perusahaan atas kemampuannya dalam mencapai suatu tujuan yang diharapkan. Hal tersebut tentunya perlu diimbangi dengan pengukuran yang objektif agar perusahaan tidak terombang-ambing di jalan yang salah.

Metrik performa bisnis berfungsi sebagai alat ukur yang terkait dengan segala keputusan serta aktivitas bisnis yang sedang berjalan.

Metrik ini bentuknya bermacam-macam dimana harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan masing-masing. Biasanya, pengukuran yang dilakukan menggunakan metrik ini datanya berbentuk angka atau kuantitatif.

Angka-angka tersebut nantinya akan divisualisasikan menjadi bentuk grafik atau tabel sehingga analisis data yang dilakukan akan jauh lebih mudah.

 

Metrik Mengukur Performa Bisnis

metrik performa bisnis

Metrik pengukuran ini terbagi atas beberapa bidang sesuai dengan aktivitas bisnis, seperti berikut:

 

1. Metrik untuk Marketing

Dalam bidang pemasaran, terdapat beberapa metrik performa yang perlu Anda ukur, antara lain:

 

Implementasi Strategi Pemasaran

Setiap divisi pemasaran tentunya memiliki strategi pemasaran sebelum akhirnya mereka menjalankan kampanye pemasaran.

Dengan begitu, Anda perlu menggunakan metrik ini untuk mengetahui apakah kampanye yang dijalankan sudah sesuai dengan strategi awal marketing yang telah direncanakan.

Dengan mengetahui hal ini, maka Anda dapat melakukan sesuatu segera ketika menemui hal yang tidak seharusnya terjadi.

 

Traffic Website

Metrik performa yang selanjutnya adalah traffic website. Metrik ini digunakan untuk mengetahui berapa banyak jumlah pengguna internet mengunjungi website perusahaan Anda.

Hal yang perlu diketahui dari metrik ini adalah CTR atau click through rate dan bounce rate. Metrik ini akan sangat membantu perusahaan dalam menentukan strategi marketing kedepannya.

 

Conversion Rate

Metrik yang satu ini merupakan salah satu yang terpenting. Conversion rate atau tingkat konversi berusaha mengetahui seberapa banyak pengguna yang potensial untuk membeli produk atau jasa perusahaan.

Dengan mengetahuinya, Anda dapat mengukur seberapa sukses strategi pemasaran yang telah dijalankan oleh tim marketing.

 

2. Metrik untuk Produk

Adapun beberapa metrik yang digunakan untuk mengukur seberapa baik performa aktivitas produksi perusahaan, antara lain:

 

Throughput

Metrik ini berfungsi untuk mengukur jumlah produksi perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Seberapa cepat dan efektif perusahaan dalam memproduksi suatu barang.

Rumus yang digunakan adalah jumlah unit yang diproduksi / waktu produksi per unit. Sehingga menghasilkan angka throughput yang akurat.

 

ROI (Return on Investment)

ROI merupakan salah satu metrik performa bisnis yang melihat adanya rasio keuntungan dari investasi yang dilakukan perusahaan.

ROI pada dasarnya akan mengukur kinerja bisnis perusahaan berdasarkan profit yang dihasilkan dari investasi yang diberikan.

Semakin tinggi rasio profitnya, maka semakin baik kinerja bisnis perusahaan.

 

Baca Juga: Wajib Tahu, Begini Cara Menghitung ROA 

 

Cycle Time

Metrik yang satu berfungsi untuk mengetahui seberapa lama waktu yang dibutuhkan perusahaan dalam menyelesaikan proses bisnis dari tahap awal hingga akhir. Tujuan dari menggunakan metrik ini adalah untuk mengoptimalkan tingkat produktivitas kinerja perusahaan.

 

3. Metrik untuk Customer Success

Salah satu penentu kesuksesan dari kinerja bisnis perusahaan adalah customer success. Oleh karena itu, terdapat beberapa metrik yang dapat mengukur customer success, antara lain:

 

Customer Acquisition

Metrik ini dapat membantu tim marketing untuk mengetahui tinggi rendahnya biaya yang diperlukan untuk mengakuisisi konsumen.

 

Customer Satisfaction

Kepuasan pelanggan merupakan salah satu prioritas perusahaan dalam menjual produk atau jasanya. Metrik ini berfungsi untuk mengetahui seberapa puas pelanggan terhadap produk perusahaan.

 

Customer Retention

Metrik ini berguna untuk mempertahankan pelanggan yang telah membeli produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang dapat mempertahankan pelanggannya.

 

4. Metrik untuk Finansial

Salah satu metrik yang paling penting adalah metrik finansial. Hal ini berkaitan erat dengan performa bisnis karena kondisi keuangan yang kurang baik secara otomatis dapat menurunkan kinerja perusahaan.

Adapun metrik yang digunakannya adalah sebagai berikut:

 

Cash Flow

Metrik ini berfungsi untuk mengetahui jumlah aliran uang yang masuk dan keluar. Dengan menghitungnya, maka perusahaan dapat mengambil keputusan yang tepat terkait dengan pembiayaan produksi.

 

Profit Margin

Metrik ini berfungsi untuk mengukur rasio uang yang tetap dimiliki perusahaan setelah melakukan perhitungan pengeluaran serta biaya lainnya. Dengan begitu, perusahaan dapat memaksimalkan keuntungan bisnis kedepannya.

 

Metrik performa bisnis sangat berpengaruh kepada keputusan bisnis yang akan dijalankan selanjutnya. Salah satu yang dapat mensukseskan pencapaian dari performa bisnis adalah saat perusahaan menggunakan teknologi saat menjalankan keseharian bisnisnya.

Oleh sebab itu, untuk dapat tingkatkan performa bisnis perusahaan, Anda membutuhkan Software HR yang bantu kelola seluruh urusan SDM perusahaan.

 

software hris

 

LinovHR merupakan salah satu Software HR terbaik di Indonesia yang sudah berbasis cloud sehingga memudahkan Anda dalam mengatur seluruh urusan SDM dan Payroll perusahaan.

Fitur dari LinovHR ini meliputi pengelolaan administrasi karyawan, perencanaan perekrutan hingga pengembangan karyawan.

Pengelolaan administrasi karyawan contohnya adalah dalam hal manajemen absensi. HR atau admin dapat memonitor jadwal dan juga presensi karyawan dalam perusahaan.

Di dalam software HR LinovHR memungkinkannya untuk mencocokkan antara jadwal karyawan dengan kehadiran aktual karyawan.

Sementara dari sisi lain, karyawan dapat melakukan pencatatan presensinya sendiri melalui gawainya masing-masing menggunakan ESS LinovHR. Hal ini tentunya sangat praktis dan juga akurat, sehingga memudahkan baik itu HR maupun karyawan.

Dengan pengelolaan karyawan yang efektif, tentunya hal ini akan meningkatkan performa bisnis perusahaan Anda.

 

Saatnya coba Software HRIS LinovHR untuk bantu tingkatkan performa bisnis Anda sekarang juga!