Baby Boomers

Tantangan Mengelola Karyawan Baby Boomers dalam Perusahaan

Sebuah perusahaan besar memiliki banyak karyawan dari berbagai latar belakang dan generasi. Untuk perusahaan yang sudah lama berdiri, pasti ada generasi baby boomers di dalamnya. Generasi baby boomers adalah satu dari sekian banyak tipe generasi di lingkungan kerja. Siapa itu baby boomers dan bagaimana karakteristiknya di lingkungan kerja? Kali ini LinovHR akan membahasnya untuk Anda! 

 

Apa itu Baby Boomers?

Baby boomers adalah kelompok individu yang lahir dari tahun 1946 hingga 1964. Dinamakan “boomer” karena angka kelahiran di tahun 1946-1964 cukup tinggi. Generasi ini dinilai mempunyai pengalaman hidup lebih luas dan dalam dibandingkan generasi masa kini. Oleh sebab itu, banyak golongan boomers yang menduduki jabatan tinggi di perusahaan, khususnya jika perusahaan tersebut adalah perusahaan besar yang telah lama berdiri. 

 

Ciri-Ciri Generasi Baby Boomer di Lingkungan Kerja

Boomers memiliki ciri-ciri yang berbeda jauh dibandingkan  generasi Y di lingkungan kerja. Perbedaan ini juga akan berdampak pada pola kerja generasi boomers. Seperti apa ciri-cirinya? 

 

Pekerja Keras

Generasi boomers sangat pekerja keras dan termotivasi oleh posisi, fasilitas, dan prestise. Mereka banyak berkorban untuk mencapai posisi mereka dalam karir mereka. Umumnya, boomers menilai bahwa generasi muda memiliki etos kerja yang rendah dan kurang berkomitmen karena banyaknya fenomena kutu loncat di anak muda. .

 

Berorientasi pada Sasaran

Dengan latar belakang pendidikan dan kesiapan keuangan dibandingkan generasi sebelumnya, generasi boomers berorientasi pada pencapaian, berdedikasi, dan berfokus pada karir. Mereka menyambut proyek yang menarik dan menantang serta berusaha untuk menyelesaikannya dengan fokus.

 

Kompetitif

Generasi boomers menyamakan pekerjaan dan posisi dengan harga diri, sehingga mereka cukup kompetitif di tempat kerja. Namun, karena hal ini juga membuat generasi boomers sangat percaya terhadap hirarki dan struktur. Para boomers bersedia bekerja keras dan bersaing untuk mencapai tujuan perusahaan untuk membuktikan bahwa mereka adalah orang terbaik untuk pekerjaan tersebut.

 

Disiplin

Karena nyaman bekerja dalam struktur atau hirarki, generasi boomers sangat disiplin dalam melakukan pekerjaannya. Boomers akan terus bergerak maju dengan proyek mereka sebaik mungkin. Generasi ini sangat mandiri dan ideal untuk ditempatkan di posisi yang sangat membutuhkan ketelitian. Sementara generasi muda di dunia kerja saat ini lebih menyukai perkembangan dan kerjasama tim, generasi yang lebih tua lebih percaya untuk tetap fokus pada tugas dan terus maju sampai pekerjaan selesai.

 

Menyamakan otoritas dengan pengalaman

Bagi banyak baby boomers, otoritas berasal dari pengalaman seseorang dalam suatu situasi. Boomers lebih cenderung mempercayai seseorang yang lebih tua dan telah berkecimpung di lapangan selama beberapa tahun dibandingkan dengan seseorang yang lebih muda dan lebih baru. Sayangnya, keyakinan bahwa orang yang lebih tua dan lebih berpengalaman adalah otoritas yang dihormati mulai ditentang di tempat kerja modern. 

 

Tantangan HRD dalam Mengelola Karyawan Baby Boomers

Setelah melihat ciri-ciri baby boomers di lingkungan kerja, tentu banyak yang mulai berpikir bahwa boomers adalah generasi terbaik untuk suatu pekerjaan. Namun, kenyataannya tidak demikian. Human Resource Department (HRD) sebagai divisi yang bertanggung jawab atas pengelolaan karyawan menghadapi banyak tantangan dalam menangani baby boomers, khususnya jika perusahaan tersebut mulai merekrut golongan muda dari generasi millenials dan generasi Y yang memiliki pola kerja jauh berbeda dengan boomers. Lalu, apa saja tantangan yang dihadapi oleh HRD? 

 

Komunikasi

Golongan tua mempunyai cara komunikasi yang berbeda dengan golongan muda. Gaya komunikasi generasi muda lebih informal dan santai dibandingkan generasi boomers yang menyukai tata bahasa formal dan baku. Jika tidak ditangani dengan benar, perbedaan komunikasi ini dapat menyebabkan konflik antar karyawan.

 

Baca Juga: 5 Contoh Konflik Perusahaan dan Penyelesaiannya

 

Implementasi Teknologi

Generasi millenials dan generasi Y sangat familiar dengan penggunaan teknologi, sehingga menjadikan mereka sangat handal dalam menggunakan berbagai alat elektronik. Hal ini berbeda dengan generasi boomers yang tidak familiar dalam menggunakan teknologi. Generasi boomers sering merasa kesulitan untuk memahami dan beradaptasi dengan implementasi teknologi baru. Untuk mengatasinya, HRD dapat menyelenggarakan program pelatihan dan pengembangan guna kemampuan baru dalam menggunakan teknologi. 

 

Baca Juga: Manfaat Pelatihan dan Pengembangan SDM untuk Perusahaan

 

Jenjang Karir

Generasi boomers yang berpengalaman sudah jelas mempunyai jenjang karir yang lebih luas dibandingkan generasi muda. Akan tetapi, tak jarang banyak dijumpai generasi muda yang kompeten dan siap mengisi berbagai posisi yang umumnya diisi oleh boomers. HRD pun harus menentukan dengan matang apakah lebih baik memilih generasi tua yang berpengalaman atau generasi muda yang mempunyai ide segar untuk mengisi sebuah posisi. 

 

Budaya Kerja

Budaya kerja boomers identik dengan kerja keras, disiplin, dan terstruktur. Sedangkan generasi muda lebih menyukai budaya kerja yang fleksibel, santai tapi serius, dan up-to-date. Perbedaan budaya kerja ini tak jarang menyulitkan generasi tua dan muda bekerja sama dalam satu tim. Dalam hal ini, diperlukan kemampuan untuk mendengarkan secara terbuka masukan dari berbagai pihak yang ada. 

 

Pemahaman Terhadap Tren

Tren perkembangan zaman sangat cepat berubah. Perubahan yang cepat ini mudah ikuti oleh generasi muda yang cepat beradaptasi dan mahir menggunakan teknologi. Sementara boomers biasanya membutuhkan waktu agak lama untuk memahami perubahan tren yang ada, khususnya jika tren tersebut berkaitan dengan teknologi perusahaan. 

Walau mempunyai banyak perbedaan dalam pola kerja, pemikiran, dan kebiasaan, generasi baby boomers memiliki banyak potensi yang bila dikelola dengan baik akan berpengaruh positif terhadap perkembangan perusahaan. Pengalaman yang luas membuat generasi boomers layak diberi apresiasi yang baik serta tak lupa dibina melalui pelaithan dan pengembangan skill agar generasi tua mampu berkolaborasi dengan lancar dengan generasi yang lebih muda. 

Untuk mengelola karyawan dari berbagai generasi, Software HRD LinovHR adalah pilihan tepat bagi HRD. Berbagai fitur canggih dalam Software HRD LinovHR mampu membantu HRD dalam mengelola karyawan generasi baby boomers. Gunakan fitur competency list untuk membuat daftar kompetensi yang dibutuhkan oleh generasi boomers dan fitur learning and development untuk mengembangkan keahlian lebih baik. Dengan begitu perbedaan generasi bukanlah halangan lagi bagi kinerja perusahaan.